21.4 C
Indonesia
Rabu, September 22, 2021
spot_img

Hiu Tutul Terdampar di Pantai Pangandaran

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Seekor ikan hiu terdampar di Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat. Nelayan setempat langsung berusaha menyelamatkan hiu jenis naga bintang atau hiu tutul berukuran besar itu.

Beberapa nelayan bahu membahu mendorong dan menarik ikan berbobot 1,5 ton dengan panjang 10 meter itu kembali ke tengah laut. Hampir satu jam lamanya, akhirnya ikan hiu itu berhasil kembali ke laut, Jumat (13/8/2021).

Salah seorang nelayan Pangandaran Eka Rohanda, 40, mengatakan, beberapa nelayan menduga ikan hiu itu terdampar saat mengejar ikan berukuran kecil yang menjadi santapannya.

Hiu tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Sahir. Kemudian dirinya memanggil teman-temanya untuk menyelamatkan ikan itu.

BACA JUGA:  Pilkada Pangandaran Butuh Rp28.3 Miliar, Ini Tahapannya
BACA JUGA:  Penanggulangan Pandemi Covid-19 Jadi Priorotas APBD Pangandaran 2022

“Bobotnya sekitar 1,5 ton dengan panjang 10 meter. Terdampar sekitar jam 07 pagi. Evakuasi tadi hampir satu jam. Kalau ada ikan hiu tutul ke tepi pantai itu biasanya akan datang musim kemarau,” ujarnya.

Satu bulan ke belakang juga terdampar hiu jenis naga bintang di Pantai Batukaras. Nelayan beserta warga pun berhasil menyelamatkan hiu sebesar mobil sedan itu.

“Selain mau memasuki musim kemarau, kemunculan ikan hiu tutul itu juga menjadi pertanda akan datangnya musim ikan yang berukuran lebih kecil. Semoga saja begitu,” tuturnya.

Sekedar untuk diketahui, nelayan maupun warga pesisir pantai di Kabupaten Pangandaran selalu menyelamatkan ikan jenis itu jika terdampar (masih terendam air).

BACA JUGA:  Penanggulangan Pandemi Covid-19 Jadi Priorotas APBD Pangandaran 2022
BACA JUGA:  Mamalia Laut Ini Sering Muncul di Pangandaran, 2 Bulan Mendarat 4 Kali

Selain peduli akan konservasi lingkungan, ikan besar semacam hiu naga bintang juga dianggap tidak memiliki nilai ekonomis yang terlalu menguntungkan.

Sehingga, nelayan maupun warga tak tertarik untuk menangkapnya. Apalagi selama ini berkembang pula mitos-mitos mengenai ikan tersebut.

Tokoh nelayan Batukaras Ucup Supriatna menyebutkan, nelayan setempat mempercayai mitos bahwa kemunculan ikan hiu tutul itu menjadi pertanda akan datangnya musim ikan.

Selain dipercaya sebagai penanda datangnya musim ikan, kemunculan hiu naga bintang juga dipercaya menjadi penanda datangnya musim kemarau.

“Mitos di kalangan nelayan seperti itu. Meski memang secara ilmiah pun masih rasional. Tapi kalau jadi penanda musim kemarau, sekarang sering meleset,” sebutnya. (R002)

BACA JUGA:  Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Pangandaran, 91.839 Dosis Telah Disuntikan

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles