Setiap Penjual Online Perlu Mengetahui Cara Menulis Deskripsi Produk yang Mendorong Penjualan

Jelajahi dan pelajari 6 kiat profesional untuk menulis deskripsi produk yang persuasif yang meningkatkan konversi dan penjualan. Foto: iStockPhoto

GADTECH, ruber.id – Anda telah menulis deskripsi produk yang bagus. Jelas, detail, dan terstruktur dengan baik. Namun, pembeli tetap pergi tanpa membeli.

Alasannya?

Karena meskipun produknya bagus dan harganya wajar, jika kata-kata Anda tidak tepat sasaran, Anda tidak akan pernah bisa memberikan dampak.

Percaya atau tidak, sebagian besar pembeli membuat keputusan sebelum mereka melihat label harga Anda.

Mereka membaca deskripsi Anda, dan dalam beberapa detik itu, mereka merasa cukup yakin untuk membeli atau tidak. Keputusan itu sepenuhnya bergantung pada isi deskripsi Anda.

Jadi, jika Anda ingin menulis deskripsi produk yang langsung menarik perhatian dan meyakinkan mereka untuk menekan tombol beli tanpa berpikir dua kali, maka panduan ini adalah tempat Anda harus memulai.

Jadi, teruslah membaca.

6 Tips Profesional untuk Menulis Deskripsi Produk yang Persuasif

Berikut beberapa tips yang akan menunjukkan kepada Anda cara menulis deskripsi yang tepat sasaran, membangun kepercayaan instan, dan mengubah keraguan menjadi pembelian.

Tips 1: Ketahui Untuk Siapa Anda Menulis

Strategi pemasaran Anda hanya akan berhasil jika Anda tahu persis siapa target audiens Anda.

Oleh karena itu, sebelum Anda mengetik satu kata pun, luangkan waktu terlebih dahulu dan pahami dengan jelas siapa yang sebenarnya Anda targetkan.

Misalnya, seorang penggemar olahraga berusia 25 tahun dan seorang berusia 55 tahun dengan nyeri sendi mungkin membeli suplemen yang sama.

Namun, satu-satunya perbedaan adalah kebutuhan mereka. Yang satu akan langsung melakukan pembelian jika Anda memberi tahu mereka bagaimana suplemen tersebut membantu mereka membangun otot lebih cepat. Sementara yang lain akan melanjutkan ke pembayaran setelah memastikan bahwa suplemen tersebut benar-benar dapat membantu mereka mengurangi peradangan dan bergerak lebih nyaman.

Jadi, kesimpulannya adalah apa yang ingin didengar audiens Anda sangat penting.

Oleh karena itu, sebelum menulis, bayangkan terlebih dahulu seseorang yang spesifik. Pahami kebutuhan, minat, masalah, pertanyaan, dan motivasi mereka. Kemudian tulis deskripsi yang berbicara langsung kepada situasi pembeli Anda.

Baca juga:  Livin by Bank mandiri, Ubah Konsep Perbankan via Inovasi Membahagiakan

Deskripsi tersebut harus terdengar personal dan tidak umum.

Tips 2: Utamakan Manfaat, Bukan Fitur

Sebagian besar penjual online berpikir bahwa hanya dengan mencantumkan fitur saja sudah cukup untuk menjual produk mereka.

Namun, jujur saja, ini jelas tidak benar.

Pengunjung tidak hanya perlu tahu terbuat dari apa suatu produk; mereka ingin memahami bagaimana produk tersebut paling sesuai dengan kebutuhan mereka sebelum membelinya.

Oleh karena itu, selain mencantumkan fitur, Anda juga harus menyoroti manfaat yang ditawarkan produk Anda.

Misalnya, alih-alih menulis, “botol stainless steel,” katakan “menjaga minuman Anda tetap dingin selama 24 jam.” Alih-alih menyebutkan “Bluetooth 5.0,” katakan “terhubung secara instan dan tetap terhubung dari jarak jauh.”

Periksa setiap baris deskripsi Anda. Jika memberikan informasi tetapi tidak menimbulkan keinginan, tulis ulang.

Pastikan untuk mengubah setiap fitur menjadi manfaat nyata yang benar-benar dibutuhkan pembeli Anda.

Tips 3: Tulislah untuk Pembaca Sekilas Terlebih Dahulu, Baru Kemudian Baca Sepenuhnya

Sebagian besar pembeli tidak membaca deskripsi Anda kata demi kata. Mereka hanya memindainya. Jadi, jika Anda ingin mendapatkan simpati mereka, Anda harus menyusun teks Anda agar sesuai untuk pembaca yang hanya memindai dengan cepat dan pembaca yang teliti.

Untuk itu, Anda dapat menggunakan format sederhana dan cepat ini:

  • Kalimat pembuka yang menarik — satu kalimat yang menyatakan manfaat utama.
  • Daftar poin — 3 hingga 5 poin singkat yang berfokus pada manfaat.
  • Paragraf pendek — detail tambahan untuk pembeli yang menginginkan lebih banyak informasi.
  • Kalimat penutup — sebuah dorongan untuk bertindak

Pembaca yang hanya melihat sekilas mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dalam hitungan detik. Pembaca yang teliti mendapatkan konteks lengkap. Keduanya pergi dengan keyakinan yang cukup untuk membeli.

Kiat 4: Atasi Keraguan Sebelum Terjadi

Saat berbelanja online, para pembeli memiliki banyak sekali keraguan yang terlintas di benak mereka.

