22.4 C
Indonesia
Jumat, September 17, 2021
spot_img

Dibantu Baznas Sumedang, Mak Enah yang Jadi Tulang Punggung Keluarga Semringah

SUMEDANG, ruber.id – Baznas Sumedang menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga kurang mampu di Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Jumat (28/8/2020).

Bantuan kepada Mak Enah, 70, warga Dusun Baru RT 01/07 Desa Cipanas, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang ini diserahkan Baznas Sumedang bersama tim Sumedang Simpati Quick Respone (SSQR).

Mak Enak merupakan tulang punggung keluarga yang harus menghidupi 7 orang cucu dan seorang anak angkat, sejak suaminya Eman, 80, jatuh sakit, beberapa tahun lalu.

“Suami saya sakit dan hanya bisa melakukan aktivitas di atas tempat tidur. Maka dari itu, saya yang mengantikan peran suami saya sebagai kepala keluarga,” ucap Enah.

BACA JUGA:  Seorang Praja Putri IPDN Jatinangor Dirujuk ke RSHS Bandung Setelah Jalani Rapid Test

Enah dan keluarganya tinggal di sebuah rumah berbahan bambu dan bilik, berukuran 2.5×4 meter persegi.

BACA JUGA:  Seorang Praja Putri IPDN Jatinangor Dirujuk ke RSHS Bandung Setelah Jalani Rapid Test

Bangunan rumahnya pun terlihat sudah lapuk dimakan usia.

“Karena dinding sudah bolong jadi setiap malam kami selalu kedinginan, bahkan jika turun hujan selalu bocor,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari, Enah berjualan daun pisang di pasar.

“Untuk penghasilan yang didapat dari berjualan daun pisang, biasanya Rp15.000-Rp20.000 per harinya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Sumedang Ayi Subhan Hafas mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk membantu meringankan beban Mak Enah.

“Semoga dengan bantuan sembako yang kami berikan bisa bermanfaat dan membantu meringankan beban Mak Enah,” katanya.

BACA JUGA:  Wabup Sumedang: Geothermal Gunung Tampomas Jadi Tanggung Jawab Pemerintah

Rumah Mak Enak Akan Direhab
Ayi menambahkan, selain bantuan sembako, Baznas Sumedang berencana memberikan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), untuk memperbaiki rumah Mak Enah.

BACA JUGA:  Warsih, Nenek asal Buahdua Hilang Tak Kunjung Kembali

“Kondisi rumahnya sudah banyak yang bolong, apalagi jika malam hari keluarganya merasakan kedinginan. Maka itu, secepatnya akan kami bantu melalui program RTLH,” ucapnya. (R021/Arief Taufik)

BACA JUGA: Tenaga Medis Positif Covid-19 Nambah Lagi 1, Kasus di Sumedang Tembus 90 Orang

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles