Wednesday, 8 Jul 2020

Akibat Corona, KPU Pangandaran Tunda Sebagian Tahapan Pilkada 2020

Baca Juga

Bupati Pangandaran: Kepala Desa Wajib Pampang Data Penerima Bansos

PANGANDARAN, ruber.id - Seluruh kepala desa (kades) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diwajibkan memampang program bantuan sosial (Bansos) penanggulangan COVID-19 di papan...

Masuk Kawasan Wisata Pangandaran, Rombongan Wabup Sumedang Dites Rapid

PANGANDARAN, ruber.id - Rombongan Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan menjalani rapid test dadakan di kantor PMI Kabupaten Pangandaran, Jumat (12/6/2020).

Pelajar SMK asal Jatinangor Sumedang Itu, Tewas Ditusuk dari Belakang

JATINANGOR, ruber.id - Taufik Hidayat, 18, pelajar SMK Pasundan, Jatinangor itu tewas akibat kehabisan darah. Taufik, mengalami pendarahan hebat...

PANGANDARAN, ruber.id – KPU Pangandaran, Jawa Barat memutuskan menunda tahapan Pilkada 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus Corona.

Ketua KPU Pangandaran Muhtadin mengatakan, pihaknya menetapkan penundaan tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Langkah tersebut, kata Muhtadin, tertuang dalam Keputusan KPU Pangandaran No.23/PL.03-kpt/3218/kab/III/2020.

Penundaan tahapan Pilkada itu berlaku sejak Minggu (22/3/2020) hingga batas waktu yang belum ditentukan, serta menunggu arahan dari KPU Jawa Barat dan KPU RI.

Tahapan Pilkada 2020 yang ditunda itu meliputi sejumlah tahapan, di antaranya tahapan pelantikan panitia pemungutan suara (PPS) dan masa kerja PPS.

Kemudian, verifikasi faktual syarat dukungan calon perseorangan, tahapan pembentukan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

“Lalu, pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih serta pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih,” katanya, Senin (23/3/2020).

Pada Minggu (22/3/2020), kata Muhtadin, KPU Pangandaran melantik anggota PPS untuk Pilkada Pangandaran sebanyak 279 orang.

Hal itu dilakukan sesuai SE KPU RI Nomor 8/2020, bahwa bagi KPUD yang telah siap melaksanakan pelantikan bisa dilanjutkan, namun berkoordinasi dengan pihak berwenang.

Muhtadin menyebutkan, keputusan tersebut ditetapkan setelah melakukan konsultasi dengan KPU Jawa Barat.

Kemudian, berkoordinasi dengan Pemda, Desk Pilkada, Bawaslu Pangandaran dan TNI/POLRI. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: Tak Terganggu Kasus Corona, KPU Pangandaran Bakal Lantik PPS

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Vivo Rilis Flagship Teranyar, Peminat X50 dan X50 Pro Cukup Bayar DP Rp500.000

GADGET & TEKNO, ruber.id - Vivo segera meluncurkan ponsel flagship perdananya di Indonesia, yaitu Vivo X50 series. Smartphone flagship seri X dari Vivo...

Ribuan Warga Sumedang Sudah Dites Swab dan Rapid, 2 Pasien Positif Corona Masih Dirawat Intensif

SUMEDANG, ruber.id - Hingga Selasa (7/7/2020), pasien positif corona asal Kecamatan Darmaraja dan Tomo masih dirawat intensif di RSUD Sumedang, Jawa Barat.

Polres Tasikmalaya Ringkus Tiga Pelaku Curanmor, Dua di Antaranya Kakak Beradik

TASIKMALAYA, ruber.id - Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tasikmalaya berhasil menggagalkan dan menangkap kawanan pelaku curanmor.

Selasa Siang, Pangandaran Juga Diguncang Gempa

PANGANDARAN, ruber.id - Setelah gempa bumi 6.1 Magnitudo menerjang wilayah Jepara, Jawa Tengah, gempa juga terjadi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa...

Gempa 6.1 Magnitudo Guncang Jepara, Netizen: Kebumen Kerasa Banget

KEBUMEN, ruber.id - Gempa berkekuatan 6.1 Magnitudo mengguncang wilayah Jepara, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2020) pagi. Gempa terjadi jam 05:54:44...