GAMEON, ruber.id – Runtuhnya kedigdayaan RRQ Hoshi di MPL Indonesia Season 17 yang berlangsung hingga week 2.
Tim berjuluk Raja dari Segala Raja ini tidak mampu memenangkan satu match pun dari tiga pertandingan.
Ketiga kekalahan tersebut pun yang tanpa ada satu kemenangan match point membuat RRQ Hoshi ada di dasar klasemen.
Padahal tim RRQ Hoshi ini dalam sejarahnya adalah tim tersukses di MPL ID bersama ONIC dan Evos.
Musim lalu saja, RRQ Hoshi gagal melaju ke babak playoff untuk pertama kalinya sehingga sejarah terburuk tercipta.
Lantas kenapa tim yang pernah kolaborasi dengan PSG ini merosot tajam?. Berikut analisisnya.
Hilangnya Sosok Pemain Senior yang Dihormati
Hal pertama yang bisa dilihat dari RRQ Season 16 dan awal 17 ini yang paling terasa dari rosternya.
Dalam rosternya kali ini semua pemain baru dan tidak ada sosok pemain senior yang disegani.
Berbeda dengan beberapa musim kejayaan, minimal ada satu pemain senior yang masuk dalam roster.
Tidak ada lagi nama seperti VYN, Albert hingga Skylar yang permainannya sangat ditakuti oleh semua tim.
Trio Mid Under Perform
Di MPL ID Season 16 dan 17 ini, terlihat trio mid dari RRQ Hoshi ini mengalami penurunan performa.
Entah dari segi mental atau bahkan pemilihan hero yang kurang cocok dengan gampelal para playernya.
Coach Khezcute yang memiliki sistem sendiri kadang memaksakan strateginya ke pemain yang berbeda gameplay.
Semisal Idok yang notabene adalah roamer inisiasi justru ini malah main hero-hero yang mirror ke lawan seperti Khalid dan Hilda.
Kemudian di Season 16 juga terjadi kepada Dyrenn yang kini ada di RRQ Malaysia yang dipaksa hero-hero badan saja.
Pasif di Bursa Transfer
Dalam dua season terakhir, RRQ Hoshi terbilang pasif untuk mendatangkan player baru untuk berkiprah di MPL ID.
Setelah menjual Albertt dan Skylar, hanya sosok Super kenn saja yang diboyong sisanya, dari MDL ID dan PH.
Jika dibandingkan tim lainnya, banyak yang membawa nama-nama besar seperti Phew di Evos.
Runtuhnya RRQ Hoshi di MPL Indonesia semoga saja tidak pernah terjadi karena tim ini memiliki fan base besar di Indonesia.







