19.4 C
Indonesia
Rabu, September 22, 2021
spot_img

Puskesmas Kesulitan Deteksi Virus Corona, Warga Pangandaran Ketar-Ketir

PANGANDARAN, ruber.id – Sebagian masyarakat di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mulai resah dengan masuknya virus corona ke Indonesia.

Bahkan, untuk memeriksakan diri dengan memastikan flu yang diderita masyarakat masih dianggap sulit di Pangandaran.

Salah seorang warga Pangandaran Anggita mengaku, dirinya kebingungan saat ingin memastikan pilek yang dialaminya.

Dirinya merasa ketar-ketir setelah mendengar kabar di sejumlah media bahwa di Indonesia sudah ada dua orang yang positif terjangkit virus corona.

“Saya sama keluarga bingung harus kemana periksanya agar pasti virus flu ini biasa atau wabah corona,” katanya, Senin (2/3/2020).

BACA JUGA:  Karaoke Keukeuh Buka, Wabup Sumedang Marah Besar

Terlebih, sampai saat ini pihak Dinas Kesehatan Pangandaran dirasa kurang aktif dalam memberikan informasi yang benar terkait penyebaran dan langkah penanganan wabah virus corona.

BACA JUGA:  Karaoke Keukeuh Buka, Wabup Sumedang Marah Besar

“Harusnya dari pihak dinas itu segera melakukan sosialisasi terkait virus corona dan cara antisipasinya ke masyarakat. Baik langsung maupun melalui media massa,” tuturnya.

Kepala Puskesmas Kecamatan Cijulang Dadang menyampaikan, hingga saat ini belum ada edaran khusus terkait pemeriksaan virus corona.

Selain itu, kata Dadang, obat dan perlengkapan alat lainnya pun belum dimiliki oleh pihak puskesmas.

Maka dari itu, pihaknya hanya mengimbau kepada masyarakat untuk datang ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di belakang Puskesmas Cikembulan.

BACA JUGA:  2 PDP Corona Meninggal di RSUD Garut

“Coba aja dulu ke Labkesda kalau ingin memastikan flu yang dialami itu,” ujarnya. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: Akibat Virus Corona, Ketersediaan Masker di Pangandaran Hilang di Pasaran

BACA JUGA:  Paripurna LKPJ 2019, DPRD Pangandaran Apresiasi Kinerja Pemkab

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles