SPORTS, ruber.id – Kekalahan mengejutkan dialami Arsenal saat menjamu Bournemouth di Emirates Stadium, Sabtu (11/4/2026) malam WIB.
Pada matchday 32 English Premier League (EPL) tersebut, The Gunners harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2 dalam laga yang berlangsung sengit.
Bournemouth tampil efektif sejak awal laga, dengan gol pembuka dicetak oleh Eli Junior Kroupi pada menit ke-17.
Arsenal, sempat menyamakan kedudukan lewat penalti yang dieksekusi Viktor Gyökeres di menit ke-35.
Namun, tim tamu kembali unggul di babak kedua melalui gol Alex Scott pada menit ke-74.
Skor 2-1 untuk kemenangan Bournemouth pun, bertahan hingga wasit meniup peluit akhir.
Usai laga, Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengaku kecewa berat dengan performa timnya kala menjamu Bournemouth.
Arteta menilai, anak asuhnya melakukan kesalahan mendasar yang berujung pada kekalahan.
“Ada hal-hal yang sangat mendasar yang kami lakukan dengan sangat buruk hari ini. Ini seperti tamparan keras di wajah,” ujar Arteta dikutip dari akun X jurnalis Fabrizio Romano.
Arteta menegaskan, pentingnya respons cepat dari timnya setelah rangkaian hasil negatif ini.
“Sekarang yang terpenting adalah bagaimana kami bereaksi. Ini harus terasa menyakitkan, kami harus menerimanya dan bangkit. Tidak ada ruang abu-abu, kami harus berdiri dan melawan,” tegasnya.
Arteta, turut memberikan kredit kepada Bournemouth yang dinilainya tampil solid.
Ia menyebutkan, hasil ini tidak lepas dari konsistensi lawan yang kini telah menjalani 11 pertandingan tanpa kekalahan.
Posisi Arsenal di Puncak EPL Makin Tak Aman!
Kekalahan ini, membuat posisi Arsenal di puncak klasemen semakin terancam.
Dari 32 pertandingan, Arsenal telah mengoleksi 70 poin.
Sementara itu, Manchester City yang berada di posisi kedua telah mengumpulkan 61 poin dari 30 laga.
Jika Man City menang di dua laga yang belum mereka mainkan, maka jarak poin antara Man City di posisi 2, dengan Arsenal hanya tinggal 3 poin.
Hal itu, membuka peluang besar bagi Man City untuk merebut posisi teratas dalam waktu dekat.
Jika tidak segera bangkit, Arsenal kembali terancam kehilangan gelar EPL, menjelang akhir musim kompetisi 2025/2026 ini, seperti yang terjadi dalam beberapa musim terakhir. ***







