NEWS, ruber.id – Gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terasa hingga wilayah Kabupaten Pangandaran, Minggu (9/6/2019).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Kabupaten Pangandaran Nana Ruhena dalam press rilisnya menyampaikan, BMKG mengeluarkan rilis Gempa berkekuatan 5.7 SR.
Namun, Setelah dilakukan pemutakhiran, kekuatan gempa Cilacap ini menjadi 5.5 SR dan tidak berpotensi tsunami di wilayah Pangandaran.
“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8.68 LS dan 108.82 BT. Atau tepatnya, berlokasi di laut pada jarak 107 km arah selatan Kota Cilacap, Kabupaten Cilacap, Propinsi Jawa Tengah dengan kedalaman 64 km,” katanya.
Nana menuturkan, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Relawan Penanggulangan Bencana, penggiat wisata, TNI, POLRI dan masyarakat.
“Berdasarkan hal tersebut kami sampaikan bahwa kondisi wilayah Kabupaten Pangandaran pada umumnya kondisi kegiatan sosial, ekonomi dan lainnya berjalan lancar,” tuturnya.
Terlebih, seluruh obyek wisata tidak ada masalah.
Nana mengimbau kepada warga masyarakat dan wisatawan supaya tetap tenang dan beraktivitas sebagaimana biasa dan tidak usah khawatir.
“Bagi yang sudah mempunyai jadwal tujuan wisata ke Pangandaran, jangan sampai menunda apalagi sampai membatalkan rencana wisata,” tegasnya. ***






