Demi Layang-layang, Bocah Kelas 4 SD Ini Kehilangan Nyawa

TASIK KOTA, ruber.id — Demi sebuah layang-layang, seorang bocah kelas 4 SD yang beralamat di Kampung Rancamacan RT 003/001 Kelurahan Cipari Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya harus kehilangan nyawa, Senin (7/10/2019) sekitar jam 17.30 WIB.

Bocah yang diketahui bernama Bimo Sagara itu tersengat aliran listrik saat tengah mencoba mengambil layang-layang yang tersangkut di kabel.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun ruber.id, kejadian bermula saat korban tengah bermain bersama Farhan, teman korban di sekitar lingkungan rumahnya yang hanya berbeda RT.

BACA JUGA: Hari Ini, Tim SAR Gabungan Masih Mencari Korban Tenggelam di Muara Cipatujah Tasikmalaya

Saat tengah bermain, korban menemukan layang-layang yg tersangkut di kabel PLN. Selanjutnya korban menarik tali layang-layang yang ternyata diketahui terbuat dari kawat dan tiba-tiba korban tersengat aliran listrik.

Baca juga:  Videonya Viral, Warga Tasikmalaya Tabrakan Diri ke Kereta Api karena Alasan Ini

Melihat korban tersengat arus listrik, teman korban, Farhan memberitahukan peristiwa tersebut kepada warga setempat, yakni Amin dan Dona.

Tak menunggu lama, Farhan bersama Amin dan Dona menuju lokasi kejadian. Saat itu, korban sudah dalam keadaan terbaring dengan posisi tangan masih memegang tali kawat yang terhubung ke kabel listrik.

Kemudian, salah seorang warga memukul tangan korban dengan menggunakan bambu sehingga kawat tersebut terlepas dari tangannya.

Selanjutnya, korban tewas demi layang-layang ini pun dibawa ke Klinik Carmel Medica. Sayang, nyawa korban sudah tidak tertolong ketika tiba di klinik. Warga pun membawa korban yang bernama Bimo Sagara ini tersengat listrik pada saat mengambil layang-layang ini ke rumahnya.

Baca juga:  Kekeringan, Areal Pertanian di Tasikmalaya Terancam Gagal Panen

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). red

Foto: JENAZAH Bimo saat diantarkan ke rumahnya di Kampung Rancamacan, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. ist/ruber.id