SPORTS  

AC Milan dan Juventus Gagal Tembus UCL, Como Ukir Sejarah

AC Milan dan Juventus Gagal Tembus UCL, Como Ukir Sejarah
Como ukir sejarah lolos Liga Champions setelah menjalani musim yang gemilang bersama Cesc Fabregas. Bersama AS Roma, Napoli dan Inter, Como akan mewakili Italia di UCL musim depan. Foto: Instagram @seriea

SPORTS, ruber.id – AC Milan dan Juventus gagal menembus Liga Champions (UCL), setelah di laga terakhir Serie A musim 2025/2026 meraih hasil minor.

Dua raksasa Italia itu, harus tersingkir dari empat besar klasemen akhir Serie A setelah hasil buruk di laga penutup musim.

AC Milan dan Juventus gagal tembus UCL musim depan

AC Milan menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Cagliari di San Siro.

Di saat bersamaan, Juventus juga gagal mengamankan poin penuh setelah hanya bermain imbang 2-2 atas Torino.

Hasil tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh AS Roma dan tim kejutan musim ini, Como.

AS Roma bersama Gasperini, sukses merangsek ke posisi ketiga klasemen akhir Serie A.

Baca juga:  Tiba di Roma, Bryan Zaragoza Gabung Serigala Ibu Kota

Sementara, Como memastikan tiket terakhir ke Liga Champions, usai finis di peringkat keempat.

Dikutip dari akun X jurnalis Nicolo Schira, kegagalan Juventus lolos ke UCL, membuat pelatih Luciano Spalletti marah besar.

Spalletti menegaskan, Juventus harus segera berbenah dan mendatangkan pemain berkualitas untuk kembali bersaing di papan atas Serie A musim depan.

Spalletti menilai, klub sebesar Juventus memiliki kewajiban untuk membangun skuat yang mampu bertarung memperebutkan gelar juara.

“Saya sudah berdiskusi dengan manajemen terkait kebutuhan tambahan pemain, demi menutup berbagai kekurangan yang terlihat sepanjang musim,” ungkap Spalleti, Senin (25/5/2026).

Selain itu, Spalletti juga menyinggung masa depan striker andalan Dušan Vlahović.

Menurutnya, semua pihak memahami kualitas sang penyerang.

Baca juga:  Semusim Berlalu, Lazar Samardzic Ungkap Alasan Gagal Gabung Inter

“Namun, situasi finansial klub setelah gagal lolos ke Liga Champions bisa memengaruhi keputusan terkait perpanjangan kontrak,” jelas Spalleti.

Milan kecewa berat!

Di kubu AC Milan, suasana kekecewaan begitu terasa.

Tidak ada satu pun petinggi klub yang memberikan pernyataan setelah kegagalan mereka mengamankan tiket Liga Champions.

Musim Rossoneri pun, mulai disebut sebagai musim yang gagal total.

Como ukir sejarah

Sementara itu, klub milik pengusaha Indonesia, Como justru menikmati euforia luar biasa.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, Como lolos ke Liga Champions setelah menjalani musim yang mengesankan bersama pelatih Cesc Fabregas.

Usai memastikan tiket ke UCL, Pelatih Cesc Fàbregas, memastikan akan bertahan bersama Como.

Baca juga:  Tetap di Porto, Farioli Tolak Tawaran Latih Chelsea

“Saya, 100% akan bertahan di Como. Kami memiliki proyek ambisius untuk masa depan,” ucap Fabregas.

Bahkan sebelumnya, Fabregas telah menolak pendekatan dari dua klub English Premier League demi melanjutkan perjalanan bersama Como musim depan. ***