Sunday, 5 Apr 2020

Dipulangkan Polres Sumedang, 3 Remaja Batal Ikut Aksi 22 Mei

Baca Juga

Jelang Pilkada 2020, Warga Kota Depok Mulai Mendaftar Jadi Anggota PPK

Jelang Pilkada 2020, Warga Kota Depok Mulai Mendaftar Jadi Anggota PPK KOTA DEPOK, ruber.id -- Jelang Pilkada 2020, warga Kota Depok, Jawa Barat mulai mendaftarkan...

Tekan Penyebaran Hoaks, Pemerintah Blokir Fitur Media Sosial

ruber—Seusai kerusuhan yang terjadi di area Kantor Bawaslu, Jakarta, 21-22 Mei, pemerintah memblokir sebagian fitur aplikasi chatting. Fitur yang diblokir, di antaranya adalah perangkat pengirim...

Liga Italia Pekan Ini: Inter vs AC Milan, Verona vs Juventus

SPORT, ruber.id - Liga Italia pekan ini akan menghadirkan Derby Della Madoninna antara Inter vs AC Milan. Laga sarat...

Viral Sejoli Kencan di KRL, PT KCI Imbau Penumpang Lapor ke Petugas

ruber – Unggahan rekaman video sejoli sedang bermesraan saat menumpangi kereta commuter line (KRL) Jabodetabek viral di medsos. Warganet menilai tingkah pasangan ABG itu berlebihan. Akun...

Sumedang, ruber — Polres Sumedang mengamankan tiga remaja usia sekolah yang berniat gabung dalam aksi unjuk rasa pada 22 Mei 2019 di Jakarta. Polisi berniat memulangkan ketiganya.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo menyebutkan, ketiga anak tersebut mengaku berasal dari Kabupaten Tasikmalaya. Mereka kedapatan tengah melakukan penyekatan di Jalan Raya Nagreg-Bandung, Selasa (21/5/2019) malam.

“Malam itu kita sedang melakukan kegiatan. Tiba-tiba ada tiga orang anak di bawah umur. Ngakunya, mereka mau pergi ke Jakarta untuk gabung dalam aksi demo,” ungkap Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo, Selasa (21/5/2019), sebagaimana dilansir detik.com.

Ketiga remaja tersebut berinisial D (15), A, (14), dan F(14). Kepada polisi, mereka berniat pergi ke Jakarta, setelah mendapatkan informasi mengenai rencana aksi tersebut.

“Ini yang kita sayangkan. Mereka masih usia pelajar, tapi ikut aksi yang mereka tidak mengerti esensinya itu demo apa,” kata Hartoyo.

Hartoyo menambahkan, ketiganya saat ini dibawa terlebih dahulu ke Polsek Cimanggung, Sumedang. Mereka akan didata dulu, dan kepolisian akan segera memanggil orang tua mereka.

“Kita akan tempatkan dulu mereka di Polsek Cimanggung dan akan dipanggil orang tuanya. Dalam wktu dekat kita akan kembalikan mereka pada orang tuanya, agar lebih bisa mengawasi,” ucap Hartoyo. red

 

SUMBER: detik.com

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Garut Positif Corona Jadi Dua, Pasien Pernah Kontak Langsung dengan 110 Orang

GARUT, ruber.id - Warga Garut, Jawa Barat positif terjangkit COVID-19 tambah satu. Jadi total warga Garut positif corona menjadi dua.

ODR di Sumedang Tembus 18.303, Positif Rapid Test COVID-19 Jadi 14 Orang

SUMEDANG, ruber.id - Hanya ada satu warga Sumedang, Jawa Barat yang terinfeksi virus corona hingga Sabtu (4/4/2020). Selain itu,...

Hasil Rapid Test 3 Praja Putri IPDN Positif Imunitas Lemah, Senin Dites Swab

JATINANGOR, ruber.id - Setelah hari kemarin, hasil rapid test COVID-19 untuk praja putri IPDN Jatinangor imunitas positif lemah, dua praja putri lainnya...

Peresmian RSUD Pandega Pangandaran via Teleconference

PANGANDARAN, ruber.id - Melalui teleconference, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmikan Gedung RSUD Pandega milik Pemkab Pangandaran, Sabtu (4/4/2020).

Perbatasan Sumedang Bandung di Jatinangor Dijaga Ketat Aparat Gabungan

JATINANGOR, ruber.id - Wilayah perbatasan Bandung - Sumedang di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang dijaga ketat aparat gabungan. Jumat (3/4/2020)...