Alami Kekeringan Terluas, Sawah di Cimerak Puso Hingga 327 Ha

NEWS, ruber.idLahan pesawahan di tiga kecamatan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mengalami kekeringan hingga puso, karena masuk musim kemarau.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Tina Maryana mengatakan, total luas lahan sawah di Kabupaten Pangandaran mencapai 16.564 Hektare.

Berdasarkan data per 22 Juli kemarin, kata Tina, lahan sawah yang mengalami kekeringan mencapai 4.167 Ha.

Dengan rincian yang mengalami Puso 461 Ha, kekeringan ringan seluas 1.776 Ha, kekeringan sedang 1.161 Ha, dan kekeringan berat 769 Ha.

“Semetara, yang waspada mengalami kekeringan kebanyakan lahan sawah tadah hujan seluas 4.051 Ha.”

“Umur masa tanam di lahan sawah yang mengalami kekeringan bervariatif,” katanya kepada ruber.id, Jumat (2/8/2019).

Baca juga:  6 Saham Ini Kena ARB, Ada 2 Saham Baru IPO

Tina menuturkan, Kecamatan Cimerak menjadi daerah yang mengalami kekeringan lahan terluas, yakni mencapai 816 hektare.

Di kecamatan tersebut, ada lahan sawah yang mengalami puso seluas hektare.

Kemudian, Kecamatan Pangandaran mengalami kekeringan lahan sawah terluas kedua, yakni 712 hektare.

Sedangkan, Kecamatan Padaherang urutan ketiga yang mengalami kekeringan lahan sawah.

“Upaya menanggulangi masalah ini, kami (Dinas Pertanian) menyalurkan pompa air kepada petani yang sawahnya mengalami kekeringan,” tuturnya.

Tina menyebutkan, hingga bulan Juli kemarin ada 2.500 Ha sawah milik petani yang mendapatkan asuransi dari bencana kekeringan.

“Mereka yang masuk asuransi, pasti mendapat klaim asuransi,” sebutnya. ***