SPORTS, ruber.id – Jelang laga penting di matchday ketiga Liga Champions (UCL) 2026/2027, Inter Milan mulai mematangkan strategi untuk menghadapi Shakhtar Donetsk.
Laga Inter vs Shakhtar sendiri akan berlangsung di Stadion San Siro, Kamis (22/10/2026) dini hari, kickoff pukul 02.00 WIB.
Chivu siapkan formasi baru di laga Inter vs Shakhtar Donetsk
Dikutip ruber.id dari akun X jurnalis Italia Ricky D’Ana, Pelatih Inter Cristian Chivu, tengah menyiapkan komposisi lini pertahanan berbeda.
Di mana, Alessandro Bastoni akan diproyeksikan menjadi komando di jantung pertahanan Nerazzurri.
“Gagasan tersebut mulai berkembang dalam sesi latihan terakhir Inter di Appiano Gentile,” jelas Ricky, Rabu (21/10/2026).
Ricky menjelaskan, Bastoni berpeluang menempati posisi bek tengah.
Sedangkan, Manuel Akanji di sisi kanan dan Carlos Augusto di sektor kiri.
“Jika diterapkan, skema tersebut akan menjadi susunan pertahanan yang belum pernah digunakan Inter sebelumnya,” ucap Ricky.
Perubahan ini, diharapkan mampu memperkuat organisasi permainan tim dalam menghadapi Shakhtar Donetsk.
Di sektor penjaga gawang, Chivu tampaknya belum berencana melakukan perubahan.
Josep Martinez, akan kembali dipercaya sebagai starter dan berpeluang mencatatkan penampilan ke-10 secara beruntun sejak menit awal.
Sementara itu, kiper Provedel diproyeksikan mendapat kesempatan tampil dalam pertandingan mendatang melawan Fiorentina dan Venezia.
Kedua laga tersebut, menjadi momentum untuk mengembalikan ritme pertandingan sang penjaga gawang setelah menepi cukup lama akibat cedera.
Inter tanpa sejumlah pilar penting
Selain itu, saat ini, Inter masih harus menghadapi persoalan kebugaran pemain.
Karena, sejumlah nama penting, termasuk Lautaro Martinez, Jhon Stones, dan Benjamin Pavard masih harus absen akibat cedera.
Kondisi tersebut, membuat Chivu perlu meracik komposisi terbaik agar kekuatan tim tetap terjaga.
Belum menang sekalipun di UCL musim ini
Tantangan Inter, semakin besar setelah meraih hasil kurang memuaskan dalam dua pertandingan terakhir di Liga Champions.
Nerazzurri harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan skor 1-2.
Kemudian, Inter juga harus menelan pil pahit dengan kalah mengejutkan 3-4 dari Club Brugge di kandang sendiri.
Hasil tersebut, membuat pertandingan melawan Shakhtar Donetsk menjadi momentum penting bagi Inter untuk bangkit.
Kemenangan, akan sangat dibutuhkan guna menjaga peluang mereka melangkah ke babak 16 besar.
Dengan kemungkinan perubahan di lini belakang dan kepercayaan yang tetap diberikan kepada Josep Martinez, Inter dituntut tampil lebih solid.
Chivu pun, menghadapi ujian untuk mengembalikan konsistensi Nerazzurri di panggung tertinggi sepak bola Eropa.***






