Cara Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik dan Pentingnya Memahami Polisnya

Cara Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik dan Pentingnya Memahami Polisnya
Foto istimewa.

BERITA TIPS, ruber.idAsuransi kesehatan dianggap mahal dan menguras pengeluaran bulanan. Padahal, ada banyak alasan pentingnya asuransi kesehatan untuk kamu miliki.

Memiliki asuransi kesehatan justru akan membuat kamu berhemat, kamu tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk biaya pengobatan di kemudian hari.

Sebab, perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi serta uang pertanggungan jika kamu mengalami sakit dan harus dirawat.

Meski memberikan beragam keuntungan, banyaknya perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi kesehatan membuat bingung sebagian orang harus memilih yang mana.

Apalagi tiap perusahaan menawarkan jenis pertanggungan dan pengecualian yang berbeda-beda pada masing-masing polis asuransi.

Mengenal Polis Asuransi

Polis asuransi merupakan surat kontrak atau surat kesepakatan antara pemegang polis (calon nasabah). Dan perusahaan asuransi tentang perjanjian pengalihan risiko, syarat-syarat, serta komitmen kedua belah pihak.

Bukti tertulis ini yang akan dijadikan pedoman saat kamu ingin mendapatkan hak sebagai nasabah asuransi.

Sebaliknya, polis juga memberikan perlindungan kepada perusahaan asuransi jika kamu menuntut hak di luar kontrak perjanjian yang telah disepakati.

Begitu juga sebaliknya, pada saat kamu meminta klaim atas penyakit yang gak termasuk dalam perjanjian. Maka, perusahaan tidak wajib memberi ganti rugi. Sebab, dalam kontrak gak disebutkan penyakit tersebut.

Dengan memahami fungsi polis asuransi, kita bisa mendapatkan banyak pengetahuan tentang produk asuransi yang kita beli dan semua benefit yang kita peroleh.

Dalam polis asuransi, kamu akan menemukan banyak istilah asuransi yang sering kali membuat bingung apa artinya. Kamu bisa meminta penjelasan dengan agen terkait supaya tahu apa yang menjadi semua hak dan kewajibanmu.

Hal-Hal yang Diatur dalam Polis Asuransi

Ada beberapa hal yang diatur dalam polis, di antaranya sebagai berikut.

  1. Hak pelajari polis

Perusahaan asuransi bakal memberikan kamu waktu buat mempelajari polis, yaitu 14 hari sejak tanggal terbitnya. Manfaatkan masa ini untuk benar-benar memahami syarat dan ketentuan.

Data pemegang polis dan tertanggung
Kamu harus memastikan bahwa data yang tercantum benar dan sesuai dengan dokumen resmimu. Kalau sampai salah, bisa-bisa nanti ada masalah saat mengajukan klaim.

Baca juga:  Jika Gagal Panen, Asuransi Tanaman Padi sebagai Jaminan
  1. Manfaat Asuransi

Manfaat asuransi biasanya terdiri dari:

  • Uang pertanggungan yang bakal kamu terima.
  • Masa pertanggungan, yaitu sampai kapan asuransi bakal melindungi tertanggung.
  • Jatah kamar dan limit klaim untuk tertanggung asuransi kesehatan.
  • Manfaat asuransi tambahan.
  • Cara mengajukan klaim.
  1. Pengecualian

Pengecualian adalah hal yang bisa menyebabkan klaim tertanggung ditolak. Ketentuan ini tentunya berbeda pada berbagai jenis polis asuransi.

Umumnya, penyebab kerugian yang disebabkan oleh diri sendiri dan bencana alam yang masuk ke dalam kategori ini.

  1. Ketentuan premi asuransi

Ketentuan premi berisikan rincian premi yang harus kamu bayar untuk mendapatkan manfaat dalam polis.

  1. Potongan Biaya

Biaya ini akan mengurangi manfaat yang kamu terima. Jadi, uang premi asuransi kamu akan dipotong untuk membayar biaya-biaya tersebut.

Ringkasnya nilai premi sangat dipengaruhi oleh beberapa poin berikut.

  • Jenis pertanggungan asuransi yang dipilih.
  • Jumlah uang pertanggungan yang akan diterima.
  • Perkiraan klaim yang akan diajukan.
  • Area tempat tinggal atau tempat kerja tertanggung.
  • Kondisi awal tertanggung atau objek tertanggung.
  • Jumlah persaingan yang dihadapi oleh perusahaan asuransi.

Itulah sebabnya, perusahaan asuransi memberikan beberapa paket kemudahan.

Untuk premi yang cukup tinggi diberikan fleksibilitas, dalam pembayaran premi dengan cara dicicil atau dibayar secara berjangka.

Kemudian, untuk premi yang lebih rendah atau asuransi mikro biasanya dibayarkan sekaligus dalam satu tahun.

Harga premi bisa naik setelah masa perlindungan selesai. Disesuaikan dengan inflasi dan risiko proteksi kerugian finansial yang semakin meningkat setiap tahunnya.

Tips Memilih Asuransi Kesehatan yang Bagus

Kesehatan menjadi salah satu hal berharga yang harus dijaga. Selain, meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit, kamu juga butuh perlindungan ekstra agar dapat menikmati hidup dengan tenang dan nyaman.

Salah satunya adalah dengan mempersiapkan asuransi kesehatan. Namun, dalam pemilihan asuransi ini, sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan atau asal pilih saja.

