Tuesday, 4 Aug 2020

Gusdurian Sumedang Bantu Guru Ngaji Terdampak Corona

Baca Juga

Malam Minggu, 47 Pasangan Diduga Mesum Digaruk Satpol PP Kota Depok di Sebuah Apartemen

Malam Minggu, 47 Pasangan Diduga Mesum Digaruk Satpol PP Kota Depok di Sebuah Apartemen KOTA DEPOK, ruber.id -- Sebanyak 47 pasangan di luar nikah yang...

Di Tengah Industri Musik Modern, Penyanyi Cantik asal Tasikmalaya Ini Rilis Single ‘Lemah Tanpamu’ Bernuansa Era 90-an

TASIKMALAYA, ruber.id - Di tengah perkembangan industri musik yang semakin modern, tak sedikit insan seni tanah air yang ikut berevolusi mengikuti zaman.

Alat Kelengkapan Dewan di DPRD Pangandaran Terbentuk, Ada Penambahan Komisi

Alat Kelengkapan Dewan di DPRD Pangandaran Terbentuk, Ada Penambahan Komisi PANGANDARAN, ruber.id -- Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran,...

Inalillahi! Tebing Batu Timpa Jalan Pamengpeuk-Garut, Akses Lumpuh

CIKAJANG, ruber.id - Tebing batu di Jalan Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat longsor, Selasa (25/2/2020) sore sekitar jam 15.50 WIB.

CITIZEN JOURNALISM, ruber.id – Komunitas Gusdurian Kabupaten Sumedang turun membantu masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidup di tengah pandemi corona.

Untuk tahap awal, Gusdurian membagikan 100 paket sembako untuk masyarakat Sumedang yang terdampak virus corona di sejumlah kecamatan.

“Semoga paket sembako ini bisa membantu masyarakat yang terdampak virus corona.”

“Terutama mereka yang mata pencahariannya terganggu, seperti pelaku usaha kecil menengah.”

“Sopir angkot, guru ngaji, pedagang asongan,” ujar Ketua Komunitas Gusdurian Sumedang Aris Hidayatullah.

Efek domino yang ditimbulkan oleh virus corona, sangat memprihatinkan.

Bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, tentu munculnya corona merupakan pukulan sangat telak.

Ekonomi yang selama ini sudah sulit, masih ditambah dengan hadirnya virus corona yang membawa penyakit.

Maka, kehidupan terasa semakin sulit. Sebab kebijakan pemerintah  untuk melawan corona mau tidak  mau mengakibatkan tersendatnya sirkulasi perekonomian masyarakat.

“Maka inilah titik krusialnya. Sebab, ada persoalan baru yang timbul akibat corona.”

“Yaitu berkurangnya jatah bahkan hilangnya pekerjaan masyarakat,” jelas Aris.

Aksi sosial yang digelar oleh Gusdurian Sumedang tak hanya pembagian sembako.

Selain itu, Gusdurian Sumedang turut membantu Pemkab Sumedang dalam penjagaan posko kesehatan.

Sebagai upaya menerapkan aturan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Kabupaten Sumedang. (*)

Naskah & Foto: Gusdurian Sumedang, email: Jatinangor Berbagi, [email protected]

BACA JUGA: Palestina dan Khilafah Islamiyah

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Korban Tenggelam di Waduk Jatiluhur Purwakarta Ditemukan

PURWAKARTA, ruber.id - Tim SAR gabungan menemukan korban tenggelam di Waduk Jatiluhur, Desa Kemuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Korban...

Diberi Dua Tugas Baru, Tahun 2021 Insentif Ketua RT/RW di Pangandaran Naik Lagi

PANGANDARAN, ruber.id - Ketua RT dan RW di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diberikan dua tugas baru di tahun 2021. Pertama, mereka harus...

Viral Hiu Tutul Terdampar di Pantai Cipatujah: Jadi Spot Selfie, Lalu Dicincang Rame-rame

TASIKMALAYA, ruber.id - Seekor ikan hiu tutul terdampar dan ditemukan warga telah mati di Pantai Bubujung, Desa Ciheras, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya,...

Pemkab Dorong Produk UMKM dan IKM di Pangandaran Tembus Pasar Global

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat dorong produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan IKM (Industri Kecil dan Menengah) tembus...

Inter Milan Segera Perpanjang Kontrak 5 Pemainnya

SPORT, ruber.id - Inter Milan akan segera melakukan negosiasi untuk memperpanjang kontrak 5 pemain. Lima pemain ini dianggap menjadi...