Thursday, 2 Apr 2020

Tragis, Balita Tewas Digigit Ular Kobra karena Tak Cerita ke Orangtuanya, Begini Kronologisnya

Baca Juga

Kuras Emas 60 Gram dan Uang Rp5 Juta, Munding Diringkus Polres Sumedang

SUMEDANG, ruber.id - Suhana alias Munding diringkus jajaran Satreskrim Polres Sumedang. Munding diringkus beberapa jam setelah melakukan aksi pencurian...

Ratusan Warga Pasar Sandang Sumedang Unjuk Rasa

Baca berita selengkapnya di bawah ini: http://68.183.185.142/hiwapa-minta-pemerintah-tuntaskan-permasalahan-pasar-sandang/

Ini Langkah Sistematis Pemda Pangandaran Sikapi Fenomena Pandemi Corona

PANGANDARAN, ruber.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat segera mengambil langkah-langkah sistematis menyikapi dampak dari fenomena pandemi virus corona atau COVID-19.

STIT BPB Gelar Seminar Nasional Barang dan Jasa: Akademisi, Praktisi dan Pelaku Usaha Wajib Ikut

STIT BPB Gelar Seminar Nasional Barang dan Jasa: Akademisi, Praktisi dan Pelaku Usaha Wajib Ikut KOTA BANJAR, ruber.id -- Sekolah Tinggi Ilmu Teknik Bina Putera...

Tragis, Balita Tewas Digigit Ular Kobra karena Tak Cerita ke Orangtuanya, Begini Kronologisnya

INDRAMAYU, ruber.id — Kayla Triyani, balita umur 5 tahun, tewas digigit ular di pekarangan dekat rumahnya di Blok Krapyak, Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Nyawa balita tersebut tak terselamatkan karena korban tidak memberitahukan kepada orangtuanya setelah ia digigit ular.

Ayah korban, Dakiman menyebutkan, sebelum kejadian, anak bersama sejumlah temannya tengah bermain di pekarangan dekat lapangan sepakbola di Blok Krapyak Sindang pada Kamis (17/01/2020) sekitar jam 13.00 WIB.

Di pekarangan yang ditanami ilalang dan rumput liar ini lah, korban digigit ular. Kayla digigit ular jenis King Kobra pada bagian lengan kiri.

Setelah digigit ular, kata Dakiman, anaknya ini sempat pulang dan minta uang jajan.

“Ternyata, uang yang diminta itu untuk beli plester, untuk menutupi luka gigitan ular,” katanya menahan haru.

Nahas, kata Dakiman, beberapa jam berselang, korban mengalami muntah dan kejang-kejang.

Korban, kata Dakiman, kemudian dibawa ke RSUD Indramayu.

Setibanya di RSUD Indramayu, lanjut Dakiman, anaknya sudah tak terselamatkan.

Ketika diperiksa tim dokter, pada lengan sebelah kiri korban terdapat luka gigitan ular yang sudah ditutup oleh plester.

Karena bisa ular sudah menjalar ke tubuh balita ini, nyawanya tak terselamatkan.

Sementara itu, Kapolsek Sindang AKP Iin Sukaeti membenarkan kejadian ini.

Menurutnya, balita yang digigit ular tidak bercerita kepada orangtua karena takut kena marah. (R003/IJnews)

Baca berita lainnya: Densus 88 Anti Teror Geledah Kios Penjual Es di Indramayu

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Sejak Corona Merebak, Miliarder Terkaya di Dunia Ini Tambah Kaya Raya

INTERNASIONAL, ruber.id - Sejak virus corona merebak dan mengancam umat manusia, orang terkaya di dunia, Jeff Bezos makin tambah kaya.

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

GARUT, ruber.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020). Pusat Informasi...

Hujan Deras Terjang Ciamis: Pohon Tumbang di Rumdin Wabup, Longsor dan Petir Menyambar Rumah Warga

CIAMIS, ruber.id - Hujan deras menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) sore. Akibatnya, bencana alam terjadi di sejumlah titik wilayah di...

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

SUMEDANG, ruber.id - Pandemi corona membuat berbagai kegiatan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat dilaksanakan.