Pertanyaan seperti “Apakah ini cocok?” “Apakah aman untuk kulit sensitif?” “Bagaimana jika pecah?”
Hal ini cukup umum, dan jujur saja, memang beralasan.

Baca juga:  IMEI Handphone, Kupas Tuntas Identitas Unik di Era Digital

Karena pengunjung tidak dapat memeriksa atau menyentuh produk secara fisik, adalah tugas Anda sebagai penjual untuk mengantisipasi semua kekhawatiran mereka dan menjawab semua pertanyaan dan keraguan mereka bahkan sebelum mereka bertanya.

Berikut cara melakukannya.

Jadi, pertama-tama, pikirkan alasan utama mengapa seseorang mungkin ragu-ragu, lalu bahas setiap alasan tersebut dalam deskripsi Anda.

  • Kekhawatiran soal ukuran → “ukurannya sesuai dengan ukuran standar berdasarkan 500+ ulasan.”
  • Kekhawatiran terkait kualitas → sebutkan kebijakan pengembalian atau garansi Anda
  • Masalah kompatibilitas → sebutkan secara tepat perangkat atau situasi mana yang kompatibel.

Sisipkan jaminan tersebut secara alami ke dalam tulisan Anda. Hilangkan keraguan, dan Anda menghilangkan hambatan untuk membeli.

Tips 5: Jaga Agar Konten Anda Selalu Terbarui di Setiap Daftar

Jujur saja, jika Anda menjual banyak produk di toko Anda, atau memiliki banyak toko di berbagai platform, maka seiring waktu, deskripsi produk Anda akan terdengar berulang dan generik.

Alasannya?

Rupanya, Anda menulis tentang hal yang sama, dan setelah maksimal 20 kali percobaan, Anda tidak lagi memiliki hal baru untuk dikatakan. Anda menggunakan kembali frasa, menyalin dan menempel, dan sedikit mengubahnya.

Konsekuensinya?

Pendekatan ini hanya menghasilkan daftar produk yang usang dan konten duplikat yang secara diam-diam merusak peringkat SEO Anda.

Tetapi jika kita melihatnya dari perspektif penulis, maka membuat deskripsi yang sepenuhnya orisinal, menarik, dan memikat setiap saat hampir tidak mungkin. Terutama jika Anda mengelola semuanya secara manual.

Jadi di sini, Anda dapat meminta bantuan dari alat parafrase AI.

Alat ini akan membantu Anda memparafrasekan konten apa pun dan memberikan frasa alternatif sambil tetap mempertahankan makna intinya.

Dengan menggunakan alat seperti ini, Anda dapat dengan mudah menulis deskripsi dan kemudian menyusun ulang deskripsi tersebut sebanyak yang Anda inginkan untuk memastikan setiap produk Anda mencerminkan gaya yang segar dan unik.

Ini bukan pengganti penulisan. Ini adalah editor cepat yang menjaga katalog Anda tetap segar dalam skala besar, tanpa membuat Anda kelelahan.

Baca juga:  Aplikasi Halodoc, Berobat dan Pesan Obat Tak Harus ke Klinik

Tips 6: Akhiri dengan Dorongan Lembut Menuju Tindakan

Sebagian besar deskripsi yang gagal memiliki pola; mereka mencantumkan fitur dan manfaat dengan sempurna, lalu tidak ada apa-apa, mereka hanya berhenti begitu saja.

Percayalah, itu adalah kesalahan terbodoh yang bisa Anda lakukan sebagai penjual jika Anda benar-benar ingin menarik pelanggan.

Ingat, pembeli tidak hanya membutuhkan informasi; sebenarnya, mereka juga mencari arahan, dan jika mereka tidak dapat menemukannya dalam tulisan Anda, mereka akan mencari iklan lain yang memberi tahu mereka persis apa yang harus mereka lakukan.

Jadi, yang harus Anda lakukan di sini adalah memastikan deskripsi Anda diakhiri dengan kalimat yang mendorong pembeli untuk melanjutkan.

Nah, tentu saja tidak harus memaksa atau agresif, cukup sesuatu yang jelas dan lugas.

Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan frasa seperti:

  • “Pesan hari ini dan dapatkan sebelum akhir pekan.”
  • “Bergabunglah dengan 3.000+ pelanggan yang puas — tambahkan ke keranjang sekarang.”
  • “Stok terbatas. Segera dapatkan sebelum kehabisan.”
  • “Cobalah tanpa risiko dengan garansi pengembalian 30 hari kami.”

Kesimpulan

Menulis deskripsi produk bukanlah latihan kreatif; ini adalah alat konversi. Setiap kata yang Anda tulis di halaman itu akan membangun kepercayaan atau justru kehilangan penjualan.

Pembeli saat ini lebih cerdas, lebih cepat, dan jauh kurang sabar daripada sebelumnya. Mereka tidak akan menunggu Anda sampai pada intinya.

Penjual yang menang bukanlah selalu mereka yang memiliki produk terbaik. Mereka adalah mereka yang berkomunikasi dengan paling jelas, paling cepat, dan paling jujur.

Jadi, berhentilah mendeskripsikan produk Anda. Mulailah menjual hasilnya. Bicaralah kepada satu orang, selesaikan satu masalah, dan hilangkan satu keraguan pada satu waktu.

Itulah yang membedakan listing yang tidak terjual dari listing yang menghasilkan penjualan. Deskripsi Anda seringkali merupakan hal terakhir yang dibaca pembeli sebelum mereka memutuskan. Manfaatkanlah sebaik-baiknya. ***