Wednesday, 8 Jul 2020

Hadapi New Normal, Sosiolog Unas: Gagasan Rektor IPB Krusial

Baca Juga

Posisi Jabatan Struktural Banyak yang Kosong, Potensi Eksodus ke Pangandaran Tinggi

PANGANDARAN, ruber -- Banyaknya posisi jabatan struktural yang tidak terisi di beberapa OPD di Pemerintah Daerah Pangandaran membuka peluang tingkat eksodus pegawai ke Pangandaran...

Jelang Ramadan, Harga Sembako di Pangandaran Naik, Cabai Rawit Makin Pedas

PANGANDARAN, ruber -- Jelang bulan suci Ramadan harga sembako di Kabupaten Pangandaran mulai mengalami kenaikkan. Harga cabai rawit paling tinggi dibanding harga kebutuhan pokok lainnya. Cabai...

Ada di Zona Hijau, Warga Ciamis Bisa Salat Tarawih Berjamaah di Masjid

CIAMIS, ruber.id - Warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat diperbolehkan melaksanakan salat tarawih berjamaan di masjid. Ketua Dewan Masjid Indonesia...

Alhamdulillah, Keluarga Ahmadiyah di Pangandaran Tobat dan Kembali Ucap Syahadat

Klik di bawah ini untuk baca berita selengkapnya:loading... (sc_adv_out = window.sc_adv_out || ).push({ id...

JAKARTA, ruber.id – Pandemi COVID-19 telah menyebabkan ketidakpastian terhadap seluruh lini kehidupan masyarakat.

Untuk itu, diperlukan kebersamaan dalam menghadapi dampak dari virus corona yang mewabah ini.

Rektor IPB Arif Satria menjelaskan senjata paling utama pada masa New Normal saat ini yakni kepercayaan dari sejumlah sisi. Yaitu pusat-daerah, politik-sains, kota-desa.

“Ketiganya menjadi sebuah tantangan tersendiri,” jelasnya, Rabu (11/6/2020).

Arief menyebutkan, hubungan antara pemerintah pusat dan daerah sempat mengalami penurunan kepercayaan.

Terbukti, kata Arief, dari hasil komunikasi yang ia jalin dengan sejumlah kepala daerah.

Di mana trust (kepercayaan) antarkomponen pusat dan daerah dalam posisi lampu kuning.

“Saya sempat berkoordinasi dengan kepala daerah. Bagaimana mereka merasakan kebatinan saat menghadapi aturan pusat yang berada di luar konsep mereka,” ucapnya.

Kemudian, kata Arief, hubungan antara ilmu pengetahuan dan politik. Hal ini memengaruhi pengambilan kebijakan.

Karena dalam kasus COVID-19 ini yang menjadi fokus permasalahan maupun dampak adalah kesehatan dan ekonomi masyarakat.

“Di sini peran ilmu pengetahuan jadi tumpuan,” jelas Arief.

Sementara itu, Sosiolog Universitas Nasional (Unas) Erna Ermawati Chotim menyatakan, pemikiran Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Arif Satria ini sangat krusial.

Erna menilai, wabah corona ini harus jadi momentum saling sinergi semua pihak.

“Basis kepercayaan harus terlindungi. Khususnya saat pemerintah mengambil suatu kebijakan,” katanya.

Erna menjelaskan, dalam sosial kapital bisa menguat, bahkan tergerus untuk situasi tertentu.

Contohnya saja, kata Erna, saat elit politik memengaruhi suatu kebijakan.

“Ini secara tidak langsung memengaruhi modal sosial masyarakat,” jelasnya.

Erna menjelaskan basic trust ini harus dilindungi, dan masyarakat harus pula mengawal.

“Lalu peran akademisi saya rasa juga dimajukan. Hal ini supaya memberikan input dan fokus yang bisa diambil sebagai kebijakan ke depan,” ujarnya. (R007/Moris)

BACA JUGA: Rektor IPB: Momen Pandemi Corona Harus Jadikan Indonesia Mandiri Pangan

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Konvoi 50 Bus ke Pangandaran, Cara IPOBA Bangkitkan Dunia Pariwisata

PANGANDARAN, ruber.id - Selasa (7/7/2020), puluhan bus pariwisata dari berbagai perusahaan otobus (PO) memasuki objek wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat.

Kasus Bayi yang Dikubur di Indekos di Purworejo Terungkap, Ini Penjelasannya

PURWOREJO, ruber.id - Kasus penemuan mayat bayi yang dikubur di halaman belakang indekos di Kelurahan Sindurjan, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Mei...

Kronologi Truk Batu Bara Masuk Jurang di Ciherang Sumedang

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Truk batu bara bernomor polisi D 9057 BA masuk jurang dan nyaris menimpa rumah di Jalan Raya Cirebon-...

BPBD Jawa Barat Kunjungi Kantor SAR Bandung, Ini yang Dibahas

SUMEDANG, ruber.id - Sebagai sesama instansi pemerintahan, Basarnas dan BPBD memiliki irisan dalam menjalankan tugas dan fungsinya di wilayah kebencanaan.

Forsil RTRW Resmi Dikukuhkan, Siap Bersinergi dengan Pemerintah

TASIKMALAYA, ruber.id - Setelah dibentuk pada bulan April 2020 lalu, kepengurusan Forum Silaturahmi (Forsil) RTRW resmi dikukuhkan, Senin...