Agar tidak asal pilih, kamu bisa mengikuti beberapa cara memilih asuransi kesehatan yang bagus berikut ini.

Baca juga:  Aplikasi Renda untuk Baju yang Robek hingga Terkena Noda Luntur
  1. Lakukan riset

Sebelum membeli asuransi kesehatan, kamu harus melakukan riset terlebih dahulu terhadap perusahaan asuransi tersebut.

Pastikan perusahaan yang menyediakan asuransi ini sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Kemudian, cek bagaimana proses klaim asuransinya, apakah mudah dan cepat. Berapa jumlah nasabah yang menggunakan produk mereka.

Perusahaan asuransi terbaik biasanya memiliki jumlah nasabah yang melimpah.

Hal ini mengindikasikan kalau perusahaan asuransi tersebut terpercaya serta memiliki pelayanan yang bagus sehingga nasabah merasa senang dan puas menggunakan produk mereka.

Selain itu, kamu juga harus mencermati setiap produk yang ditawarkan dan bandingkan dengan perusahaan asuransi lainnya.

  1. Pelajari dengan Baik Polis Asuransi Kesehatan

Polis asuransi adalah sebuah bukti perjanjian tertulis atau kontrak kerjasama tertulis, antara perusahaan asuransi (penanggung). Dengan nasabah pengguna layanan asuransi (tertanggung) yang di dalamnya memuat syarat umum polis, hak dan kewajiban penyedia asuransi, pengecualian proteksi, pembatalan polis, dan sebagainya.

Baik asuransi kesehatan, asuransi jiwa, maupun asuransi kerugian, kontrak kerja sama ini disebut dengan polis asuransi.

Ketika hendak membeli asuransi kesehatan ataupun asuransi lainnya, pastikan kamu sudah mempelajari dengan baik isi polisnya.

Sebab, polis yang sudah ditandatangani berarti semua proses pembayaran premi, klaim asuransi, dan proses lainnya akan berjalan mutlak sesuai dengan yang tertera di dalam polis.

  1. Pilih Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan Bayar

Cari tahu jenis asuransi seperti apa yang kamu butuhkan. Apakah kamu butuh asuransi kesehatan yang dapat memberikan manfaat lengkap. Mulai dari rawat inap, rawat jalan, menanggung risiko penyakit kritis, dan sebagainya.

Dengan mengetahui jenis asuransi kesehatan yang dibutuhkan, akan memudahkan kamu saat memilih asuransi kesehatan nantinya.

Selain itu, kamu juga sebaiknya memilih asuransi dengan besaran premi yang sesuai dengan kemampuan keuanganmu.

Memilih asuransi dengan besaran premi diluar kemampuan keuangan hanya akan menyulitkan kamu saat proses pembayaran premi nanti.

  1. Memiliki Rumah Sakit Rekanan yang Luas
Baca juga:  Terlihat Sepele, Sakit Pinggang Sebelah Kiri Bisa Menandakan Penyakit Serius

Ketika memilih asuransi kesehatan, cari tahu juga apakah perusahaan asuransi tersebut memiliki rumah sakit rekanan yang luas.

Jangan sampai memilih asuransi kesehatan yang menawarkan perlindungan terhadap berbagai penyakit, tapi asuransi tersebut hanya diterima di beberapa rumah sakit saja.

Jadi, pastikan rumah sakit rekanan asuransi tersebut tersebar luas di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk wilayah domisili kamu saat ini. Dengan begitu, kamu bisa menggunakan asuransi kesehatan ini dengan mudah.

  1. Proses Klaim yang Mudah

Selain memastikan kalau perusahaan asuransi memiliki rumah sakit rekanan yang luas, memastikan proses klaim yang mudah juga harus kamu pertimbangkan saat memilih asuransi kesehatan.

Proses klaim yang sulit, lambat, dan tidak jelas hanya akan mempersulit kamu saat ingin merasakan manfaat yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan.

  1. Lebih baik pilih pertanggungan asuransi kesehatan murni

Jika sudah memiliki investasi, akan lebih baik jika memilih asuransi kesehatan murni saja. Dengan begitu, kamu bisa merasakan manfaat asuransi kesehatan secara maksimal.

Hal ini tentu berbeda ketika kamu memilih asuransi unit link di mana premi yang kamu bayarkan akan dibagi menjadi 60 persen untuk investasi. Dan 40 persen untuk asuransi kesehatan sehingga kamu tidak bisa 100 persen merasakan manfaat investasi maupun asuransi.

  1. Kebijakan Double Claim

Double claim adalah fasilitas yang memungkinkan kamu sebagai nasabah untuk mengajukan klaim ke dua perusahaan asuransi yang berbeda apabila asuransi kesehatan pertama tidak mencukupi.

Sebagai contoh, kamu punya dua asuransi, kemudian harus dirawat inap selama dua hari dengan biaya Rp500.000.

Sementara itu, asuransi pertama hanya memberikan uang pertanggungan sebesar Rp300.000 per harinya.

Nah, untuk menutupi kekurangan Rp200.000 tersebut, kamu mengajukan double claim di perusahaan asuransi kedua sehingga kamu tidak perlu membayar uang yang kurang tersebut.

Fasilitas double claim ini akan sangat membantu kamu ketika menghadapi situasi seperti ini. Jadi, carilah perusahaan asuransi yang memiliki kebijakan double claim serta pahami syarat dan cara klaimnya.

Editor: R003