Tuesday, 7 Apr 2020

Jelang Malam Jumat, Buaya Muncul di Muara Karangtirta Pangandaran

Baca Juga

Sejak Diterjang Longsor 2016, Pemkab Garut Belum Perbaiki Irigasi di Cikajang

Sejak Diterjang Longsor 2016, Pemkab Garut Belum Perbaiki Irigasi di Cikajang GARUT, ruber.id -- Sejak diterjang longsor pada tahun 2016, irigasi teknis (permanen) di Kampung...

Ratusan Kendaraan di Pangandaran Terjaring Razia KTMDU

Ratusan Kendaraan di Pangandaran Terjaring Razia KTMDU PANGANDARAN, ruber.id -- Ratusan kendaraan bermotor terjaring operasi gabungan di wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa-Kamis (10-12/12/2019). Berdasarkan data...

Pemkab Pangandaran Alokasikan Rp7,1 Miliar Untuk Pelayanan Kesehatan Gratis

PANGANDARAN, ruber --Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Kesehatan mengalokasikan anggaran Rp7.136.000.000 untuk Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) di tahun 2019. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan di Dinas...

400 Pengusaha Nasional Gowes Bareng Ardindo

SUMEDANG, ruber -- Sebanyak 400 pengusaha dari berbagai daerah di Indonesia ikuti Ardindo Gowes & Pasar Rakyat 2019, Sabtu (2/3/2019). BACA JUGA: Ratusan Pengusaha Nasional...

PANGANDARAN, ruber.id — Seekor buaya muncul di Muara Karangtirta, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (21/2/2020).

Buaya berukuran 2.5 meter itu terlihat di sekitar Sungai Citonjong, Blok Kelewer, Dusun Cipari.

Warga sekitar pun merasa resah dengan kemunculan buaya dalam sepekan ini mencapai tiga kali/hari.

Warga sekitar Kuswandi, 36, mengatakan, buaya itu muncul tiap pagi sekitar jam 09.00 WIB, siang jam 14.00 WIB dan sore sekitar jam 16.00 WIB.

Padahal, kata Kuswandi, lokasi tersebut (Sungai Citonjong) biasa dijadikan matapencaharian nelayan warga setempat.

Tak hanya warga sekitar, lokasi itu pun sering dikunjungi orang yang mencari ikan, kepiting dan udang.

Sejak sering munculnya buaya, aktivitas di blok itu menjadi sepi lantaran ketakutan.

Bahkan, beberapa penyadap air nira yang memiliki garapan di sebrang Sungai Citonjong memilih untuk tidak mengambil nira kalau lewat jam 16.00 WIB.

Sementara, warga lainnya Ujang menyebutkan, saat air Sungai Citonjong pasang muncul buaya berukuran sekitar 1 meter.

Namun, warga yang melihat buaya waktu itu kebingungan untuk menangkap, karena tidak memiliki alat.

Warga berharap, instansi yang berkaitan dengan penanganan satwa di Pangandaran dapat melakukan upaya penangkapan buaya itu.

Dihubungi terpisah, Kepala BKSDA Uking Iskandar menyampaikan, pihaknya siap menangani persoalan kemunculan buaya di Muara Karangtirta.

Uking meminta, jika warga melihat buaya muncul di sekitar Sungai Citonjong untuk segera menghubungi pihak BKSDA. (R002/dede ihsan)

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Rentan Terpapar Corona, 100 Jurnalis di Depok Jalani Rapid Test

DEPOK, ruber.id - Seratus jurnalis yang aktif melakukan peliputan di wilayah Depok, Jawa Barat menjalani tes rapid test, Senin (6/4/2020).

Pamsimas di Sumedang Selatan Ditutup Warga, Ini Alasannya

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Masyarakat di Lingkungan RT 05/04 tutup Pamsimas di Desa Sukagalih, Sumedang Selatan, Sumedang, Senin (6/4/2020).

Di Sumedang Utara, Bantuan untuk Pedagang di Sekolah Sudah Disalurkan

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Bantuan sembako dari Pemkab Sumedang, Jawa Barat sudah dibagikan kepada para pedagang di sekolah.

Warga Sumedang Tewas Tersambar Petir

UJUNGJAYA, ruber.id - Kiki Arta, 59, warga Duaun Pasir Tengah RT 01/05, Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Sumedang tewas tersambar petir, Senin (6/4/2020)...

Ada Lapak Asik, BPJamsostek Sumedang Pastikan Layanan Klaim JHT Normal Selama Pandemi COVID-19

SUMEDANG, ruber.id - BPJamsostek (Badan Penyelanggara Jaminan Sosial Ketenegakerjaan) Kantor Cabang Sumedang memastikan setiap pelayanan pencairan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) berjalan...