Kabar Objek Wisata di Pangandaran Dibuka, Hoaks!

objek wisata pangandaran
PAMPLET informasi objek wisata di Pangandaran dibuka yang beredar saat PPKM level. doc humas/ruber.id

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Kabar seluruh objek wisata di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat dibuka, Pemkab tegaskan itu adalah hoaks.

Beredarnya kabar tidak benar itu dari sebuah pamflet. Yang bertuliskan Seluruh Objek Wisata di Kabupaten Pangandaran Dibuka.

Pamflet itu dilengkapi dengan logo Pemkab serta foto bupati dan wakil bupati Pangandaran.

Ternyata, pamflet tersebut merupakan selebaran informasi yang diterbitkan pada bulan Mei lalu oleh Pemkab Pangandaran.

Sementara itu, hingga Sabtu (7/8/2021) Pemkab masih menutup seluruh objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Penutupan dilakukan seiring diterapkannya PPKM level 3 dan 4 oleh pemerintah pusat. Sedangkan Pangandaran sendiri masuk pada level 3.

Diketahui, kabar hoaks tersebut beredar di Bandung sejak Jumat malam kemarin sekitar jam 21.00 WIB.

Baca juga:  Muara Karangtirta di Pangandaran Bakal Jadi Hutan Mangrove

Saat dikonfirmasi, Bagian Humas Prokopim Setda Pangandaran menegaskan, bahwa Pemkab belum mengeluarkan edaran atau informasi objek wisata dibuka.

Menyikapi beredarnya kabar tersebut, pihaknya menyatakan bahwa pamflet yang menginformasikan objek wisata dibuka adalah hoaks.

Adapun 4 poin dalam pamflet informasi tersebut:
1. Pembatasan Jumlah Wisatawan Yang Akan Masuk (50%).
2. Disiplin Penerapan Protokol Kesehatan 5M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan,Menjauhi Kerumunan, Membatasi Mobilitas dan Interaksi).
3. Pemeriksaan Swab Antigen Gratis (Khusus Wisatawan Dari Luar Pangandaran).
4. Penyemprotan Disinfektan Berkala Di Objek Wisata. (R002)