Kejari Ciamis Tetapkan Tersangka Korupsi Mamin dan ATK KPU Pangandaran

NEWS, ruber.id Kejari Ciamis menetapkan tersangka korupsi anggaran makan dan minum (Mamin) serta alat tulis kantor (ATK) di KPU Kabupaten Pangandaran.

Plt Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis Andi Andika Wira mengatakan, anggaran Mamin dan ATK yang menjadi kasus hukum merupakan anggaran tahun 2015.

“Tersangka telah kami tetapkan, dia merupakan salah satu mantan Sekretaris KPU Pangandaran tahun 2015 berinisial P,” kata Andi di kantor Kejari Ciamis, di Jalan Siliwangi, Senin (22/7/2019).

Andi menambahkan, tersangka berinisial P saat ini belum ditahan, dalam waktu dekat akan dilakukan pemanggilan.

“Tersangka P diduga telah memalsukan struk untuk makan dan minum serta ATK,” tambahnya.

Andi menjelaskan, pada tahun 2015, tersangka kasus korupsi, P, selaku Sekretaris KPU Pangandaran dan saat itu masih transisi. Karena, masih menginduk ke KPU Ciamis.

Baca juga:  Lagu Kembang Tanjung Panineungan, Membawa Alam Sadar Pendengar

“Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, P memalsukan struk mamin dan ATK dan mengarahkan ke kasubag,” jelasnya.

Andi menuturkan, anggaran mamin tersebut untuk operasional. Termasuk, ATK dan belum ada kaitannyan dengan Pemilu.

“Kerugian negara akibat perbuatan tersangka, sebesar Rp148 juta. Jumlah tersebut, berdasarkan penghitungan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat,” tuturnya.

Kerugian Negara tersebut, sudah ada pengembalian 100%. Akan tetapi, Andi menegaskan, meski sudah dikembalikan tidak menghapus tindak pidana yang dilakukan.

“Saat ini, P tidak lagi menjabat sebagai Sekretaris KPU Pangandaran.”

“P sekarang merupakan ASN di Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran,” terangnya. ***

Baca juga:  Pembangunan Tugu Nol Kilometer Pangandaran Tahap Pembahasan