Sunday, 5 Apr 2020

Suku Bunga Acuan BI Turun Jadi 4.75%, bank bjb Optimistis Kredit Tumbuh hingga 11%

Baca Juga

Tak Mau Gegabah, Polres Banjar Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dana Desa Balokang

BANJAR, ruber -- Pihak kepolisian  sampai hari ini belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelewengan dana di Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Polisi...

Baim Wong Digadang Dampingi Adang Hadari di Pilkada Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Artis Baim Wong digadang akan menjadi pendamping bakal calon bupati Pangandaran Adang Hadari di Pilkada 2020.

Ribuan Warga Antusias Saksikan Galuh Ethnic Carnival di Hari Jadi ke 377 Ciamis

CIAMIS, ruber -- Event kesenian besar di Ciamis, Galuh Ethnic Carnival (GEC) kembali digelar untuk kali kedua. GEC kali ini dipusatkan di Alun-alun Ciamis, Selasa...

Kenang Jasa Ipda Erwin, Kapolres Sumedang Instruksikan Seluruh Polsek Pasang Bendera Setengah Tiang

SUMEDANG, ruber.id -- Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo menginstruksikan seluruh jajaran polsek di wilayah hukum Polres Sumedang memasang bendera setengah tiang. Pemasangan bendera setengah tiang ini...

BANDUNG, ruber.id – Bank Indonesia memutuskan menurunkan suku bunga acuannya. Diketahui, BI 7 Days Repo Rate ditahan di posisi 4.75% dari sebelumnya 5%.

Menanggapi hal ini, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto menyebutkan, untuk suku bunga simpanan bank, bjb akan ikut menyesuaikan.

Penyesuaiannya, kata Widi, tentunya sesuai dengan jangka waktu simpanan nasabah.

“Suku bunga akan berubah setelah jatuh tempo,” sebut Widi kepada ruber.id di Bandung, Kamis (20/2/2020).

Widi menjelaskan, untuk suku bunga kredit, penurunan suku bunga acuan ini akan menjadi salah satu faktor dalam pengambilan kebijakan suku bunga.

Tentunya, kata Widi, dengan memperhatikan juga tingkat risiko kreditnya, dan penurunan biaya dana yang terjadi atas penyesuaian suku bunga simpanan.

“Cost of fund bank akan turun secara berkala karena suku bunga baru repricing setelah jatuh tempo,” tutur Widi.

Ditanya bagaimana bank bjb menyikapi hal ini, seberapa signifikan mendongkrak produk bjb, khususnya kredit, Widi menuturkan, Bank Indonesia telah menurunkan 100 basis poin sejak akhir 2018 dari 6% menjadi 5% di 2019.

“Penurunan ini tentunya membantu kami perbankan, dalam mengurangi tekanan biaya dana.”

“Namun demikian, ada rasio pendanaan stabil yang harus juga kami penuhi sehingga cukup terkompensasi.”

“Dan pada tahun 2020 ini, khususnya pada Quartal 1 ini, kami memproyeksikan kredit tumbuh 10%-11%,” kata Widi optimistis. (R003)

Baca berita lainnya: Persaingan Usaha Makin Ketat, bank bjb Bekali UMKM Strategi Khusus

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Garut Positif Corona Jadi Dua, Pasien Pernah Kontak Langsung dengan 110 Orang

GARUT, ruber.id - Warga Garut, Jawa Barat positif terjangkit COVID-19 tambah satu. Jadi total warga Garut positif corona menjadi dua.

ODR di Sumedang Tembus 18.303, Positif Rapid Test COVID-19 Jadi 14 Orang

SUMEDANG, ruber.id - Hanya ada satu warga Sumedang, Jawa Barat yang terinfeksi virus corona hingga Sabtu (4/4/2020). Selain itu,...

Hasil Rapid Test 3 Praja Putri IPDN Positif Imunitas Lemah, Senin Dites Swab

JATINANGOR, ruber.id - Setelah hari kemarin, hasil rapid test COVID-19 untuk praja putri IPDN Jatinangor imunitas positif lemah, dua praja putri lainnya...

Peresmian RSUD Pandega Pangandaran via Teleconference

PANGANDARAN, ruber.id - Melalui teleconference, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmikan Gedung RSUD Pandega milik Pemkab Pangandaran, Sabtu (4/4/2020).

Perbatasan Sumedang Bandung di Jatinangor Dijaga Ketat Aparat Gabungan

JATINANGOR, ruber.id - Wilayah perbatasan Bandung - Sumedang di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang dijaga ketat aparat gabungan. Jumat (3/4/2020)...