Batuk dan Sesak Napas tapi Negatif Covid-19, Waspada Kanker Paru

Batuk dan Sesak Napas tapi Negatif Covid-19, Waspada Kanker Paru
Foto ilustrasi from Pexels

BERITA TIPS, ruber.id Salah satu gejala Covid-19 yang umum dialami penderita adalah batuk dan sesak napas.

Oleh karena itu, ketika seseorang mengalami gejala tersebut, maka disarankan untuk melakukan swab antigen dan PCR.

Namun, jika hasilnya negatif tapi Anda masih juga merasakan gejala batuk dan sesak napas sebaiknya waspada penyakit lain yang juga mengancam nyawa.

Terlebih bagi Anda yang memiliki riwayat merokok. Karena, gejala itu bisa menandakan adanya kanker paru.

Dokter Spesialis Paru dari Mayapada Hospital Surabaya dr. Bambang Susilo Simon, SpP, FCCP, FAPSR, FISR, menyebutkan, baru-baru ini kedatangan pasien lansia wanita usia 70 tahun.

“Pasien tersebut datang dengan keluhan batuk dan sesak nafas yang tak kunjung membaik tanpa riwayat merokok. Pasien segera dilakukan pemeriksaan rontgen paru dan CT Scan paru dengan kontras,” kata dia seperti dilansir dari Antara.

Baca juga:  Purna Praja IPDN Jatinangor Sumbang Rp50 Juta, Akan Disalurkan untuk Warga Terdampak Corona

“Ditemukan tumor pada paru sebelah kanan serta cairan di rongga selaput pembungkus paru di area tersebut,” kata dr. Bambang.

Dokter Bambang kemudian melakukan tindakan pengambilan cairan tersebut dan dilakukan tindakan bronkoskopi (biopsi paru) untuk memastikan status tumor paru tersebut apakah berbahaya atau tidaknya.

Bronkoskopi adalah prosedur yang dilakukan untuk melihat ke dalam organ saluran nafas/bronchus di dalam paru-paru dengan memasukkan alat serupa selang fleksibel dengan lampu dan kamera di ujungnya.

Bronkoskopi digunakan untuk mendapatkan sampel lendir atau jaringan paru untuk biopsi, untuk menghilangkan benda asing. Atau penyumbatan lain pada saluran paru-paru. Atau untuk memberikan terapi pengobatan untuk masalah pada paru-paru.

Baca juga:  Remaja Rentan Kecanduan Game Online, Obati di Ponpes Nurul Firdaus Ciamis

“Hasil biopsi dan CT Scan paru dari pasien wanita berumur 70 tahun tersebut. Diketahui diagnosa pasien adalah kanker paru jenis Non Small Cell Lung Cancer-Adenocarcinoma stadium 4,” katanya.

Editor: R004