SPORTS, ruber.id – Inter Milan akhirnya merampungkan transfer winger kanan, Anan Khalaili, yang diproyeksikan menjadi pengganti Denzel Dumfries untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
Klub berjuluk Nerazzurri itu, telah mencapai kesepakatan penuh dengan Union Saint-Gilloise setelah melalui negosiasi yang berlangsung cukup panjang.
Anan Khalaili jalani tes medis di Milano hari ini
Dikutip dari akun X jurnalis Italia, Daniele Mari, Inter mengeluarkan dana sebesar €25 juta euro, ditambah bonus untuk memboyong pemain berusia 21 tahun tersebut.
“Khalaili, akan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan nilai gaji sekitar 2,2 juta euro per musim,” ungkap Mari, Jumat (10/7/2026).
Pemain berusia 21 tahun itu, dijadwalkan tiba di Milan dan menjalani tes medis, pada hari ini.
“Sebelum diperkenalkan secara resmi oleh Inter, Anan akan menjalani tes medis di Milano hari ini,” ucap Mari.
Transfer Khalaili, sempat berada di ujung kegagalan setelah Union Saint-Gilloise menaikkan nilai transfer hingga mendekati €30 juta euro.
Namun, Inter tetap bersikeras mengejar sang pemain hingga akhirnya kedua klub mencapai kata sepakat.
Ayah Anan Khalaili seorang Interisti
Ayah Anan Khalaili, Majdi Khalaili, mengungkapkan, proses kepindahan putranya ke Giuseppe Meazza menjadi momen yang sangat emosional bagi keluarganya.
“Saya berasal dari dunia sepak bola, sehingga tidak mudah terbawa emosi. Namun, ketika diberi tahu bahwa kesepakatan dengan Inter telah tercapai, saya sampai menitikkan air mata.”
“Itu pertama kalinya saya menangis karena urusan sepak bola,” ujar Majdi di laman X Daniele Mari.
Ia juga menceritakan, sikap putranya yang tetap tenang di tengah negosiasi yang berlangsung selama berjam-jam.
“Saat kami sedang tegang menunggu hasil negosiasi, Anan justru tidur. Setelah bangun saya mengatakan bahwa transfernya ke Inter sudah selesai. Responsnya hanya, ‘Benarkah? Bagus kalau begitu.’ Dia benar-benar sangat tenang,” ucapnya.
Menurut Majdi, banyak klub Eropa yang sebenarnya tertarik merekrut Khalaili.
Beberapa di antaranya adalah Newcastle United, Crystal Palace, Ipswich Town, Napoli, Atalanta, hingga Cagliari.
Bahkan, Ipswich Town disebut siap mengajukan tawaran sekitar €30 juta euro, lebih tinggi dibandingkan proposal Inter.
Meski demikian, Khalaili hanya memiliki satu tujuan, Inter.
“Dia mengatakan tidak perlu mendengarkan tawaran lain. Dia hanya ingin bermain untuk Inter,” ungkap sang ayah.
Majdi menambahkan, penampilan impresif putranya di kompetisi Eropa bersama Union Saint-Gilloise menjadi faktor utama yang membuat Inter begitu yakin merekrutnya.
Khalaili dinilai tampil luar biasa dalam duel satu lawan satu, tekel, perebutan bola, hingga distribusi umpan selama tampil di kompetisi antarklub Eropa.
Chivu yakinkan Anan Khalaili gabung Inter
Ia juga mengungkapkan, pelatih Inter, Cristian Chivu, secara langsung menghubungi Anan beberapa hari sebelum transfer rampung.
“Chivu mengatakan akan melakukan segalanya agar Anan bergabung dengan Inter. Dia juga memberi keyakinan bahwa Inter benar-benar menginginkannya,” ucapnya.
Bagi keluarga Khalaili, kepindahan ini memiliki makna yang sangat istimewa.
Majdi mengaku, sejak kecil merupakan pendukung Inter Milan.
Sehingga, transfer putranya ke klub raksasa Italia tersebut terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan.
Dengan bergabungnya Anan Khalaili, Inter kini resmi mendapatkan sosok yang dipersiapkan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Denzel Dumfries.
Manajemen Nerazzurri berharap, winger muda berbakat itu, mampu melanjutkan performa impresifnya dan menjadi andalan baru di sisi kanan permainan Inter pada musim mendatang. ***






