oleh

Jelang Konferda, 88 Kandidat Berebut Nakhodai DPD PDI Perjuangan Jawa Barat

Ayo gunakan hak pilihmu!

KOTA BANDUNG, ruber — Sedikitnya 88 kandidat dikabarkan berebut kursi ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, jelang Konferda.

Suhu politik di internal partai besutan Megawati Soekarno Putri ini pun mulai menghangat.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat TB Hasanuddin menyatakan, pihaknya telah menerima usulan para calon ketua DPD dari 27 DPC se Jawa Barat.

Saat ini, kata dia, sudah ada sedikitnya 88 nama yang muncul ke permukaan. Di mana, 88 nama kandidat ini merupakan hasil dari rapat pleno DPC kabupaten/kota se Jabar.

“Ada 88 nama yang merupakan usulan dari DPC, semua kami tampung dan nanti akan dibahas dalam Konferda,” katanya di Kota Bandung, Kamis(25/7/2019).

Pihaknya, kata dia, saat ini juga sudah menyiapkan kader internal partai dari generasi yang lebih muda sebagai bagian dari regenerasi.

“Saya pribadi sudah dua kali menjabat sebagai ketua DPD, bila saya tidak mendapat lagi amanah, saya ikhlas dan mempersilakan kepada yang muda-muda untuk maju meneruskan tongkat estafet kepemimpinan PDI Perjuangan di Jabar,” tuturnya.

Dari 88 nama tersebut, nama TB Hasanuddin sebagai petahana ketua DPD PDI Perjuangan Jabar dan juga Sekretaris DPD Abdy Yuhana bertengger di urutan pertama dengan jumlah suara 27.

Lalu di urutan kedua, ada ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari dengan jumlah 21 suara.

Hasanuddin menyebutkan, nama-nama calon ketua DPD ini diusulkan dari DPC atau bottom up sebagai pembelajaran politik dan proses berdemokrasi.

Hasanuddin menegaskan, pemilihan ketua DPD akan dilakukan transparan, di atas meja dan bukan di bawah meja.

“Jumlah dukungan dari DPC itu terbuka, di atas meja bukan di bawah meja. Saya harap nama-nama yang diusulkan ke DPP benar-benar kredibel dan paham dengan kondisi peta politik di Jawa Barat,” harapnya.

Sementara itu, sejumlah nama lainnya yang mucul dalam bursa pencalonan ketua DPD di antaranya mantan Ketua DPD Rudy Harsa Tanaya dengan 19 suara.

Lalu, ada Syamsul Bachry dan Aang Hamid Suganda 15 suara, Yadi Srimulyadi 14 suara dan Ketut Sustiawan sebanyak 13 suara, Gatot Tjahyono dan Bedy Budiman 11 suara, serta Ono Surono dapat 8 suara. roska

loading…


loading...

Komentar