NEWS, ruber.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Brahmin, Papua New Guinea, pada Senin (22/12/2025) sore.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan gempa terjadi pada pukul 17.31.27 WIB.
Berdasarkan hasil analisis, episenter gempa berada pada koordinat 5,69 derajat Lintang Selatan dan 145,64 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 97 kilometer.
“Gempa ini, termasuk gempa menengah yang dipicu oleh aktivitas deformasi di dalam Slab New Britain,” ungkap Daryono melalui rilis yang diterima ruber.id, Senin malam.
Daryono menjelaskan, mekanisme sumber gempa menunjukkan pergerakan geser turun atau oblique normal fault.
“Kami pastikan gempa tersebut tidak berpotensi memicu gelombang tsunami di wilayah Indonesia.”
“Meski demikian, masyarakat, khususnya yang berada di kawasan pesisir,” jelas Daryono.
Daryono mengimbau, warga tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan.
Daryono menambahkan, belum terdapat informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.
Selain itu, berdasarkan pemantauan BMKG hingga pukul 18.00 WIB, belum terdeteksi adanya gempa susulan (aftershock) di Papua New Guinea.
“Kami akan terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah tersebut,” ucap Daryono. ***






