Monday, 6 Apr 2020

Demokrasi Jelang Pilkada 2020 di Mata Masyarakat Pangandaran

Baca Juga

Preview Sampdoria vs Inter Milan: Tanpa Lukaku, Maksimalkan Alexis Sanchez

Preview Sampdoria vs Inter Milan: Tanpa Lukaku, Maksimalkan Alexis Sanchez ruberSPORT, ruber.id -- Setelah memenangi lima laga beruntun di Liga Italia Serie A, langkah Inter...

Bawaslu Tuding KPU Pangandaran Tidak Transparan soal Data DPTb

PANGANDARAN, ruber -- Bawaslu Pangandaran menuding KPU Pangandaran tidak transparan terkait Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang diplenokan pada Ahad (17/2/2019) kemarin. BACA JUGA: Calon Anggota...

Warga Garut Senang, Besaran BPNT Naik, Ini Nominal Kenaikkannya

Warga Garut Senang, Besaran BPNT Naik, Ini Nominal Kenaikkannya GARUT, ruber.id -- Warga Kabupaten Garut, Jawa Barat senang. Penyebabnya, besaran saldo Bantuan Pangan Nontunai (BPNT)...

Sidang Gugatan Jabatan Sekda Kota Bandung, Benny Bachtiar Bawa Surat Keputusan Kemendagri

KOTA BANDUNG, ruber -- Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Cimahi Benny Bachtiar kembali datangi gedung Pengadilan Tata Usaha Negara di Jalan Diponegoro...

PANGANDARAN, ruber.id – Kontestasi Pilkada 2020 di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menjadi perhatian berbagai kalangan.

Salah satu mantan aktivis 1990-an Darso, 55, mengatakan, keran demokrasi jelang Pilkada 2020 di Pangandaran harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

“Ada nuansa yang berbeda dari tiap momentum pemilihan umum di Indonesia.”

“Masyarakat, kadang terbawa arus pragmatis, dampak dari perilaku oknum yang tidak bertanggungjawab dan mencederai demokrasi,” kata Darso kepada ruber.id, Rabu (6/2/2020) malam.

Darso menyebutkan, ia pernah menerima sebuah ajaran yang mengatakan bahwa partai politik merupakan alat perjuangan bangsa.

Dari ajaran ini pula, Darso tertarik untuk menjadi salah satu kader partai politik.

Akan tetapi, kata Darso, perjuangan selama berkiprah di partai politik mengalami pasang surut.

“Saya pertama kali menjadi pemilih pada tahun 1987 dan menjadi simpatisan salah satu partai politik pada tahun 1982,” ucapnya.

Darso menjelaskan, di masa orde baru, kebebasan berpolitik sangat dibatasi dan hak demokrasi dibungkam.

Bahkan, kata Darso, di masa orde baru itu, penguasa bisa dengan mudah memecah belah partai politik.

Sehingga, kata Darso, banyak melahirkan praktisi politik yang tidak memiliki integritas.

“Saya soroti kelemahan dalam demokrasi hari ini yakni, lemahnya pendidikan politik dan pendidikan demokrasi di tengah warga,” jelas Darso.

Jadi, kata Darso, saat ini banyak partai politik, tetapi pendidikan politik dan pendidikan demokrasi ke warga masih lemah.

“Lemahnya pendidikan demokrasi ke masyarakat berdampak pada lunturnya ideologi dan idealisme. Sehingga, ajaran politik cenderung pragmatis,” ucap Darso.

Namun, kata Darso, ia masih memiliki harapan dan keyakinan bahwa tatanan demokrasi saat ini akan dapat diperbaiki.

Hal ini, lanjut Darso, jika melihat figur calon pemimpin di tiap momentum pemilihan umum.

“Apabila ideologi yang diajarkan di partai politik sudah mulai luntur, maka pola pikir masyarakat akan bergeser pada pilihan sosok figur,” terangnya.

Darso berharap, jelang Pilkada Pangandaran 2020, warga dapat menjadi bagian penuh, dalam pelaksanaan demokrasi secara objektif.

“Dengan pelaksanaan demokrasi yang benar ini pula, maka akan meciptakan hasil yang baik,” ujar Darso. (R001/Syam)

Baca berita lainnya: Cita-cita Belum Terwujud, Ketua Presidium Pemekaran Pangandaran Siap Bertarung di Pilkada 2020

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Elite Pro Academy, Asa PSSI Lahirkan Generasi Emas Sepakbola Indonesia

SPORT, ruber.id - Elite Pro Academy yang diprogramkan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bertujuan untuk melahirkan generasi emas sepakbola Indonesia.

Kapten Persib: Penghentian Liga Indonesia Tahun Ini Lebih Berat dari 2015

SPORT, ruber.id - Kapten tim Persib Bandung Supardi Nasir menilai penghentian kompetisi tahun ini lebih berat dibanding tahun 2015.

Sudah 23.000 Perantau Mudik ke Garut, Bupati: yang dari Jakarta Please Jangan Mudik Dulu

GARUT, ruber.id - Bupati Garut Rudy Gunawan meminta perantau dari Jakarta dan wilayah zona merah COVID-19 lainnya untuk tidak mudik dulu.

Cegah Corona, Forkopimda Banyuresmi Garut Jaga Ketat Wilayah Perbatasan

GARUT, ruber.id - Cegah virus corona, Forkopimda Kecamatan Banyuresmi, Garut, Jawa Barat memperketat mobilitas warga. Penjagaan ketat dilakukan di...

Kakek Kamsiah Belum Ditemukan, Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Cimanuk Dilanjut Besok

INDRAMAYU, ruber.id - Pencarian Kamsiah, 72, kakek yang tenggelam di Sungai Cimanuk, Indramayu akan dilanjutkan esok hari. Hingga hari...