Sabtu, 15 Agu 2020

8 Desa di Pangandaran Ditetapkan Tertinggal, Ini Penjelasan Dinsos

Baca Juga

Korps Brimob Polri Dorong Perempuan Jadi Agent of Change

Korps Brimob Polri Dorong Perempuan Jadi Agent of Change KOTA DEPOK, ruber.id -- Korps Brimob Polri menggelar upacara peringatan Hari Ibu ke 91 di lapangan...

Serangan Ubur-ubur di Sukabumi, 92 Wisatawan Jadi Korban

SUKABUMI, ruber – Sebanyak 92 orang yang sebagian besar merupakan anak-anak usia pelajar SD, jadi korban sengatan ubur-ubur. Hal ini terjadi ketika mereka berenang...

Tinggalkan Jabatan Strategis di Kementerian, Herman Ikuti Panggilan Kalbu Jadi Sekda Sumedang

SUMEDANG, ruber -- Mantan Sekretaris Deputi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemnpan RB) Herman Suryatman, telah resmi dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda)...

Gugus Tugas COVID-19 Sumedang: Bu Ibu, Anaknya Pakein Masker, Jangan Lupa!

SUMEDANG, ruber.id - Banyak anak tidak pakai masker pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

PANGANDARAN, ruber — Sebanyak 8 dari total 93 desa di Kabupaten Pangandaran ditetapkan tertinggal oleh Kementerian Desa.

BACA JUGA: Pertama Kali Ikuti Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat, Pangandaran Patut Diperhitungkan

Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pangandaran Tjomi Suryadi mengatakan, Kementerian Desa telah mengeluarkan Peraturan Mentri Desa (Permendes) Nomor 2/2016 tentang Indeks Desa Membangun.

Dalam Permendes Nomor 2/2016 tersebut tersirat 6 kriteria desa tertinggal.

Kriteria tersebut meliputi perekonomian masyarakat, sumber daya manusia setempat, ketersediaan infrastruktur/prasarana, kapasitas yang dimiliki daerah/kemampuan keuangan daerah, aksesibilitas dan karakteristik desa.

“Kementerian Desa telah melakukan intervensi kepada desa tertinggal melalui beberapa program,” jelas Tjomi.

8 desa yang masuk tertinggal di Kabupaten Pangandaran yakni Desa Bunisari dan Cempaka di Kecamatan Cigugur; Desa Cimanggu, Bojongkondang, Cisarua dan Desa Pangkalan di Kecamatan Langkaplancar; serta Desa Ciparakan dan Banjarharja di Kecamatan Kalipucang.

“Untuk desa tertinggal di Pangandaran, pihak pemerintah pusat telah melakukan afirmasi dan intervensi untuk mempercepat pembangunan,” papar Tjomi.

Upaya tersebut dilakukan agar percepatan pembangunan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan daerah yang bersangkutan.

“Ada cara dan tahapan sebagai upaya agar desa tertinggal bisa setara dengan desa yang lain,” terangnya.

Upaya tersebut melalui perbaikan ekonomi dan menganalisa jumlah penduduk, keluarga, penduduk miskin, serta keluarga prasejahtera dan sejahtera.

Selain itu, ada juga analisa PDRB melalui presentase kedalaman kemiskinan dan IKK. Juga, meningkatkan kualitas SDM melalui evaluasi jumlah penduduk, persentase angkatan kerja dan presentase pengangguran.

“Angka melek huruf, angka partisipasi sekolah dan IPM juga kita kaji di 8 desa tertinggal,” jelas Tjomi. red

loading…


Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Hari Ini Ada 12 Warga Sumedang Positif Corona: 7 Tenaga Medis, 2 Situraja, Tomo, Ujungjaya, Rancakalong

SUMEDANG, ruber.id - Hari ini, Sabtu (15/8/2020), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kembali mencatatkan kasus baru pasien positif virus corona.

BPPSDMP Sebut Hasil Bumi di Pangandaran Tak Kalah Dengan Daerah Lain

PANGANDARAN, ruber.id - Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI Dedi Nursyamsi menyebut hasil bumi...

Sekolah Tatap Muka di Pangandaran Dimulai Awal September

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat berencana memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah pada awal September 2020.

Dukung Program Bantuan Subsidi Upah Pemerintah, BPJAMSOSTEK Kumpulkan Rekening Peserta

JAKARTA, ruber.id - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan subsidi kepada pekerja swasta yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.

Ujang Endin Indrawan Sebut Pelaku UMKM dan IKM di Pangandaran Pejuang Perekonomian

PANGANDARAN, ruber.id - Bakal calon wakil bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan sebut pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan IKM (Industri...