Wednesday, 8 Jul 2020

Keliru Bahas soal PKI, Warganet Serukan Boikot Wikipedia

Baca Juga

Bahas Tas Rp20 Juta, Selebgram Ini Dicolek Ditjen Pajak

  ruber -- Tagar #tas20juta mendadak meroket Selasa (30/7/2019) kemarin. Usut punya usut, tagar ini berawal dari unggahan selebgram, Revina, sekaligus pemilik akun Twitter @tinystardustt. Dia membahas...

Kesadaran Pengusaha Hotel dan Restoran di Pangandaran Masih Rendah

PANGANDARAN, ruber.id - Dari 446 hotel dan restoran yang ada di Kabupaten Pangandaran, baru 79 yang telah memiliki dokumen lingkungan. BACA JUGA: Diadukan Warga ke...

Antisipasi Corona, Puluhan Personel Gabungan di Pangandaran Bersihkan Lingkungan Terminal

PANGANDARAN, ruber.id - Sebanyak 80 orang personel gabungan di Pangandaran, Jawa Barat melaksanakan kegiatan operasi bersih-bersih, Sabtu (14/3/2020). Kegiatan...

Rapid Test Masif di Sumedang, 31 Orang Reaktif, Pasien Positif Tinggal 3 Orang

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Pemkab Sumedang telah melakukan rapid test masif di sejumlah lokasi di Kabupaten Sumedang. Hasilnya, sejak...

NASIONAL, ruber.id – Warganet di sejumlah media sosial, khususnya twitter, ramai menyeru boikot wikipedia melalui hastag #boikotwikipedia, Kamis (4/6/2020) pagi.

Pemicu hastag ini menjadi trending topic di twitter gegara artikel keliru soal PKI di wikipedia.

Artikel yang membahas soal PKI terkait Pembantaian di Indonesia 1965-1966 ini dianggap menyesatkan.

Karena menyebut bahwa PKI sebagai korban, dan menuding Soeharto sebagai otak di balik peristiwa G30S/PKI ini.

Artikel ini pula yang menyulut warganet untuk memboikot wikipedia.

Netizen juga meminta agar artikel tersebut segera diperbaiki.

Seperti permintaan Tengku Zulkarnain melalui akun twitternya @ustadtengkuzul yang menulis twit:

“Wikipedia sudah menuliskan sejarah “bengkok”? Peristiwa pemberontakan PKI, justru WIKIPEDIA menuliskan PKI sebagai KORBAN, Pak Harto dkk sebagai “penjahatnya”, pelaku pembantaian.”

“Sampai kapan Umat Islam dan TNI diam? #boikotwikipedia. Mana suara kalian…?” tulisnya. (R015/dede)

BACA JUGA: Generasi Muda Perlu Ingat Ini! Peristiwa Penting Seputar G30S/PKI

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Alokasi Anggaran COVID-19 Masih Tak Jelas, Janji Walikota Tasikmalaya Dipertanyakan

TASIKMALAYA, ruber.id - Janji Walikota Tasikmalaya Budi Budiman untuk transparan terkait alokasi anggaran COVID-19 hingga kini tak jelas...

Konvoi 50 Bus ke Pangandaran, Cara IPOBA Bangkitkan Dunia Pariwisata

PANGANDARAN, ruber.id - Selasa (7/7/2020), puluhan bus pariwisata dari berbagai perusahaan otobus (PO) memasuki objek wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat.

Kasus Bayi yang Dikubur di Indekos di Purworejo Terungkap, Ini Penjelasannya

PURWOREJO, ruber.id - Kasus penemuan mayat bayi yang dikubur di halaman belakang indekos di Kelurahan Sindurjan, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Mei...

Kronologi Truk Batu Bara Masuk Jurang di Ciherang Sumedang

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Truk batu bara bernomor polisi D 9057 BA masuk jurang dan nyaris menimpa rumah di Jalan Raya Cirebon-...

BPBD Jawa Barat Kunjungi Kantor SAR Bandung, Ini yang Dibahas

SUMEDANG, ruber.id - Sebagai sesama instansi pemerintahan, Basarnas dan BPBD memiliki irisan dalam menjalankan tugas dan fungsinya di wilayah kebencanaan.