21.4 C
Indonesia
Sabtu, September 18, 2021
spot_img

Hasil Pengawasan, Tempat Wisata di Pangandaran Dinilai Siap Dibuka

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Provinsi Jawa Barat menilai tempat wisata di Kabupaten Pangandaran siap untuk dibuka kembali.

Selama dua hari, kesiapan sarana dan prasarana terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) di sejumlah objek wisata di Pangandaran ini ditinjau oleh Satpol PP Jawa Barat. Termasuk hotel dan restoran.

Sekretaris Satpol PP Pangandaran Bangi mengatakan, hasil pengawasan prokes pada sektor pariwisata yang dilakukan Satpol PP Jawa Barat tidak mencatatkan hal-hal tertentu.

“Hasil peninjauan selama dua hari (Jumat-Sabtu) menunjukkan semuanya sudah baik. Itu nanti akan dilaporkan ke Pak Gubernur. Kami di sini menunggu informasi lanjutannya,” kata Bangi, Minggu (15/8/2021).

BACA JUGA:  Pangandaran Run 2019, Ajak Warga Kurangi Penggunaan Plastik
BACA JUGA:  Patilasan Sembah Agung, Potensi Wisata Religi di Pangandaran

Bangi menuturkan, peninjauan atau pengawasan prokes tersebut sebagai upaya memastikan kesiapan industri pariwisata Pangandaran untuk dibuka kembali.

Diketahui, daerah bungsu di Jawa Barat ini masuk pada kriteria Level 3 dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Irmendagri), tempat wisata ditutup sementara di daerah yang masuk kriteria PPKM Level 3.

“Hasil peninjauan di lapangan, Satpol PP Jawa Barat menilai destinasi wisata di Kabupaten Pangandaran sudah layak untuk dibuka kembali,” tuturnya.

Selain itu, kata Bangi, Satpol PP Jawa Barat juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk tetap menerapkan serta mematuhi prokes.

“Para pelaku usaha pariwisata sudah berkomitmen untuk menerapkan prokes. Mereka (pelaku wisata) sangat menantikan tempat wisata ini dibuka kembali,” terangnya.

BACA JUGA:  Uang Ganti Isolasi Mandiri di Pangandaran, 20 Desa Sudah Cair
BACA JUGA:  Pilkades Pangandaran November, Ini Nama-nama Calon Kades

Bangi menyebutkan, pihaknya pun sudah menyiapkan strategi jika objek wisata dibuka kembali. Salah satunya melakukan penambahan personel untuk pengawasan prokes agar maksimal.

“Di setiap pintu masuk wisata nanti ada personel kami. Dikhawatirkan ada pemeriksaan persyaratan bagi wisatawan yang masuk tempat wisata. Seperti kartu vaksin atau syarat lainnya,” sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pangandaran Kusdiana menyampaikan, secara umum objek wisata di daerahnya sudah siap untuk dibuka kembali.

“Besok (Senin-red) juga pelaku wisata mulai disuntik vaksin secara bertahap. Kami tinggal nunggu relaksasinya dari pemerintah pusat,” ucapnya. (R002)  

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles