18.4 C
Indonesia
Minggu, September 19, 2021
spot_img

Ini Alasan KPU Sumedang Terlambat Upload Data Laporan Pemilu

KADIV Teknis KPU Sumedang Iyan Sofian saat memantau proses input data sementara, Jumat malam. bay/ruang berita

SUMEDANG, ruber — KPU Sumedang tak memungkiri pihaknya lambat upload data hasil rekapitulasi perolehan suara sementara Pilpres 2019.

BACA JUGA: Warga Protes! Data Masuk Hasil Pilpres 2019 dari KPU Kabupaten/Kota di Jawa Barat Lambat Pisan

Namun, KPU Sumedang sejauh ini terus berupaya melakukan input data untuk di-upload secara online.

Saat ini, KPU Sumedang masih melakukan input model C dan scan model C yang nantinya akan di-link-an ke KPU RI.

BACA JUGA:  Seni Terebang dari Sumedang: Jadi Syiar Islam Sejak 1930-an, Kini di Ambang Kepunahan

Kepala Divisi Teknis KPU Sumedang Iyan Sofian menyampaikan, keterlambatan terjadi karena mekanisme pengiriman laporan masih diterima langsung dari KPPS, tidak via pesan WhatsApp atau sms.

BACA JUGA:  Seni Terebang dari Sumedang: Jadi Syiar Islam Sejak 1930-an, Kini di Ambang Kepunahan

“Selain itu, tadi pagi juga sempat ada gangguan sistem secara nasional. Tapi itu tidak lama, pokoknya nanti kalau sudah beres akan kami informasikan,” ujarnya kepada ruber saat ditemui di KPU Sumedang, Jumat (19/4/2019) malam.

Selain itu, lanjut Iyan, salah satu yang membuat lama proses penginputan adalah tidak mendahulukan salah satu pemilihan.

“Jadi tidak ada yang didahulukan, misalnya mendahulukan pilpres. Tapi yang kami input itu model C keseluruhan pemilu diinput, dan itu yang bikin lama,” terangnya.

BACA JUGA:  Mendagri Minta Satpol PP, Damkar dan Satlinmas Tingkatkan Kompetensi

Sementara itu, penginputan untuk pilpres sendiri saat ini baru mencapai sekitar 25%.

Diprediksi, baru akan selesai dalam waktu tiga hari ke depan jika tidak menemukan adanya kendala.

BACA JUGA:  Pasangan Selingkuh asal Sumedang Ini Putus di Tengah Jalan, Sakit Hati Terus Sebar Video Lagi Gituan

“Tapi untuk sementara, nanti akan kami informasikan dari beberapa kecamatan dahulu,” sebutnya.

Iyan menambahkan, jika laporan yang saat ini diinput bukanlah sebuah patokan yang resmi.

“Ini baru bersifat sementara, hasil resminya nanti dari hasil rekapitulasi berjenjang. Mulai dari tingkat PPK hingga KPU RI,” ucapnya. bay

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles