Wednesday, 8 Jul 2020

3 Poin Penting Hasil Rapat Evaluasi New Normal di Pangandaran

Baca Juga

Kasus Dugaan Korupsi Banprov, Kejari Banjar Panggil Penerbit Buku

BANJAR, ruber -- Kasus dugaan korupsi anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat yang kini tengah ditangani Kejaksaan Negeri Kota Banjar, terus bergulir. Banprov tersebut diperuntukkan...

Dibuka Gubernur Jabar Besok, Festival Layang-layang Internasional di Pangandaran Bakal Diikuti 12 Negara

PANGANDARAN, ruber -- Sebanyak 12 negara akan mengikuti Pangandaran International Kite Festival (PIKF) 2019 atau Festival Layang-Layang Internasional besok, Sabtu (12/7/2019). PIKF 2019 merupakan festival...

Dedi Mulyadi Yakin Jokowi-Amin Menang di Pangandaran

PANGANDARAN, ruber -- TKD (Tim Kampanye Daerah) Jawa Barat meyakini target kemenangan pasangan calon presiden nomor urut 01 di Kabupaten Pangandaran dapat tercapai. BACA JUGA:...

Preview & Line Up Man United vs Inter Milan: Tak Sekadar Laga Persahabatan

ruberSPORT - Laga seru antara Manchester United vs Inter Milan bakal tersaji di National Stadium, Singapura, Sabtu (20/7/2019) petang ini, jam 18.30 live TVRI. Laga...

PANGANDARAN, ruber.id – Pemkab Pangandaran, Jawa Barat melakukan evaluasi memasuki pekan keempat penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal.

Rapat evaluasi yang digelar di salah satu hotel Pangandaran pada Senin (29/6/2020) malam ini diikuti tim yang dibentuk bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kabupaten dan kelompok masyarakat.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, surat keterangan rapid test bagi pengunjung (wisatawan) asal Jawa Barat ditiadakan per tanggal 1 Juli mendatang.

Kemudian, wisatawan rombongan yang hendak ke Pangandaran, kata Jeje, diperbolehkan dengan ketentuan maksimal 70% dari jumlah kapasitas.

Meski demikian, para pelaku pariwisata diwajibkan menggunakan protokol kesehatan upaya menekan penyebaran COVID-19.

“Kalau pengunjung dari luar Jawa Barat tetap harus mempunyai hasil rapid test,” kata Jeje usai memimpin rapat evaluasi new normal.

Jeje menuturkan, pelayananan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) segera beroperasi kembali.

“Penumpangnya harus 50% dari kapasitas bus, mereka juga nantinya dicatat berasal dari mana dan diambil oleh Tim Gugus Tugas COVID-19,” tuturnya.

Karena, Tim Gugus Tugas tingkat desa pun diminta mengawasi pemudik untuk menjalani isolasi mandiri di kampungnya masing-masing.

“Keputusan bersama itu semua akan dilihat dalam dua minggu ke depan, mudah-mudahan tanggal 1 Juli sudah mulai berjalan,” ujarnya.

Jeje menambahkan, warga Pangandaran yang hendak menggelar resepsi (hajatan) diperbolehkan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Pelaku entertainment pun sama harus memperhatikan itu, tentunya dalam situasi ini kuncinya adalah kedisiplinan,” tambahnya. (R002/dede ihsan)

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kronologi Truk Batu Bara Masuk Jurang di Ciherang Sumedang

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Truk batu bara bernomor polisi D 9057 BA masuk jurang dan nyaris menimpa rumah di Jalan Raya Cirebon-...

BPBD Jawa Barat Kunjungi Kantor SAR Bandung, Ini yang Dibahas

SUMEDANG, ruber.id - Sebagai sesama instansi pemerintahan, Basarnas dan BPBD memiliki irisan dalam menjalankan tugas dan fungsinya di wilayah kebencanaan.

Forsil RTRW Resmi Dikukuhkan, Siap Bersinergi dengan Pemerintah

TASIKMALAYA, ruber.id - Setelah dibentuk pada bulan April 2020 lalu, kepengurusan Forum Silaturahmi (Forsil) RTRW resmi dikukuhkan, Senin...

Vivo Rilis Flagship Teranyar, Peminat X50 dan X50 Pro Cukup Bayar DP Rp500.000

GADGET & TEKNO, ruber.id - Vivo segera meluncurkan ponsel flagship perdananya di Indonesia, yaitu Vivo X50 series. Smartphone flagship seri X dari Vivo...

Ribuan Warga Sumedang Sudah Dites Swab dan Rapid, 2 Pasien Positif Corona Masih Dirawat Intensif

SUMEDANG, ruber.id - Hingga Selasa (7/7/2020), pasien positif corona asal Kecamatan Darmaraja dan Tomo masih dirawat intensif di RSUD Sumedang, Jawa Barat.