Wednesday, 8 Apr 2020

IPW Minta Polri Bubarkan Tes Massal Corona di Jawa Barat

Baca Juga

Fakta di Balik Tewasnya Nelayan Pangandaran, Ditusuk Moncong Ikan saat Cari Nafkah untuk Istri-Anak

PANGANDARAN, ruber -- Takdir memang kuasa Illahi, tak bisa dihindari seperti hal ajal yang menjemput nelayan asal Pangandaran saat mencari nafkah untuk keluarganya. BACA JUGA:...

Santap Makanan Siap Saji, Belasan Warga Sumedang Keracunan

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Sedikitnya 18 warga memgalami keracunan usai menyantap besek saat syukuran khitanan di Dusun Ciraja, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang...

Bekuk Para Pelaku, Polres Kota Banjar Ungkap 4 Kasus Kejahatan

BANJAR, ruber.id -- Polres Banjar mengungkap empat kasus kejahatan yang terjadi di Kota Banjar. Selain itu, polisi pun berhasil membekuk para pelaku dan mengamankan...

Waspada Corona, Pemkab Sumedang Perpanjang Masa Belajar di Rumah

SUMEDANG, ruber.id - Pemkab Sumedang perpanjang masa belajar di rumah bagi pelajar seluruh tingkatan di Sumedang, Jawa Barat diperpanjang.

NASIONAL, ruber.id – Rencana tes massal virus Corona atau Covid-19 yang diputuskan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bakal menuai kontroversi.

Pasalnya, tes massal yang akan digelar Rabu (25/3/2020) itu dengan cara pengumpulkan massa dibeberapa stadion.

Padahal, berkerumun di tempat banyak orang itu sangat berisiko penyebaran virus yang menjadi kasus global saat ini.

Selain itu, rencana tersebut bertentangan dengan instruksi Presiden RI Jokowi dan Maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis.

Melihat agresifnya Gubernur Jabar, Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW) Neta S Pane meminta Kapolri dan Kapolda Jabar menegur Ridwan Kamil untuk membatalkan rencana itu.

“IPW berharap jajaran kepolisian berani bersikap tegas membubarkan aksi pengumpulan massa yang akan dilakukan Ridwan Kamil,” katanya dalam pesan rilis yang diterima redaksi ruber.id, Selasa (24/3/2020).

Tak hanya itu, kata Neta, IPW juga berharap aparatur pemerintah bersikap satu kata dan tidak melakukan pencitraan di tengah wabah virus Corona.

Neta menuturkan, untuk melakukan tes Corona bagi masyarakat tidak harus dengan mengumpulkan massa di stadion.

“Kan bisa dilakukan door to door, hal ini untuk menghindari kerumunan banyak orang. Justru bakal berisiko jika dikumpulkan di satu tempat,” tuturnya.

Neta menyebutkan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil sudah mengumumkan rencana tes Corona yang akan dilakukan di beberapa daerah perbatasan.

Di antaranya Kabupaten dan Kota Bogor; Kota Depok; Kabupaten Bekasi; Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi dan Kabupaten Sumedang.

Daerah tersebut, kata Neta, paling banyak sebaran kasus Covid-19 jika dibandingkan dengan daerah lain.

Kemudian, pelaksanaan tes dengan drive-thru yang direncanakan Gubernur Jabar itu di tiga stadion, yakni Stadion Patriot di Bekasi untuk warga Bekasi dan Karawang.

Stadion Pakansari di Bogor untuk warga Bogor dan Depok, serta Stadion Si Jalak Harupat untuk Kabupaten Bandung dan sekitarnya.

Namun, belakangan ini Pemkot Bekasi sudah menolak rencana yang akan dilakukan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (R002/Dede Ihsan)

BACA JUGA: Bupati Karawang Positif Corona, Bupati Garut dan Istri Negatif COVID-19

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Indramayu Belum Ditemukan, Tim SAR Maksimalkan Pencarian Hari Ini

INDRAMAYU, ruber.id - Memasuki tujuh hari pencarian, Kamsiah, 72, korban tenggelam di Sungai Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat belum ditemukan.

Longsor Timpa Rumah Warga di Sumedang Selatan, Sekeluarga Mengungsi

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Tebing longsor menimpa rumah warga di Dusun Kukulu RT 02/05, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang.

Kabar Baik! Bupati Garut Bakal Lunasi Utang Warganya ke Bank Emok

GARUT, ruber.id - Kabar baik datang dari Garut, Jawa Barat di tengah pandemi COVID-19 atau wabah corona ini. Ya,...

Dua Warga Cianjur Hanyut di Kali Cijedil, Budi Hilang Terseret Arus

CIANJUR, ruber.id - Budi, 46, warga Kampung Salaerih, Desa Benjot, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat tenggelam di Kali Cijedil, Selasa (7/4/2020) sore jam...

Kemenag Minta Warga Pangandaran Tunda Akad Nikah Selama Wabah Virus Corona

PANGANDARAN, ruber.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat meminta masyarakat untuk menunda rencana pelaksanaan akad nikah. Penundaan...