oleh

Dirawat Seminggu karena Sakit, Kepala Desa Tertua di Sukaresmi Garut Tutup Usia

UNSUR Forkopimda Kecamatan Sukaresmi, Garut antarkan jenazah Kepala Desa Cintadamai Aman Supandi, menuju pemakaman, Sabtu (14/9/2019) siang. ist/ruber.id

GARUT, ruber.id — Inna lillahi wa innailaihirojiun. Aman Supandi, kepala Desa Cintadamai, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Jumat (13/9/2019) tadi malam jam 24.00 WIB.

Camat Sukaresmi Heri Hermawan menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya kepala desa tertua di Kecamatan Sukaresmi ini.

Ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Camat Heri mengatakan, almarhum meninggal dunia karena sakit.

Kepala desa yang akrab disapa Papap itu dirawat di rumah sakit selama seminggu sebelum mengembuskan nafas terakhir.

BACA JUGA: Operasi Patuh Lodaya Polres Garut, 1830 Pelanggar Diganjar Surat Tilang

“(Meninggal) karena sakit, masuk rumah sakitnya ada semingguan. Semoga almarhum diampuni dosa perdosanya, ditempatkan di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya kepada ruber.id, Sabtu (14/09/2019) siang.

Camat Heri beserta unsur Forkopimda Kecamatan Sukaresmi juga turut mengantar almarhum menuju peristirahatan terakhirnya, Sabtu siang.

Camat Heri menambahkan, terkait kepemimpinan Desa Cintadamai nantinya, akan dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan lembaga desa dan masyarakat.

Camat Heri menjelaskan, pihaknya akan melihat dulu sisa waktu jabatan Kades Cintadamai ini. Apakah akan ada Pergantian Antarwaktu (PAW) atau tidak.

“Harus dilihat dulu pastinya, apakah sisa jabatannya setahun atau lebih setahun. Tapi katanya 2021 (habis masa jabatan), tapi tepatnya harus dilihat dulu,” ujarnya.

BACA JUGA: Kiprah Literasi Fahmi dan Asmud Dirikan Taman Baca di Garut Selatan

Dihubungi terpisah, Baminkomsos Koramil Cisurupan Serma Azhar juga menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Kepala Desa Cintadamai.

Serma Azhar juga ikut mengantarkan Almarhum ke peristirahatan terakhirnya Sabtu siang.

“Kami dari Koramil 1115/Cisurupan sangat merasakan kehilangan atas meninggalnya beliau.”

“Karena beliau, kepala desa paling senior dan usia paling tua di antara kades yang lain di Kecamatan Sukaresmi.”

“Tapi beliau punya semangat sangat tinggi dalam memimpin desa dan untuk komunikasi dengan tiga pilar juga sangat baik, saya sangat terkesan dengan semangat beliau.”

“Tentunya kami merasa sangat kehilangan dan menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya beliau.”

“Semoga kepala Desa Cintadamai Sukaresmi ini, beliau ditempatkan Allah SWT di tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini,” ujar Serma Azhar. fey

loading...

Komentar