NEWS, ruber.id – Pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat periode 2019-2024 diwarnai aksi unjukrasa, pada Senin (5/8/2019).
Pantauan ruber.id di lapangan, massa aksi di DPRD Pangandaran tersebut mengatasnamakan Aliansi Pemuda dan Masyarakat Pangandaran Goverment Watch.
Dalam orasinya, massa aksi menuntut janji kampanye direalisasikan.
Dalam orasinya Koordinator demo Dudung Nurkhotim Sai’id mengatakan, anggota DPRD Pangandaran terlantik harus bisa melaksanakan janji kampanye.
“Kami menuntut, 40 anggota DPRD Kabupaten Pangandaran terlantik bisa bekerja secara maksimal,” kata Dudung, Senin (5/8/2019).
Dudung menambahkan, seluruh anggota DPRD Pangandaran terlantik juga harus berani menolak segala bentuk interferensi dari pihak manapun.
“Kami juga menegaskan, anggota DPRD Pangandaran terlantik harus bekerja mementingkan kepentingan umum.”
“Selain itu, tidak mementingkan kepentingan pribadi, kelompok dan golongan,” tambahnya.
Dudung menegaskan, masyarakat berharap melalui anggota DPRD yang dilantik bisa menjadi tumpuan harapan dalam melakukan pemerataan pembangunan di Kabupaten Pangandaran.
“Sebagai bukti keseriusan atas tuntutan ini, seluruh anggota DPRD Kabupaten Pangandaran kami tuntut menandatangani fakta integritas,” tegasnya. ***







