Tahun 2019, di Pangandaran Tercatat 44 Kejadian Kebakaran dengan Kerugian Mencapai 1 M

PANGANDARAN, ruber.id — Di musim kemarau ini, banyak terjadi peristiwa kebakaran. Di Pangandaran saja, BPBD Kabupaten Pangandaran mencatat sebanyak 44 kejadian kebakaran selama tahun 2019.

Berdasarkan data BPBD, dari semua kejadian kebakaran tersebut, total kerugian mencapai Rp1 miliar.

“Kejadian (kebakaran) yang terekap BPBD mulai dari kebakaran lahan, rumah dan pabrik,” kata Sekretaris BPBD Kabupaten Pangandaran Ling Ling Nugraha Senjaya.

Kebakaran, menurut Ling Ling, terjadi di beberapa kecamatan.

Terbanyak, terjadi di Kecamatan Parigi sebanyak 11 kejadian, diikuti Kecamatan Pangandaran sebanyak 9 kejadian, Cimerak 5 kejadian.

Lalu di Padaherang 7 kejadian, Cijulang 4 kejadian, Kalipucang 4 kejadian.

Kemudian di Mangunjaya 1 kejadian, Langkaplancar 2 kejadian dan Kecamatan Cigugur 1 kejadian.

Baca juga:  Rapor Mutu Pendidikan Tahun 2020 di Pangandaran Belum Terevaluasi

Dari 44 kejadian, 34 di antaranya tertangani BPBD Pangandaran, sedangkan 10 lainnya tidak.

“Yang tidak tertangani BPBD itu saat kejadian tidak dilaporkan langsung dan pelaporannya dilakukan setelah selesai kejadian,” ujarnya.

Sementara untuk penyebabnya, salah satunya pengaruh musim kemarau panjang.

“Kebakaran di Pangandaran banyak terjadi di lokasi lahan kering dan pabrik.”

“Lahan kering terjadi pada perkebunan dan pabrik terjadi di pabrik sabut kelapa,” bebernya.

Sedangkan untuk kebakaran bangunan, didominasi oleh rumah berbahan bilik, karena lupa mematikan api dari kompor atau tungku.

“Saat ini kami terkendala armada. Sekarang BPBD hanya memiliki 2 mobil pemadam kebakaran dan 1 mobil pengangkut air,” ungkap Ling Ling.

Rencananya, tahun 2020 BPBD Pangandaran mengalokasikan 1 unit mobil pemadam kebakaran yang akan ditempatkan di satu kecamatan, untuk meng-kover beberapa kecamatan. syam