Monday, 25 May 2020

Corona Merebak, PDAM Depok Kurangi Kegiatan di Lapangan

Baca Juga

Tugas Berat Menanti Kepala BNNK Ciamis Baru

CIAMIS, ruber -- Tugas berat menani Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis yang baru dilantik, Engkos Kosidin. Engkos resmi dilantik oleh BNNP Jawa Barat...

Kemenag Pangandaran Terima Sertifikat Hak Kepemilikan Tanah dari Pemkab

PANGANDARAN, ruber -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran menerima sertifikat hak kepemilikan atas tanah dari Pemkab Pangandaran, Kamis (21/2/2019). BACA JUGA: Tahun Ini, Pemkab...

[BREAKING NEWS] Gempa 4.7 Magnitudo Guncang Pangandaran

ruber -- Gempa magnitudo 4.7 guncang Kabupaten Pangandaran. BMKG merilis, pusat gempa berada di laut, 72 kilometer barat daya Pangandaran, pusat gempa ada di kedalaman...

Dua Pengedar Tembakau Gorila Ditangkap Polres Sumedang

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Dua pengedar narkotika jenis tembakau gorila diringkus Satresnarkoba Polres Sumedang, Jawa Barat. Kedua pelaku adalah...

DEPOK, ruber.id – PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Jawa Barat memutuskan untuk mengurangi kegiatan lapangan.

Kegiatan lapangan akan diganti dengan program Baca Meter Mandiri.

Langkah ini dilakukan seiring makin merebaknya virus corona atau COVID-19 di Indonesia, termasuk di Kota Depok.

“Kami sangat berharap peran serta dan kerjasama dengan pelanggan PDAM.”

“Khususnya, dalam hal pembacaan meter pelanggan secara mandiri agar dapat berjalan dengan baik,” kata Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok Imas Dyah Pitaloka kepada ruber.id, Rabu (1/4/2020).

Imas menjelaskan, program baca meter mandiri merupakan pencatatan angka meter air, atau pengambilan gambar/foto meter air yang dilakukan oleh pelanggan.

Dokumen data angka tersebut kemudian dikirimkan ke petugas PDAM Depok.

Pengiriman data angka meter ini tentunya harus disertai keterangan id pelanggan masing-masing.

“Batas waktu pengiriman datanya yaitu tanggal 1-20 tiap bulannya,” jelasnya.

Pelaksanaan Program Baca Meter Mandiri ini, kata Imas, akan dimulai pada bulan April 2020 ini, dan berlaku hingga adanya pemberitahuan lebih lanjut.

Imas menyebutkan, pembacaan meter mandiri ini, bertujuan untuk meminimalisasi penyebaran COVID-19.

“Petugas pembaca meter tidak perlu membaca langsung ke rumah-rumah, melainkan langsung mengolah data secara online,” ucapnya.

Imas menjelaskan, program Baca Meter Mandiri ini tentunya juga tidak akan terlaksana tanpa adanya kerjasama yang baik dengan pelanggan PDAM Kota Depok.

Maka dari itu, lanjut Imas, PDAM Tirta Asasta Kota Depok mengimbau bagi para pelanggan untuk mendukung program ini.

“Kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelanggan yang mau berpartisipasi,” tuturnya.

Imas menambahkan, PDAM Tirta Asasta Kota Depok akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan dan masyarakat Kota Depok.

“Dengan merebaknya COVID-19 ini, kami juga mengajak masyarakat untuk #stayathome #workfromhome agar tetap #stayhealthy,” ujarnya. (R007/Moris)

BACA JUGA: Sambut Hari Air Sedunia dan HUT Depok, PDAM Tirta Asasta Beri Diskon 50%

loading...

Komentar

Artikel Terbaru

Kasus Corona di Garut Terus Bertambah, Total 2585 ODP

GARUT, ruber.id - Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Jawa Barat merilis adanya tambahan 4 kasus baru ODP.

Korlesting Listrik, Ambulans di Tanjungsari Ludes Terbakar

TANJUNGSARI, ruber.id - Mobil ambulans yang sedang diperbaiki di Dusun Lanjung RT 01/06, Desa/Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang ludes terbakar.

Rumah Pensiunan asal Sumedang Utara Nyaris Ludes Terbakar

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Dapur rumah milik Wahyu, 74, di Dusun Kebon Kalapa RT 01/05, Rancamulya, Sumedang Utara, Sumedang ludes terbakar.

Hari Lebaran, Pangandaran Digoyang Gempa 5.1 Magnitudo

PANGANDARAN, ruber.id - Bertepatan dengan hari raya Idul fitri 1441 Hijriyah, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat kembali digoyang gempa, Minggu (24/5/2020).

Update Corona Kota Banjar: Sudah 2 Pekan Tak Ada Tambahan Kasus Positif

BANJAR, ruber.id - Kabar baik, sudah dua pekan tidak ada tambahan kasus positif corona baru di Kota Banjar, Jawa Barat.