22.4 C
Indonesia
Sabtu, Oktober 16, 2021
BJB KPRBJB KPRBJB KPR

Bisnis Cetak Foto Polaroid ala Warga Sumedang Ini Banyak Diminati

SUMEDANG, ruber.id – Siapa sangka bisnis editing cetak foto polaroid mampu menghasilkan keuntungan yang menjanjikan.

Adalah Lestya Bela, warga asal Dusun/Desa Bojongloa, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang yang merintis bisnis ini.

Bela mengaku, mulanya hanya iseng menggeluti bisnis ini. Namun setelah ditekuni, ternyata mampu memberikan keuntungan menjanjikan.

Bela menuturkan, cetak foto polaroid berbeda dengan foto pada umumnya, menjadikan cetak foto polaroid banyak digandrungi warga Sumedang. Dan ini menjadi peluang bisnis menjanjikan.

“Harus pakai aplikasi untuk ngeditnya. Kalau saya pakai corel, ditambah aplikasi dari handphone,” ujar Lestya kepada ruber, Sabtu (19/1/2019).

Walaupun disibukkan dengan aktivitasnya bekerja, namun tidak mengurungkan niatnya untuk berbisnis cetak foto polaroid.

Karena, kata Bela, bisnis cetak foto polaroid mempunyai peluang yang besar di Sumedang.

“Bisnis ini ngalir saja. Karena terpikirkan di rumah punya sesuatu yang bisa dijadikan usaha, kenapa tidak,” akunya.

Bela mengaku, usaha yang dilakukannya seorang diri ini, tiap bulannya selalu banjir orderan. Di mana pesanan yang masuk mencapai ratusan cetak foto polaroid.

“Bisnis cetak foto polaroid ini masih dibilang baru. Di Sumedang masih belum banyak bisnis seperti ini,” ungkapnya.

Awal mulanya, kata Bela, dia menawarkan cetak foto polaroid ini kepada teman kerja, teman sekolah, hingga tetangga. Namun saat ini, pelanggannya dari berbagai daerah.

Selain menggunakan barang yang tersedia di rumahnya seperti printer dan laptop, Bela mengaku sebelum memulai bisnisnya tersebut, dia belajar mengedit dan belajar tutorial mencetak foto polaroid dari video youtube yang dilihatnya.

“Belajar dari youtube, iseng-iseng coba, dan berhasil,” akunya.

Namun menurutnya, usaha cetak foto polaroid ini gampang-gampang susah, karena berbagai permintaan dari pelanggan.

“Foto dari pelanggan biasanya ada yang nge-blur. Yang susahnya, harus ngedit foto yang blur menjadi jelas,” ungkapnya.

Bela menuturkan, selain memperbanyak promosi baik promosi langsung ataupun melalui akun media sosial seperti Facebookbpribadinya, etika terhadap pelanggan juga harus diperhatikan.

“Harus banyak promosi, yang paling penting dalam berbisnis itu harus tetap ramah terhadap pelanggan, karena pelanggan itu macam-macam keinginannya.”

“Menjalankan bisnis apapun harus dengan niat baik, jangan mudah menyerah, dan jangan takut rugi,”
tambahnya. riany/mg

BACA JUGA:  Kasus Pengaturan Skor Persikasi vs Perses Sumedang, Tinggal Menunggu Jadwal Sidang

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles