Sunday, 5 Apr 2020

Beli Emas Curian, Polisi Amankan Lima Penadah di Garut

Baca Juga

Penyebab Gudang Plastik Dollar Terbakar Diduga Korsleting Listrik, Berikut Fakta-faktanya

TASIK KOTA, ruber -- Kebakaran gudang plastik Dollar, Jalan ABR Nomor 55 RT 02 RW 01 Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya diduga akibat...

Pasar Banjarsari Ciamis Mirip Kolam Ikan, Ini Kata Pengamat

CIAMIS, ruber -- Intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir di Kabupaten Ciamis mengakibatkan ruas jalan di Pasar Banjarsari Kecamatan Banjarsari tergenang. Kondisi ini,...

Korsleting Listrik, Rumah Permanen Warga Ciamis Ludes Terbakar

CIHAURBEUTI, ruber.id - Diduga korsleting listrik, rumah milik Wawan, 40, di Dusun Kendal RT 03/02, Desa Sukahaji, Kecamatan Cihaurbeuti, Ciamis, Jawa Barat...

Tak Ada Investor yang Tertarik, Realisasi KEK Jatigede Masih Suram

SUMEDANG, ruber -- Usulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Jatigede hingga kini masih belum jelas realisasinya. BACA JUGA: KEK Pangandaran Terganjal Administrasi, Ini Kata Ridwan Kamil Bahkan,...

TAROGONG KIDUL, ruber.id – Polsek Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat menangkap lima penadah emas hasil curian, Kamis (20/2/2020).

Panit Reskrim Polsek Tarogong Kidul, Ipda Wahyono Aji mengungkapkan, penangkapan kelima calo ini merupakan pengembangan atas kasus pencurian dengan pemberatan.

“Mereka, diduga merupakan pelaku pertolongan jahat atau penadahnya,” ujarnya kepada ruber.id, Kamis.

Aji menjelaskan kelima penadah yakni MH, 62; IB, 35; SU, 49; DR, 49; dan MS, 46.

Kelima penadah ini, kata Aji, diketahui setelah Polsek mengajak pelaku pencurian ke lokasi di mana pelaku menjual emas hasil curiannya.

Kelima orang yang ditangkap ini, kata Aji, mengakui telah membeli emas dari pelaku pencurin tersebut.

Alasannya, mereka mau membeli karena tersangka mengaku bahwa emas yang dijual merupakan warisan orangtuanya.

Meski begitu, lanjut Aji, tindakan kelimanya tidak bisa dibenarkan.

Sebab, kata Aji, membeli emas tanpa dilengkapi surat, harusnya dicurigai sebagai hasil curian.

“Karena patut diduga barang yang dijual hasil curian. Jadi seharusnya jangan asal beli gitu saja,” jelasnya.

Apalagi, kata Aji, harganya jauh di bawah harga rata-rata pasar.

Emas-emas ini, oleh kelima penadah ini kemudian dijual ke bandar.

“Kami terus kembangkan kasus ini. Kami akan kejar bandarnya.”

“Jika barangnya sudah dijual oleh bandar itu ke toko lainnya, akan kami kejar juga,” ungkapnya.

Aji menambahkan, kelima penadah dijerat Pasal 480 KUHP tentang Pertolongan Jahat (Penadah).

“Ancaman hukumannya kurungan 4 tahun penjara,” ujarnya. (R011/Fey)

Baca berita lainnya: Astagfirullah, Kakek Renta di Garut Cabuli Pelajar Sekolah Dasar

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Garut Positif Corona Jadi Dua, Pasien Pernah Kontak Langsung dengan 110 Orang

GARUT, ruber.id - Warga Garut, Jawa Barat positif terjangkit COVID-19 tambah satu. Jadi total warga Garut positif corona menjadi dua.

ODR di Sumedang Tembus 18.303, Positif Rapid Test COVID-19 Jadi 14 Orang

SUMEDANG, ruber.id - Hanya ada satu warga Sumedang, Jawa Barat yang terinfeksi virus corona hingga Sabtu (4/4/2020). Selain itu,...

Hasil Rapid Test 3 Praja Putri IPDN Positif Imunitas Lemah, Senin Dites Swab

JATINANGOR, ruber.id - Setelah hari kemarin, hasil rapid test COVID-19 untuk praja putri IPDN Jatinangor imunitas positif lemah, dua praja putri lainnya...

Peresmian RSUD Pandega Pangandaran via Teleconference

PANGANDARAN, ruber.id - Melalui teleconference, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmikan Gedung RSUD Pandega milik Pemkab Pangandaran, Sabtu (4/4/2020).

Perbatasan Sumedang Bandung di Jatinangor Dijaga Ketat Aparat Gabungan

JATINANGOR, ruber.id - Wilayah perbatasan Bandung - Sumedang di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang dijaga ketat aparat gabungan. Jumat (3/4/2020)...