SPORTS  

Wasit Doyan Banget Nyurangin Inter, Kredibilitas Penyelenggara Serie A Dipertanyakan!

Wasit Doyang Banget Nyurangin Inter
Fratessi menyentuh bola terlebih dahulu sebelum Scalvini, sehingga seharusnya wasit memberikan penalti. Foto from X Daniele Mari

SPORTS, ruber.id – Kinerja dan kredibilitas penyelenggara Lega Italia Serie A dipertanyakan, usai wasit yang memimpin laga Inter kembali melakukan kontroversi dengan tidak memberikan penalti di laga melawan Atalanta, Sabtu (14/3/2026) malam.

Wasit yang dinilai mencurangi Inter kali ini, yakni Gianluca Manganiello.

Sebelumnya, di laga versus AC Milan, wasit Doveri juga dinilai berat sebelah hingga akhirnya merugikan Inter, yang kini berada di puncak klasemen sementara Serie A 2025/2026.

Inter Boikot Sesi Konferensi Pers dan Tanggapan Sejumlah Pengawat soal Kinerja Wasit

Imbasnya, usai laga Inter vs Atalanta yang berakhir 1-1 itu, para pemain Inter memboikot sesi konferensi pers.

Perdebatan mengenai keputusan wasit dalam insiden yang melibatkan Davide Frattesi pun, menjadi sorotan di sepak bola Italia.

Sejumlah pengamat dan mantan pemain Italia menilai, Inter seharusnya mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi kontak dengan bek lawan.

Baca juga:  Matheus Cunha Segera Perpanjang Kontrak di Wolves, Klub Peminat Gigit Jari!

Mantan pemain tim nasional Italia, Emanuele Giaccherini menilai, Frattesi jelas lebih dulu menguasai bola sebelum terjadi benturan.

Menurutnya, situasi tersebut cukup jelas untuk dinyatakan sebagai pelanggaran.

“Frattesi lebih dulu menyentuh bola sebelum Scalvini, dengan sangat jelas. Sehingga, seharusnya itu menjadi penalti,” ujar Giaccherini dikutip ruber.id dari akun X jurnalis Italia, Daniele Mari.

Pendapat serupa disampaikan oleh mantan bek Italia, Ciro Ferrara.

Eks Juventus itu menilai, banyak penalti diberikan dalam situasi yang bahkan lebih ringan dibanding insiden tersebut.

“Kita sering melihat penalti diberikan dalam situasi seperti ini. Siapa yang lebih dulu menyentuh bola biasanya berhak mendapat keputusan itu, dan Frattesi jelas lebih dulu,” kata Ferrara.

Giaccherini juga menambahkan bahwa dalam banyak pertandingan sebelumnya, kontak yang lebih ringan pun sudah cukup bagi wasit untuk menunjuk titik putih.

Baca juga:  AS Roma Ajukan Tawaran Resmi untuk Richard Rios, Palmeiras Patok Harga €30 Juta

“Penalti sudah sering diberikan untuk kontak yang jauh lebih ringan dari ini,” tegasnya.

Sementara itu, analis sepak bola Italia, Andrea Stramaccioni, memberikan analisis lebih detail terkait insiden tersebut.

Ia menilai bek lawan, Giorgio Scalvini, gagal menyentuh bola dan justru mengenai kaki Frattesi.

“Scalvini mencoba menyapu bola, tetapi yang terjadi justru ia menendang pergelangan kaki Frattesi, bukan bola.”

“Itu adalah penalti yang sangat jelas, dan sebenarnya tidak ada yang perlu diperdebatkan,” ujarnya.

Chivu Optimistis Inter Bisa Bangkit!

Di sisi lain, pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memilih fokus pada performa timnya secara keseluruhan.

Ia menegaskan, tim harus segera bangkit dan belajar dari kesalahan yang terjadi di pertandingan tersebut.

“Kami harus kembali menemukan ritme dan intensitas permainan. Dari setiap kesalahan harus ada pelajaran yang diambil, lalu melangkah maju dengan penuh kepercayaan diri,” kata Chivu.

Baca juga:  Dibantai Fiorentina 3-0, Direktur Juventus Pastikan Tidak Pecat Thiago Motta

Chivu juga memberikan kabar positif mengenai kondisi striker andalan tim, Marcus Thuram.

Menurutnya, pemain asal Prancis itu kini sudah pulih sepenuhnya setelah sempat mengalami demam menjelang laga derby.

“Pemulihan Thuram sangat penting bagi kami. Ia sudah berlatih dengan baik. Sebelum derby, Thuram sempat demam beberapa hari.”

“Tetapi sekarang, kondisinya sudah 100 persen. Kami senang karena Thuram pemain penting bagi tim,” jelasnya.

Meski mengalami kekalahan dari AC Milan dan ditahan imbang Atalanta imbas kecurangan wasit, Chivu menegaskan hal tersebut tidak mengurangi ambisi Inter untuk tetap bersaing hingga akhir musim.

“Tidak ada yang berubah. Kami tetap ingin kompetitif sampai akhir. Justru sekarang tekad kami semakin besar,” ucap Chivu. ***