Minggu, 20 Sep 2020

Akibat Corona, KPU Pangandaran Tunda Sebagian Tahapan Pilkada 2020

Baca Juga

KPU Pangandaran Tunggu Instruksi Penggunaan Surat Suara untuk DPTb

PANGANDARAN, ruber -- KPU Pangandaran belum tentukan kebutuhan surat suara untuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). BACA JUGA: Bawaslu Pangandaran Bahas Mekanisme Kampanye di Media Divisi Program...

DPMPTSP Sumedang Dukung Program Polres Tekan Angka Kejahatan di Wilayah Indekos

SUMEDANG, ruber -- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) - Perizinan Kabupaten Sumedang siap mendukung langkah kapolres dalam upaya menekan angka kejahatan...

Sudah 23.000 Perantau Mudik ke Garut, Jakarta Jangan Mudik Dulu

GARUT, ruber.id - Sudah 23.000. Bupati Garut Rudy Gunawan meminta perantau dari Jakarta dan wilayah zona merah COVID-19 lainnya untuk tidak mudik...

Selama PSBB Tak Ada Tambahan PDP, Berikut Peta Sebaran Kasus Corona di Ciamis

CIAMIS, ruber.id - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Jabar di Ciamis berpengaruh terhadap peta sebaran kasus COVID-19. Terbukti,...

PANGANDARAN, ruber.id – KPU Pangandaran, Jawa Barat memutuskan menunda tahapan Pilkada 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus Corona.

Ketua KPU Pangandaran Muhtadin mengatakan, pihaknya menetapkan penundaan tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Langkah tersebut, kata Muhtadin, tertuang dalam Keputusan KPU Pangandaran No.23/PL.03-kpt/3218/kab/III/2020.

Penundaan tahapan Pilkada itu berlaku sejak Minggu (22/3/2020) hingga batas waktu yang belum ditentukan, serta menunggu arahan dari KPU Jawa Barat dan KPU RI.

Tahapan Pilkada 2020 yang ditunda itu meliputi sejumlah tahapan, di antaranya tahapan pelantikan panitia pemungutan suara (PPS) dan masa kerja PPS.

Kemudian, verifikasi faktual syarat dukungan calon perseorangan, tahapan pembentukan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

“Lalu, pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih serta pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih,” katanya, Senin (23/3/2020).

Pada Minggu (22/3/2020), kata Muhtadin, KPU Pangandaran melantik anggota PPS untuk Pilkada Pangandaran sebanyak 279 orang.

Hal itu dilakukan sesuai SE KPU RI Nomor 8/2020, bahwa bagi KPUD yang telah siap melaksanakan pelantikan bisa dilanjutkan, namun berkoordinasi dengan pihak berwenang.

Muhtadin menyebutkan, keputusan tersebut ditetapkan setelah melakukan konsultasi dengan KPU Jawa Barat.

Kemudian, berkoordinasi dengan Pemda, Desk Pilkada, Bawaslu Pangandaran dan TNI/POLRI. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: Tak Terganggu Kasus Corona, KPU Pangandaran Bakal Lantik PPS

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Dua Rumah di Pamulihan Sumedang Ludes Terbakar

SUMEDANG, ruber.id - Dua rumah panggung di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang ludes terbakar, Sabtu (19/9/2020) malam sekitar jam 20.15 WIB.

Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Positif COVID-19

NASIONAL, ruber.id - Ratu Dangdut  Elvy Sukaesih positif COVID-19 dan dikabarkan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Putri Umi Elvy yaitu...

BJB Pangandaran Ngadigi, Digitalkan Sejumlah Objek Wisata

PANGANDARAN, ruber.id - Bank BJB bekerjasama dengan Pemkab Pangandaran, Jawa Barat dalam pengaplikasian QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard.

Sudah 4 Orang Meninggal karena COVID-19, Masih Banyak Warga Sumedang Melanggar Prokes

SUMEDANG, ruber.id - Sejak pandemi Covid-19 bulan Maret 2020 lalu, sudah ada empat warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang terkonfirmasi virus corona...

Catatkan 7 Kasus Baru, Konfirmasi Covid-19 Tasikmalaya 52 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Dalam dua hari terakhir, kasus konfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat kembali bertambah tujuh orang, Sabtu (19/9/2020).