Sering Sakit Pinggang saat Bangun Tidur, Inilah Penyebabnya!

  • Bagikan

ruber.id – Apakah Anda pernah merasakan sakit punggung atau pinggang ketika bangun tidur? Tentunya hal tersebut dapat membuat hari Anda terganggu ya.

Anda pun pastinya bertanya-tanya penyebabnya. Karena, dengan mengetahui penyebabnya, Anda bisa mencari solusi untuk mengobatinya.

Salah satu dokter dari KlikDokter, dr Andika Widyatama menjelaskan, nyeri pinggang yang dialami dapat disebabkan oleh beberapa hal. Seperti masalah otot, ginjal, saraf, atau tulang belakang. Apabila menyebar hingga kaki, dapat disebabkan oleh terjepitnya saraf.

Selain itu, nyeri pinggang dapat pula disebabkan oleh nyeri alih, misal pada batu ginjal atau dismenorea (nyeri haid).

Untuk nyeri kolik karena batu ginjal, keluhan berupa nyeri tajam, seperti diremas, yang terjadi pada bagian pinggang belakang atau pada perut bagian bawah.

Mengutip dari Medical News Today, ada beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan nyeri pinggang setelah bangun tidur.

Penyebab pertama yakni penyakit cakram degeneratif. Yakni aus pada cakram di sumsum tulang belakang. Ini bisa mengakibatkan penyempitan kanal tulang belakang.

Keluhan sakitnya dapat berkisar dari ringan hingga sangat parah, dan dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh. Umumnya, gejala bisa lebih buruk di pagi hari, bahkan dapat mengganggu tidur.

Penderita penyakit cakram degeneratif juga biasanya mengalami gejala kelemahan otot tungkai atau telapak kaki; mati rasa dan kesemutan di lengan dan kaki; rasa sakit yang mungkin bertambah buruk dengan duduk, mengangkat, atau menekuk; dan rasa sakit yang membaik dengan berjalan, bergerak, atau mengubah posisi.

BACA JUGA: Konsumsi Buah-buahan Ini untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Disarankan Anda berobat ke dokter apabila mengalami gejala-gejala tersebut agar penyakit tidak semakin parah.

Selanjutnya, penyebab nyeri punggung bagia bawah adalah fibromyalgia. Yaitu gangguan kronis yang dapat menyebabkan sakit, nyeri, dan nyeri di banyak bagian tubuh yang berbeda.

Apa penyebab fibromyalgia hingga kini masih belum diketahui dengan pasti. Namun, riset terkini mengatakan bahwa penyakit ini berhubungan dengan adanya gangguan pada sistem saraf pusat.

Jika Anda merasakan gejala lain seperti kelelahan, kesulitan tidur, masalah memori dan konsentrasi, yang kadang-kadang orang sebut sebagai “kabut”, sakit kepala, sindrom iritasi usus besar, mati rasa dan kesemutan di lengan dan kaki, bisa jadi Anda terkena fibromyalgia.

Sayangnya, karena penyebabnya masih belum diketahui, fibromyalgia juga masih belum bisa diatasi hingga tuntas.

Hanya saja, untuk mengendalikan dan mengurangi gejala, obat golongan antinyeri dapat diberikan oleh dokter kepada penderita fibromyalgia. Ingat, obat ini wajib dikonsumsi sesuai dengan saran dari dokter.

Sakit pinggang juga bisa juga disebabkan Anda bangun dari tempat tidur dengan tidak semestinya.

Karena itu, coba perhatikan cara Anda bangun dari tempat tidur karena itu bisa menjadi vital untuk mencegah rasa sakit di pagi hari.

Jangan nembangunkan badan terlalu cepat atau menekuk terlalu jauh ke depan ketika bangun tidur karena dapat membuat ketegangan di area punggung, terutama bagian bawah.

Lakukan gerakan perlahan ke tepi tempat tidur untuk mengurangi risiko nyeri punggung dan kekakuan setelah bangun tidur.

Setelah itu, gunakan bantuan lengan untuk pengungkit, pindahkan ke posisi duduk dengan kaki menggantung di sisi tempat tidur.

Baru setelah mengambil beberapa detik untuk menyesuaikan dengan posisi ini, perlahan-lahan letakkan kaki di lantai dan berdiri.

Posisi tidur yang buruk juga menjadi penyebab Anda sakit punggung bagian bawah.

Pasalnya, ada beberapa posisi tidur yang dapat menyebabkan ketegangan ekstra pada punggung bagian bawah, pinggul, dan leher. Meski begitu, bukan berarti Anda mengubah total posisi tidur Anda yang biasa.

Anda bisa menempatkan bantal di sekitar tubuh Anda untuk menopang dengan lebih baik saat tidur dalam posisi yang dirasa paling nyaman.

Anda juga harus memperhatikan kasur yang dipakai untuk tidur. Anda harus tahu, kasur yang tidak sepenuhnya menopang berat badan atau bentuk tubuh seseorang dapat menyebabkan Anda terbangun dengan sakit punggung atau nyeri pinggang.

Biasanya, produsen kasur menyarankan agar Anda mengganti kasur mereka setiap 10 tahun atau lebih. Sebaiknya ganti kasur Anda jika sudah kendur atau terdapat lekukan.

Yang paling penting ketika membeli kasur baru adalah memilih yang nyaman dan mendukung penuh tubuh Anda.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kasur dengan ketegangan sedang paling baik untuk orang dengan nyeri punggung bawah kronis.

Bila Anda salah satu yang sering merasakan sakit pinggang akibat kondisi kasur yang tidak memadai atau kebiasaan tidur dan bangun tidur yang salah, segera perbaiki.

Periksakan ke dokter apabila kondisi tidak membaik agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat. R004/tasya

  • Bagikan