Minggu, 9 Agu 2020

DPRD Pangandaran Bahas 6 Raperda Inisiatif 2019

Baca Juga

Cegah Barang Terlarang Masuk, Bandara Nusawiru Pangandaran Diperketat

PANGANDARAN, ruber -- Untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba dan barang terlarang menjelang liburan Idul Fitri 2019, pihak Bandara Nusawiru Pangandaran memperketat penjagaan. Koordinator Bandara Nusawiru Dinas...

Penyebab Helikopter Jatuh di Tasikmalaya Masih Diselidiki

ruber -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah sampai di lokasi kecelakaaan helikopter di Kabupaten Tasikmalaya, Ahad (17/3/2019). BACA JUGA: Seluruh Awak Pesawat Jatuh di...

Pilkada Pangandaran 2020, Rekomendasi PAN Turun kepada Pasangan Jeje Wiradinata-Ujang Endin

PANGANDARAN, ruber.id - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) resmi menerbitkan surat rekomendasi untuk Pilkada Pangandaran 2020 turun kepada pasangan...

Punya Mobil Matik? Begini Cara Mengendarai yang Baik dan Benar

Punya Mobil Matik? Begini Cara Mengendarai yang Baik dan Benar ruber.id -- Saat ini mobil matik atau mobil dengan persneling otomatis sudah banyak dipakai oleh...

PEMBAHASAN naskah akademis raperda inisiatif DPRD Pangandaran tahun 2019. ist/ruang berita

Bersama Tim Ahli Univeristas Sangga Buana YPKP Bandung

PANGANDARAN, ruber — DPRD Kabupaten Pangandaran telah membahas enam buah naskah akademis Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2019.

Ketua DPRD Pangandaran Iwan M Ridwan mengatakan, masing-masing komisi membahas dua buah naskah akademis Raperda Inisiatif yang dikaji bersama tim ahli dari Univeristas Sangga Buana YPKP Bandung.

Untuk Komisi I, kata Iwan, Raperda pemberdayaan perlindungan perempuan dan anak; dan Raperda tentang standar pelayanan minimal.

“Komisi II Raperda tentang Pengelolaan Kemetrologian dan Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang Alat-alat Ukur, Takar; dan Raperda tentang Pramuwisata,” katanya kepada ruber, Rabu (27/3/2019).

Kemudian Komisi III, Raperda Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran; dan Raperda Pemberian Nama Jalan dan Sarana Umum.

Iwan menuturkan, keenam naskah akademis Raperda tersebut sangat penting, terlebih Raperda Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak.

“Untuk judul raperda itu pun perlu adanya kajian, karena harus ada pengkategorian usia anak,” tuturnya.

Secara substansi hasil kajian tim ahli, kata Iwan, perempuan memang harus diberdayakan dan dilindungi.

“Kalau untuk anak cukup dengan mendapat perlindungan yang bertujuan menjamin dan melindungi anak-anak dan haknya,” ujarnya.

Iwan menambahkan, dalam pembahasan enam buah Raperda tersebut dilakukan juga pembahasan mengenai landasan kebijakan serta dasar hukum yang dipakai.

“Hal yang terpenting dalam penyusunan sebuah Raperda itu adanya landasan filosofis dan sosiologis.”

“Dua landasan itu menjadi bagian dalam kajian enam buah Raperda tersebut, termasuk landasan yuridis yang dipakai,” tambahnya.

Iwan menyebutkan, pembahasan enam naskah akademis tersebut dihadiri langsung oleh pimpinan DPRD, BAPEMPERDA, pimpinan anggota Komisi I, II dan III, tim ahli dan Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran.

Pembahasannya, telah dilaksanakan dari tanggal 10-13 Maret 2019 di salah satu hotel Bandung. dede ihsan

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Terungkap, Kronologi dan Identitas Bocah yang Tewas di Tasikmalaya

TASIKMALAYA, ruber.id - Kronologi dan identitas jenazah bocah yang ditemukan tewas di depan Pasar Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat terungkap.

Grup Musik asal Sumedang, Arberic, Aransemen Ulang Single Lagu Hits Nyeri Hate

SUMEDANG, ruber.id - Arberic, grup musik asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengaransemen ulang lagu berjudul Nyeri Hate. Lagu ciptaan...

Inter Milan Terdepan Boyong Tonali

SPORT, ruber.id - Klub sepakbola raksasa Italia, Inter Milan terdepan dalam memboyong gelandang elegan Sandro Tonali. Tonali dikabarkan menjadi...

Update Corona Garut, Sabtu 8 Agustus 2020

GARUT, ruber.id - Selain ada tambahan 9 pasien positif corona pada Jumat (7/8/2020), kasus suspek COVID-19 juga cukup tinggi, Sabtu (8/8/2020).

Update Corona Pangandaran, Sabtu 8 Agustus 2020

PANGANDARAN, ruber.id - Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat catatkan 23 kasus pasien positif corona hingga, Sabtu (8/8/2020). Dibandingkan dengan pekan...