Sunday, 31 May 2020

Gusdurian Sumedang Bantu Guru Ngaji Terdampak Corona

Baca Juga

7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Dipastikan Hoax, KPU Akan Laporkan Penyebarnya ke Polisi

JAKARTA, ruber -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melaporkan ke polisi penyebar informasi bohong (hoax) 7 kontainer surat suara yang disebut sudah tercoblos. Hal itu...

Polres Sumedang Buru Pelaku Penyebar Hoax Warga Tanjungsari Positif Corona

SUMEDANG, ruber.id - Polres Sumedang, Jawa Barat buru pelaku penyebar kabar hoax yang menyatakan warga Tanjungsari positif corona. Kapolres...

Ajukan Gugatan ke MK, Prabowo: Saya Tempuh Langkah Hukum Sesuai Konstitusi

ruber -- Prabowo Subianto telah menyatakan penolakannya terhadap hasil Pilpres 2019. Sebagai langkah lanjutan, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan menempuh langkah hukum sesuai konstitusi. Prabowo menyebutkan,...

Lapas Kelas IIA Manado Terbakar, Videonya Viral

NASIONAL, ruber.id - Lapas Kelas IIA Manado, Provinsi Sulawesi Utara terbakar, Sabtu (11/4/2020) sore. Diduga kebakaran dipicu bentrok di dalam lapas.

CITIZEN JOURNALISM, ruber.id – Komunitas Gusdurian Kabupaten Sumedang turun membantu masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidup di tengah pandemi corona.

Untuk tahap awal, Gusdurian membagikan 100 paket sembako untuk masyarakat Sumedang yang terdampak virus corona di sejumlah kecamatan.

“Semoga paket sembako ini bisa membantu masyarakat yang terdampak virus corona.”

“Terutama mereka yang mata pencahariannya terganggu, seperti pelaku usaha kecil menengah.”

“Sopir angkot, guru ngaji, pedagang asongan,” ujar Ketua Komunitas Gusdurian Sumedang Aris Hidayatullah.

Efek domino yang ditimbulkan oleh virus corona, sangat memprihatinkan.

Bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, tentu munculnya corona merupakan pukulan sangat telak.

Ekonomi yang selama ini sudah sulit, masih ditambah dengan hadirnya virus corona yang membawa penyakit.

Maka, kehidupan terasa semakin sulit. Sebab kebijakan pemerintah  untuk melawan corona mau tidak  mau mengakibatkan tersendatnya sirkulasi perekonomian masyarakat.

“Maka inilah titik krusialnya. Sebab, ada persoalan baru yang timbul akibat corona.”

“Yaitu berkurangnya jatah bahkan hilangnya pekerjaan masyarakat,” jelas Aris.

Aksi sosial yang digelar oleh Gusdurian Sumedang tak hanya pembagian sembako.

Selain itu, Gusdurian Sumedang turut membantu Pemkab Sumedang dalam penjagaan posko kesehatan.

Sebagai upaya menerapkan aturan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Kabupaten Sumedang. (*)

Naskah & Foto: Gusdurian Sumedang, email: Jatinangor Berbagi, [email protected]

BACA JUGA: Palestina dan Khilafah Islamiyah

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Jadi Zona Biru Corona, Bupati Sumedang Puji para Camat

SUMEDANG, ruber.id - Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir memuji kinerja 26 camat se Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Bupati...

Minggu Pagi, Rumah Jompo di Sumedang Utara Ludes Terbakar

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Rumah milik jompo di Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang ludes terbakar, Minggu (31/5/2020) pagi sekitar jam 09.30 WIB.

Dua Korban Tenggelam di Pantai Dadap Indramayu Ditemukan

INDRAMAYU, ruber.id - Dua korban yang hilang terseret arus di Pantai Dadap, Indramayu, Jawa Barat ditemukan meninggal dunia, Sabtu (31/5/2020) malam.

Warga Cilacap Ditemukan Tewas di Pantai Karang Tirta Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Tim SAR gabungan menemukan Sabar, 25, di Pantai Karang Tirta, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (30/5/2020) malam jam 19.30 WIB.

Karantina Pemudik di Pangandaran Diakhiri 2 Juni 2020

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat akan mengakhiri pemberlakuan isolasi khusus di gedung sekolah bagi para pemudik. Bupati...