20.4 C
Indonesia
Senin, November 29, 2021

Erwan tak Ingin Sumedang Simpati Cuma Paparan di Atas Kertas

SUMEDANG, ruber – Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan tak ingin visi dan misi Sumedang Simpati (Sejahtera, Agamis, Maju, Profesional dan Kreatif) hanya paparan program tertulis di atas kertas.

Untuk mewujudkannya, Erwan mengajak semua elemen masyarakat bersinergi. Sumedang Simpati yang diusung di Bupati Dony Ahmad Munir bersama dirinya selaku Wakil Bupati, tegas Erwan, hanya bisa terealisasi jika seluruh instansi ataupun perangkat daerah terkait dan masyarakat aktif membantu serta berinovasi.

“Setelah beberapa bulan menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Sumedang, kami telah berupaya merealisasikan program Sumedang Simpati, dan diharapkan pemerintah dengan seluruh komponen masyarakat bisa bersinergi,” ucap Erwan ketika menyampaikan sambutan di awal acara Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan dan Sosialisasi Program Sumedang Simpati di Gedung Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) Jatinanngor, Rabu (23/1/2019).

BACA JUGA:  Irigasi Nagrog Sumedang yang Habiskan Anggaran Miliaran, Hingga Berujung Petani Enggan Bayar Pajak

Melalui terobosan-terobosan inovatif, menurut Erwan, masyarakat Sumedang yang membutuhkan fasilitas kesehatan, terutama yang memiliki keterbatasan dalam hal mobilisasi, tinggal menghubungi call center 119.

“Terutama dalam kondisi kegawatdaruratan. Selanjutnya, petugas medis dari Dinas Kesehatan akan datang mengunjungi dan memberikan pertolongan kepada pasien, juga menyediakan fasilitas mobil ambulans,” ungkap mantan anggota DPRD Kota Bandung tersebut.

Selain itu, petugas pun akan langsung berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan kamar atau ruang inap bagi warga yang membutuhkan tindakan medis darurat. “Tindakan itu merupakan bagian dari pelayanan prima kepada masyarakat, dan bertujuan untuk meminimalisasi risiko kematian dan kecacatan,” kata Erwan.

Selain di bidang kesehatan, terobosan juga dilakukan Dony-Erwan  dalam pelayanan administrasi kependudukan. Nantinya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan bekerja sama dengan Kantor Pos mendistribusikan langsung KTP, KK dan akte kelahiran secara gratis ke masing-masing rumah pemohon.

BACA JUGA:  Warga Sumedang Positif Corona, Keluarga Sempat Kontak Erat dengan Ustaz H yang Meninggal di Bandung

“Paling lambat terhitung tiga hari sejak pengajuan permohonan, pemohon sudah bisa menerima KTP, KK dan akte kelahiran di rumah masing-masing, lewat jasa pos,” ujar Erwan.

Erwan juga menyebutkan, program gerakan wirausaha muda (Garuda) di tiap Desa diimbau dapat dimasifkan dan diwujudkan. Program tersebut dilakukan dalam rangka mengurangi angka pengangguran di Sumedang dan mewujudkan wilayah perdesaan yang kompetitif sesuai maksud dan tujuan dalam program one district one innovation.

“Sekali lagi kami sadar betul, sehebat apapun program yang digulirkan pemerintah jika tidak didukung masyarakat tidak akan tercapai sesuai harapan. Untuk itu dukungan dan sinergitas positif antara pemerintah dan seluruh komponen masyarakat, sangat penting,” tandasnya. Red

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles