SPORTS  

Dinyatakan Bersalah atas Pelanggaran Finansial, Manchester City Siapkan Banding

Bersalah atas Pelanggaran Finansial, Manchester City Siapkan Banding
Fans Manchester City di Etihad Stadium. Foto: Instagram @mancity

SPORTS, ruber.id – Manchester City dinyatakan bersalah atas hampir seluruh tuduhan pelanggaran aturan finansial Premier League yang berlangsung selama sembilan musim, mulai 2009/2010 hingga 2017/2018.

Putusan tersebut, dikeluarkan Komisi Independen yang menangani perkara Manchester City.

Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial

Dikutip dari akunnX jurnalis Fabrizio Romano, selain persoalan laporan keuangan, komisi juga menemukan adanya pelanggaran terkait kerja sama klub selama proses penyelidikan Premier League.

Dalam temuannya, komisi menyatakan Manchester City menggunakan sejumlah kontrak komersial yang dinilai tidak mencerminkan kesepakatan sebenarnya.

“Praktik tersebut, membuat pendapatan klub terlihat lebih besar dan mengurangi biaya yang tercatat,” ungkap pernyataan tersebut di akun X Fabrizio Romano, Rabu (30/9/2026).

Komisi juga menyatakan, Man City memberikan informasi keuangan yang tidak akurat kepada auditor dan regulator sepak bola.

Selain itu, klub secara signifikan melanggar sejumlah batas pengeluaran yang berlaku di Premier League dan UEFA.

Perkara tersebut, berkaitan dengan periode 2009/10 hingga 2017/18.

Baca juga:  Jelang Final Copa America 2019, Messi: Ada Korupsi, Brasil Sudah Diatur Jadi Juara

Sementara, dugaan pelanggaran terkait kewajiban bekerja sama dengan penyelidikan Premier League mencakup periode setelahnya.

Dari empat tuduhan terkait kerja sama dan kewajiban bertindak dengan itikad baik, tiga dinyatakan terbukti.

Putusan ini, merupakan perkembangan besar dalam perkara yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Sebelumnya, Premier League, mengajukan lebih dari 100 tuduhan terhadap Manchester City pada Februari 2023.

Termasuk, dugaan pemberian informasi finansial yang tidak akurat, persoalan remunerasi pemain dan manajer, pelanggaran regulasi finansial UEFA serta Premier League, dan kegagalan bekerja sama dalam penyelidikan.

Manchester City memiliki hak untuk mengajukan banding terhadap temuan Komisi Independen tersebut.

Man City, memiliki waktu hingga Jumat, 2 Oktober untuk menggunakan hak tersebut.

Premier League menyatakan proses, termasuk banding apabila diajukan dan publikasi keputusan terkait, diharapkan dapat diselesaikan secepat mungkin.

Man City siapkan banding

Masih di akun X Fabrizio Romano, di tengah putusan tersebut, CEO Manchester City Ferran Soriano menegaskan, klub tetap membantah tuduhan dan akan melanjutkan perjuangan melalui jalur hukum.

Baca juga:  Aston Villa Pinjam Marco Asensio dari PSG, Gaji Ditanggung Penuh

Soriano menyebutkan, seluruh perkara Premier League terhadap City pada dasarnya berangkat dari satu tuduhan yang menurutnya tidak benar.

Yakni, dugaan bahwa dana pribadi pemilik klub disalurkan secara tersembunyi ke Manchester City melalui sejumlah sponsor asal Abu Dhabi.

Menurut Soriano, Man City telah menyerahkan berbagai bukti. Termasuk dokumen perbankan, catatan transfer dana keterangan saksi, yang menurut klub menunjukkan bahwa uang tersebut tidak berasal dari pemilik.

“Kasus Premier League terhadap kami didasarkan pada satu tuduhan palsu,” kata Soriano.

Soriano menilai, keputusan komisi mengabaikan bukti yang telah disampaikan Manchester City.

Ia menyatakan, tim hukum klub akan mengajukan banding dengan alasan terdapat kesalahan material dalam aspek hukum, prinsip, maupun fakta.

Manchester City juga mengingatkan, klub pernah menghadapi persoalan serupa dengan UEFA pada 2020.

Saat itu, hukuman larangan tampil di kompetisi Eropa dibatalkan setelah City mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS).

Baca juga:  PSIM Yogyakarta, Profil dan Sejarah sang Juara Liga 2 Indonesia

Namun, perkara terbaru ini, merupakan proses terpisah dari kasus UEFA tersebut.

“Kami akan terus fokus pada proses banding independen dan seluruh jalur hukum lain yang tersedia untuk memenangkan kasus ini,” ujar Soriano.

Manchester City juga menyatakan, akan mengambil langkah hukum yang dianggap diperlukan untuk melindungi kepentingan klub.

Selain itu, klub akan menuntut kompensasi apabila ada pihak yang dinilai telah merugikan.

Sementara itu, sanksi terhadap Manchester City belum menjadi tahap akhir dalam perkara ini.

Jika putusan bersalah bertahan setelah proses banding, aturan Premier League menyediakan berbagai kemungkinan hukuman. Mulai dari denda, pengurangan poin hingga sanksi yang lebih berat.

Untuk saat ini, perhatian utama tertuju pada langkah banding Manchester City dan proses lanjutan yang akan menentukan konsekuensi akhir dari putusan Komisi Independen tersebut.***