Thursday, 2 Jul 2020

Sebulan Terdampar di Pantai Pangandaran, Kapal Oscar Aquaria Dipotong

Baca Juga

Liburan ke Pangandaran, Charly Setia Band Dites Rapid

PANGANDARAN, ruber.id - Di tengah pandemi Corona, Muhammad Charly Van Houtten atau dikenal sebagai Charly Setia Band dites rapid di kantor PMI...

Sidang Gugatan Jabatan Sekda Kota Bandung, Benny Bachtiar Bawa Surat Keputusan Kemendagri

KOTA BANDUNG, ruber -- Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Cimahi Benny Bachtiar kembali datangi gedung Pengadilan Tata Usaha Negara di Jalan Diponegoro...

Minggu Malam, Pemudik Mulai Melintas di Jalur Tengah Sumedang

SUMEDANG, ruber -- Arus lalu lintas pemudik dari arah Bandung menuju Sumedang mulai ramai, Ahad (2/6/2019) malam. Pantauan ruber di wilayah Kecamatan Jatinangor, kendaraan pemudik...

Keluh Kesah Penghuni Rel Kereta Api, Sejak KA Pangandaran Diresmikan

Klik di bawah ini untuk baca berita selengkapnya: loading... (sc_adv_out = window.sc_adv_out || ).push({ id...

PANGANDARAN, ruber.id — Sejak Jumat (3/1/2020) lalu, Kapal Tug Boat Oscar Aquaria terdampar di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat, tepatnya di area berenang.

Terdamparnya kapal tersebut akibat faktor cuaca ekstrem di perairan laut selatan Pulau Jawa bersamaan dengan memasuki musim angin barat saat itu.

Untuk mengevakuasi kapal itu, berbagai upaya sudah dilakukan. Bahkan, menggunakan 2 unit alat berat ekskavator dan 1 kapal penarik pun tidak dapat merubah posisi kapal.

Akhirnya, kapal yang memiliki bobot 87 GT itu dievakuasi dengan cara dipotong-potong.

Petugas Syahbandar UPP Pangandaran Adi Sumpena mengatakan, proses pemotongan Kapal Tug Boat Oscar Aquaria dilakukan setelah penghapusan nomor register kapal di Kementerian Perhubungan Jakarta. 

“Baru dimulai hari kemarin (Rabu) evakuasinya, kan harus nunggu surat izin penghapusan nomor register kapal dulu,” katanya, Kamis (13/2/2020).

Nomor register kapal itu, kata Adi, sama halnya dengan nomor kendaraan di darat. Jika tidak dihapus, maka kapal tersebut masih dianggap ada atau beroperasi.

Adi menuturkan, pihaknya akan terus memperhatikan proses evakuasi badan kapal hingga tuntas.

Kemudian, sisa potongan besi dari badan kapal pun jangan sampai ada yang tertinggal di lokasi berenang itu.

Selain itu, boom oil juga akan dipasang di sekeliling kapal untuk menghindari pencemaran pantai dari sisa oli.

“Takutnya masih ada oli yang dikeluarkan dari saluran got dasar kapal, jangan sampai tercecer ke ke laut,” tuturnya.

Sementara, Pelaksana PT Jaya Sakti Las Jakarta Roby Cahyadi menyebutkan, proses pemotongan badan kapal diperlukan waktu selama 15 hari.

Untuk pemotongan, kata Roby, pihaknya menyiapkan sekitar 200 tabung gas dan esetilen lantaran dilakukan dengan cara di las.

“Hasil potongannya nanti diangkat ke pinggir jalan pakai ekskavator, dibawa ke Jakarta paling lewat jalur darat,” sebutnya.

Potongan badan kapal itu, kata Roby, akan dihancurkan di tempat peleburan di Jakarta.

Di lokasi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Trisno mengaku, dirinya akan terus memantau proses pemotongan badan kapal tersebut hingga rampung.

Di mana, kata Trisno, pak bupati tidak ingin sampai ada tersisa ceceran besi di pasir dari proses pemotongan kapal itu, karena bakal membahayakan wisatawan.

“Ini kan zona berenang. Kami tidak ingin puing-puing dari badan kapal tersisa di pesisir pantai,” tegasnya. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: MOB Kapal Terhempas di Pelabuhan Cibako, Warga Garut Hilang Tenggelam

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kerawanan Pilkada Meningkat, Ini Rekomendasi Bawaslu Kebumen

KEBUMEN, ruber.id - Adanya pandemi COVID-19 dinilai akan berdampak pada meningkatnya kerawanan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Bawaslu Kebumen,...

Asus Rilis Laptop Baru Khusus Gamers, Ini Harga dan Spesifikasinya

GADGET & TEKNO, ruber.id - Laptop gaming Asus ROG Zephyrus G14 (GA401) resmi dipasarkan di Indonesia. Gadget G14 ini masih mengusung konsep...

Di Tengah Pandemi COVID-19, Anggota DPRD Pangandaran Tetap Serap Aspirasi Masyarakat

PANGANDARAN, ruber.id - Akibat pandemi virus Corona, aspirasi masyarakat diserap melalui kunjungan kerja (kunker) anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Pangandaran, Jawa...

Cegah Corona, Warga Sumedang Diminta Selalu Ingat STMJ

SUMEDANG, ruber.id - Pada fase New Normal, warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat diminta selalu ingat STMJ. STMJ merupakan kepanjangan...

Puluhan Personel Kodim Serang Mapolres Sumedang, Ada Apa?

SUMEDANG, ruber.id - Sedikitnya 50 personel Kodim 0610/Sumedang serbu Mapolres Sumedang, Jawa Barat Rabu (1/7/2020). Kunjungan puluhan anggota TNI...