Wednesday, 8 Apr 2020

Akibat Corona, KPU Pangandaran Tunda Sebagian Tahapan Pilkada 2020

Baca Juga

Psikolog UI: Pemberantasan Narkoba di Indonesia Belum Efektif, Harus Diterapkan Hukuman Mati

Psikolog UI: Pemberantasan Narkoba di Indonesia Belum Efektif, Harus Diterapkan Hukuman Mati KOTA DEPOK, ruber.id -- Psikolog Universitas Indonesia (UI) Aully Grashinta menilai, pemberantasan narkoba...

Kembangkan Potensi, Pemprov Jabar Turunkan 15 Patriot Desa ke Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menurunkan 15 orang Patriot Desa ke Kabupaten Pangandaran. Salah seorang Patriot Desa...

Lagi Tren Nih, Sikat Toilet Berwujud Donald Trump

ruber.id -- Lagi tren, sikat toilet berwujud Presiden Donald Trump. Sikat unik satu ini, saat ini tengah jadi buruan warga China. Sikat toilet ini muncul diyakini...

Awas! Ada Aplikasi Jahat di Android yang Bisa Curi Uang

ruber.id -- Jika Anda adalah pengguna smartphone, sebaiknya mulai sekarang lebih berhati-hati. Saat ini ada banyak aplikasi Android yang terinfeksi malware dan hal ini...

PANGANDARAN, ruber.id – KPU Pangandaran, Jawa Barat memutuskan menunda tahapan Pilkada 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus Corona.

Ketua KPU Pangandaran Muhtadin mengatakan, pihaknya menetapkan penundaan tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Langkah tersebut, kata Muhtadin, tertuang dalam Keputusan KPU Pangandaran No.23/PL.03-kpt/3218/kab/III/2020.

Penundaan tahapan Pilkada itu berlaku sejak Minggu (22/3/2020) hingga batas waktu yang belum ditentukan, serta menunggu arahan dari KPU Jawa Barat dan KPU RI.

Tahapan Pilkada 2020 yang ditunda itu meliputi sejumlah tahapan, di antaranya tahapan pelantikan panitia pemungutan suara (PPS) dan masa kerja PPS.

Kemudian, verifikasi faktual syarat dukungan calon perseorangan, tahapan pembentukan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

“Lalu, pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih serta pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih,” katanya, Senin (23/3/2020).

Pada Minggu (22/3/2020), kata Muhtadin, KPU Pangandaran melantik anggota PPS untuk Pilkada Pangandaran sebanyak 279 orang.

Hal itu dilakukan sesuai SE KPU RI Nomor 8/2020, bahwa bagi KPUD yang telah siap melaksanakan pelantikan bisa dilanjutkan, namun berkoordinasi dengan pihak berwenang.

Muhtadin menyebutkan, keputusan tersebut ditetapkan setelah melakukan konsultasi dengan KPU Jawa Barat.

Kemudian, berkoordinasi dengan Pemda, Desk Pilkada, Bawaslu Pangandaran dan TNI/POLRI. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: Tak Terganggu Kasus Corona, KPU Pangandaran Bakal Lantik PPS

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Indramayu Belum Ditemukan, Tim SAR Maksimalkan Pencarian Hari Ini

INDRAMAYU, ruber.id - Memasuki tujuh hari pencarian, Kamsiah, 72, korban tenggelam di Sungai Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat belum ditemukan.

Longsor Timpa Rumah Warga di Sumedang Selatan, Sekeluarga Mengungsi

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Tebing longsor menimpa rumah warga di Dusun Kukulu RT 02/05, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang.

Kabar Baik! Bupati Garut Bakal Lunasi Utang Warganya ke Bank Emok

GARUT, ruber.id - Kabar baik datang dari Garut, Jawa Barat di tengah pandemi COVID-19 atau wabah corona ini. Ya,...

Dua Warga Cianjur Hanyut di Kali Cijedil, Budi Hilang Terseret Arus

CIANJUR, ruber.id - Budi, 46, warga Kampung Salaerih, Desa Benjot, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat tenggelam di Kali Cijedil, Selasa (7/4/2020) sore jam...

Kemenag Minta Warga Pangandaran Tunda Akad Nikah Selama Wabah Virus Corona

PANGANDARAN, ruber.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat meminta masyarakat untuk menunda rencana pelaksanaan akad nikah. Penundaan...