SPORTS  

Juara Piala Afrika 2026 Mendadak Berubah, Pep Guardiola: Ini Mengejutkan!

Juara Piala Afrika 2026 Mendadak Berubah, Pep Guardiola
Pep Guardiola. Foto from X Fabrizio Romano

SPORTS, ruber.id – Komentar mengejutkan datang dari pelatih Manchester City, Pep Guardiola terkait kontroversi hasil akhir Africa Cup of Nations, atau Piala Afrika 2026 yang mendadak berubah.

Diketahui sebelumnya, Senegal keluar sebagai juara setelah di final mengalahkan tuan rumah Maroko dengan skor 1-0.

Namun, Confederation of African Football (CAF) atau Federasi Sepakbola Afrika meralat hasil tersebut.

CAF akhirnya menetapkan Maroko sebagai juara dan Senegal dinyatakan kalah WO 3-0.

Dikutip dari akun X jurnalis Fabrizio Romano, Pep mengaku heran dengan keputusan yang diambil oleh CAF tersebut.

Ia menyebutkan, hasil tersebut terasa janggal dan menyiratkan adanya proses yang tidak sepenuhnya terlihat oleh publik.

Baca juga:  Pep Tegaskan Tetap di City, Bela Maresca Usai Cabut dari Chelsea

“Ini mengejutkan. Saya tidak tahu alasannya, tapi keputusan seperti ini sering kali dibuat di balik layar,” ujar Guardiola, Jumat (20/3/2026).

Pep mengatakan, dalam banyak kasus, apa yang terlihat di permukaan sering kali berbeda dengan apa yang sebenarnya terjadi di internal.

Maroko Juara Piala Afrika 2026

Sebelumnya, laga final mempertemukan Senegal melawan tuan rumah Maroko, yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Senegal.

Namun, dalam keputusan terbaru yang diumumkan Rabu (18/3/2026), CAF secara resmi membatalkan hasil tersebut.

Dalam laporannya, CAF menetapkan Maroko sebagai pemenang usai Senegal dinyatakan kalah walkover akibat pelanggaran yang belum dijelaskan secara rinci.

Kemudian, CAF mengesahkan kemenangan 3-0 untuk Maroko, sekaligus memastikan mereka keluar sebagai juara turnamen edisi 2026.

Baca juga:  Profil Samsul Arif, Tajam di Usia Senior

Keputusan ini pun, langsung memicu kehebohan di kalangan pencinta sepak bola.

Hal itu mengingat, perubahan hasil final merupakan kejadian yang sangat jarang terjadi dalam kompetisi besar.

Hingga kini, belum ada penjelasan detail dari CAF mengenai dasar pelanggaran yang dilakukan Senegal.

Meski demikian, badan sepak bola Afrika itu menegaskan, keputusan diambil sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Situasi ini diperkirakan masih akan berkembang. Di mana, Federasi sepak bola Senegal sendiri disebut-sebut tengah mempertimbangkan langkah banding atas keputusan kontroversial tersebut.

Hal ini, berpotensi memicu polemik lebih luas di kancah sepak bola internasional. ***