Sabtu, 8 Agu 2020

Goa Lanang & Sinjanglawang Pangandaran: Terbentuk Jutaan Tahun Lalu, Simpan Keindahan Alam Memikat

Baca Juga

#PersibDay Lawan PSIS Semarang, Rene Alberts Janjikan Permainan Menyerang

ruberSPORT -- Persib Bandung bakal melakoni laga tandang kontra PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto Magelang, hari ini, Ahad (21/7/2019) jam 15.30 WIB, live...

Tahu dari Atalia Ridwan Kamil, IWO dan Kadin Garut Rehab Rutilahu Milik Lansia di Limbangan

GARUT, ruber.id - Sedih rasanya melihat kondisi nenek lanjut usia mak Uti, 70, di rumahnya yang reyot dan nyaris ambruk di Limbangan,...

Ribuan Warga Sumedang Ikuti Pawai Taaruf Tahun Baru Islam

SUMEDANG, ruber.id -- Sekitar 6000 warga Kabupaten Sumedang antusias mengikuti pawai taaruf menyambut tahun baru 1 Muharam 1441 Hijriah, Sabtu (31/8/2019). Ribuan peserta pawai dilepas...

Ini Pengakuan Bobotoh saat Diselamatkan The Jak pada Laga Persija vs Persib

  ruber - Hedi Hidayat salah seorang pendukung Persib (Bobotoh) tak menyangka akan dapat perlindungan dari rivalnya pendukung Persija (Jakmania). Hal tersebut dialaminya saat menonton laga...

PANGANDARAN, ruber.id – Goa Lanang dan Goa Sinjanglawang di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat memiliki potensi wisata yang layak dikembangkan.

Kedua goa yang berlokasi di Kecamatan Parigi dan Kecamatan Langkaplancar ini berada pada satu kawasan cukup strategis.

BACA JUGA: Terowongan Wilhelmina Pangandaran, Dikenal Angker Sejak Dibangun, Simpan Nilai Historis

Goa Lanang, sebagian besar lahannya milik desa, dan sebagian kecilnya milik warga atau tanah adat.

Selain itu, di kawasan Goa Lanang juga terdapat banyak goa yang diperkirakan berumur jutaan tahun, sehingga sangat potensial untuk dikembangkan.

Kedua goa ini juga menyimpan situs budaya penyebaran agama Islam dan terdapat aliran sungai yang terhubung satu sama lainnya untuk dipakai aktivitas body rafting.

Pada perbukitan dan pesawahan di wilayah tersebut memiliki karekteristik yang unik.

Sehingga, suasana alam mampu me-refresh otak setelah seharian disibukan oleh rutinitas pekerjaan.

Pengelola objek wisata Goa Sinjanglawang Ujang mengatakan, meskipun terpisahkan oleh wilayah administarsi, yakni Kecamatan Parigi dan Kecamatan Langkaplancar, namun kedua wilayah tersebut masih satu kawasan.

“Masyarakat yang berada di kedua wilayah ini tentunya masih ada hubungan kerabat atau keluarga satu sama lain,” kata Ujang.

Warga sekitar Goa Sinjanglawang juga siap bekerjasama dalam upaya pembangunan kedua objek wisata ini.

Salah satu pengelola wisata Asep Kartiwa menambahkan, tanah perbukitan di sekitar Goa Lanang, terutama yang ada situsnya, merupakan tanah desa.

Bahkan, di samping bukit juga masih ada tanah desa yang memungkinkan untuk dikembangkan.

Sedangkan, lahan di sepanjang tepi sungai yang dilalui jalur body rafting adalah tanah milik warga.

Menurut Asep, warga siap bekerjasama membangun wilayah tersebut untuk pengembangan dan pembangunan kawasan objek wisata.

Pengelola Goa Lanang, Yaya menuturkan, hasil survei relawan dan beberapa perguruan tinggi, sejumlah goa yang berada di kawasan Goa Lanang dan Goa Sinjanglawang ini merupakan goa yang terbentuk sejak jutaan bahkan miliaran tahun silam.

Goa di dua lokasi ini terbentuk oleh pergerakan lempeng bumi.

“Di dalam goa terdapat stalagtit yang masih aktif, jika berada dalam goa serasa berada di alam lain, atau berada di keraton alami,” kata Yaya.

Yaya menambahkan, selama ini pengunjung yang datang ke objek wisata Goa Lanang dan Goa Sinjanglawang lebih banyak dari kalangan akademisi.

“Selain kalangan akademisi, juga banyak turis mancanegara yang sengaja berkunjung untuk menikmati keindahan alam di sana,” tambahnya.

Bagi mereka, kekayaan alam yang indah tersebut membuat kagum dengan keberadaan warisan alam yang tak ternilai harganya. (R015/dok.ruber)

Baca Juga: 6 Lokasi Wisata di Pangandaran Ini Sayang Dilewatkan

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Hari Ini, 9 Warga Garut Positif Corona

GARUT, ruber.id - Gawat, ada penambahan 9 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat terkonfirmasi positif corona, Jumat (7/8/2020). Humas Gugus...

Sopir Truk Kabur Setelah Seruduk 3 Motor di Jatinangor Sumedang, 1 Tewas dan Tiga Luka-luka

JATINANGOR, ruber.id - Truk tangki seruduk 3 sepeda motor di Jalan Raya Bandung-Garut, di Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (7/8/2020)...

BPJamsostek Raih Predikat WTM Untuk Laporan Keuangan dan Pengelolaan Program Tahun 2019

JAKARTA, ruber.id - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK diberi amanah untuk mengelola empat program Dana Jaminan Sosial (DJS). Yaitu Jaminan...

Insentif Guru Honorer di Pangandaran Sudah Dicairkan Rp1.9 Miliar

PANGANDARAN, ruber.id - Insentif guru honorer di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sudah dicairkan, anggarannya sekitar Rp1.9 miliar. Sebelumnya, honor...

Sulit Sinyal, Pelajar di Banjarnegara Belajar Daring di Kuburan

BANJARNEGARA, ruber.id - Sulit sinyal, pelajar tingkat SMP di Desa Pasuruhan, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah belajar di kuburan.