22.4 C
Indonesia
Senin, September 27, 2021
spot_img

Antisipasi Corona, Pemkot Tasikmalaya Siapkan Ruang Isolasi di Rumah Sakit

TASIKMALAYA, ruber.id – Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Terlebih, Jabar sudah dinyatakan Siaga 1 oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Ini sesuai pernyataan gubernur terkait Jabar Siaga 1 untuk mengantisipasi virus corona,” ungkap Walikota Tasik Budi Budiman, Senin (2/3/2020).

Budi menambahkan, langkah-langkah yang akan ditempuh pemkot yaitu membuat surat edaran tentang cara mengantisipasi berkaitan dengan mewabahnya virus corona.

“Kami sudah menyiapkan 3 ruangan isolasi kalau terjadi suspect di RSUD dr Soekarjdo. Nanti dari Kota Tasik selanjutnya akan dirujuk ke RSHS Bandung,” terangnya.

BACA JUGA:  Kasus Konfirmasi COVID-19 Kota Tasikmalaya Melonjak, 7 Pasien Meninggal

BACA JUGA: Puskesmas Kesulitan Deteksi Virus Corona, Warga Pangandaran Ketar-Ketir

Untuk itu, pada Selasa (3/3/2020) pagi, ia pun menginstruksikan kepala Dinas Kesehatan untuk sesegera mungkin menggelar rapat dalam mengantisipasi terjadinya wabah virus corona.

BACA JUGA:  Ribuan Jamaah Padati Gedung IAIC Tasik, Hadiri Harlah Muslimat NU ke-73 dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad

“Nanti di rapat itu yang diundang adalah rumah sakit yang ada di Kota Tasik termasuk swasta. Hal ini untuk memusyawarahkan terkait penanganan apabila terjadi virus corona,” bebernya.

Budi berharap kontribusi dari rumah sakit yaitu dengan mempersiapkan ruangan isolasi dan obat-obatannya. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan imigrasi dan Bandara Wiriadinata.

“Untuk mendeteksi keluar masuknya orang-orang dari dan ke luar Tasik,” tandasnya.

BACA JUGA:  Ribuan Jamaah Padati Gedung IAIC Tasik, Hadiri Harlah Muslimat NU ke-73 dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad

Budi mengatakan bahwa surat edaran juga ditujukan kepada kepala OPD.

Oleh karena itu, ia berharap pihak kecamatan, kelurahan dan puskesmas menginformasikan atau diseminasi tentang langkah preventif dalam memahami apabila terjadi suspect corona.

“Ini dilakukan agar masyarakat tidak panik dan apabila menemukan yang diindikasikan terkena suspect virus corona agar segera melaporkan kepada pihak rumah sakit di Kota Tasik, baik milik pemkot atau swasta,” jelasnya. (dimas)

BACA JUGA:  Kasus Konfirmasi COVID-19 Kota Tasikmalaya Melonjak, 7 Pasien Meninggal

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles