Sunday, 5 Jul 2020

Sudah Ada 2 Kematian, Kasus Demam Berdarah di Sumedang Tinggi di 3 Kecamatan

Baca Juga

Jelang Lebaran Beredar Daging Sapi tapi Babi, DPRD Jabar Minta Warga Waspada

SUMEDANG, ruber.id - Beredarnya daging sapi tapi daging babi di Bandung, Jawa Barat harus membuat warga lebih jeli saat membeli di pasaran.

Marak Plagiat Foto Produk, Gubuk Komunikasi Gelar Pelatihan kepada Pelaku e-Commerce

BANDUNG, ruber - Maraknya plagiat foto produk di dunia maya saat ini seakan menjadi hal yang wajar. Padahal, hal itu sangat merugikan pebisnis karena...

Hore! Si Rawing dari Sumedang Akan Jalani Perawatan di RSJ Cisarua Bandung

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Setelah dibawa dan menjalani tes kejiwaan di RSUD Sumedang, si Rawing dipastikan mengalami gangguan jiwa.

Tips Agar Puasa Tetap Sehat Tanpa Bau Mulut

TIPS & GAYA HIDUP, ruber.id - Bau mulut ketika menjalani puasa kerap menjadi masalah yang dihadapi. Anda bisa terbebas...

SUMEDANG, ruber.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mencatat 2 kematian akibat Demam Berdarah Dengue (DBD).

Sejak Januari-April 2020, ada 254 kasus DBD. Kasus DBD tertinggi terdapat di tiga kecamatan yakni di Jatinangor, Tanjungsari, dan Sumedang Selatan.

“Dua kasus kematian terjadi di bulan Februari,” jelas Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sumedang dr. Reny K. Anton.

Dari 254 kasus, kata dia, penambahan kasus paling banyak terjadi pada bulan Maret.

Pada musim pancaroba ini, warga Sumedang diimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta rutin melakukan 3M (Menguras, Menutup, Mengubur).

“Kami juga terus berupaya menekan kasusnya dengan melakukan tindakan pencegahan.”

“Kami juga mengajak warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ucapnya.

Dinkes Sumedang, kata dia, juga terus berupaya menurunkan angka kematian DBD melalui pembuatan Sistem Informasi Terpadu Surveillance dan DBD atau Situs DBD.

Situs ini merupakan tools form pencatatan dan pelaporan sederhana dari Google Form.

“Para petugas surveillance, Puskesmas, dan RSUD Sumedang akan mudah dan cepat melaporkan kasus DBD yang ditemukan.”

“Dengan begitu, pencegahan, penyebaran, pengendalian, dan penanggulangan penyakitnya bisa dilakukan secara tepat dan cepat,” sebut Reny. (R019/esa)

Baca berita lainnya: Update Corona Sumedang: 1 Lagi Pasien Positif COVID-19 Sembuh

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Gempa 5.3 Magnitudo Guncang Blitar, Terasa Hingga Cilacap

NASIONAL, ruber.id - Gempa bumi Magnitudo 5.3 mengguncang wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Minggu (5/7/2020) dini hari. Gempa bumi...

Update COVID-19 Kabupaten Tasikmalaya: 5 Kasus Positif, ODP 9 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat sebanyak 5 orang. Dari total kasus...

Kabar Baik, Pasien Positif Corona di Garut Tinggal 1 Orang

GARUT, ruber.id - Kabar baik, pasien positif COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang masih dirawat tinggal tersisa 1 orang.

Seorang Pendaki Hilang di Gunung Guntur Garut

GARUT, ruber.id - Seorang pendaki dilaporkan hilang di Gunung Guntur, Desa Sukawangi, Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut, Jawa Barat, sejak Sabtu (4/7/2020).

Alhamdulillah, Pasien Positif Corona di Kota Tasikmalaya Tinggal 2 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Dari 26 orang pasien positif corona asal Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, kini tersisa tinggal 2 pasien yang masih menjalani...