Monday, 25 May 2020

Praja IPDN Jatinangor Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Baca Juga

Sudah Sebulan Kirmir Sungai Cibeber Ambrol, Dinas PUPR: Mudah-mudahan Tahun Ini Diperbaiki

BANJAR, ruber -- Kirmir Sungai Cibeber RT 01/07 Dusun Pangasinan Desa Binangun Kecamatan Pataruman ambrol. BACA JUGA: Bahas Program MRSF, Generasi Milenial di Kota Banjar...

Tokoh Politik di Jawa Barat Komit Jaga Persatuan Indonesia

KOTA BANDUNG, ruber -- Paskaputusan KPU tentang presiden terpilih Pemilu 2019, ratusan tokoh dan kader berbagai partai politik komtimen merajut kembali persatuan untuk membangun...

54 Tim SSB Berlaga di Lapangan Hijau Sat Brimob Polda Jabar, Berikut Daftar Juaranya

SUMEDANG, ruber -- Sebanyak 54 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Jawa Barat yang terdiri dari 36 tim U-12 dan 18 tim U-10 berlaga di...

Puluhan Mahasiswa Ikopin Jatinangor Disambut 12 Koperasi di Pangandaran

PANGANDARAN, ruber -- Kabupaten Pangandaran dipilih sebagai tempat praktik lapang mahasiswa Institut Koperasi Indonesia (Ikopin) Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Dosen pembina praktik lapang Ikopin Jatinangor Eka...

JATINANGOR, ruber.id – Sebanyak 500 praja IPDN kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat telah menjalani rapid test COVID-19, Kamis (2/4/2020).

Kepala Biro Adm Kerjasama dan Hukum IPDN Jatinangor Baharuddin Pabba menyebutkan, hasil rapid test seluruh praja IPDN tersebut negatif virus corona.

“Alhamdulillah, 500 praja yang hari ini mengikuti rapid test semuanya negatif COVID-19,” ucapnya melalui rilis yang diterima ruber.id.

Menurutnya, rapid test akan dilakukan kepada seluruh civitas akademika IPDN kampus Jatinangor.

“Rapid test akan dilakukan di kampus IPDN Jatinangor, kepada 1.293 ASN (Aparatur Sipil Negara), dan 3.800 orang praja.”

“Rapid test akan dilakukan secara bertahap, dan tiap harinya akan dilakukan pada 500 orang,” jelasnya.

Rapid test COVID-19 di kampus Jatinangor dilaksanakan pada 2-14 April 2020 dan kampus-kampus daerah mulai 8 April 2020.

Pelaksanaan tes ini, kata Baharuddin, terlaksana berkat bantuan 2.374 rapid test kit dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Untuk petugas medisnya sendiri IPDN bekerjasama dengan Laboratarium Klinik Kimia Farma Bandung, ada sebanyak 26 orang tenaga medis,” sebutnya.

Baharuddin menyebutkan, untuk memenuhi kekurangan rapid test kit, dilakukan pengadaan secara mandiri menggunakan DIPA IPDN.

Adapun total civitas academica dan praja IPDN kampus daerah yang akan melakukan rapid test yakni 1.145 orang ASN dan 2.316 orang praja.

Rektor IPDN Hadi Prabowo mengharapkan, diharapkan seluruh civitas akademika IPDN negatif COVID-19.

“Setelah rapid test untuk 500 praja ini dinyatakan negatif. Saya harapkan yang lainnya juga nanti rapid test-nya negatif.”

“Sejauh ini, kami juga sudah melakukan upaya penanggulangan COVID-19 dengan maksimal dan mengikuti protokol pencegahan yang diinstruksikan pemerintah,” tutur Hadi. (R003)

BACA JUGA: Mendagri Lantik Hadi Prabowo sebagai Rektor IPDN Kampus Jatinangor

loading...

Komentar

Artikel Terbaru

Update Corona Pangandaran: 5 Orang Kontak Erat Dites Swab, 1 Pemudik Reaktif Rapid Test

PANGANDARAN, ruber.id - Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat telah melakukan tracing kasus COVID-19. Hal itu menyusul...

Kasus Corona di Garut Terus Bertambah, Total 2585 ODP

GARUT, ruber.id - Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Jawa Barat merilis adanya tambahan 4 kasus baru ODP.

Korlesting Listrik, Ambulans di Tanjungsari Ludes Terbakar

TANJUNGSARI, ruber.id - Mobil ambulans yang sedang diperbaiki di Dusun Lanjung RT 01/06, Desa/Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang ludes terbakar.

Rumah Pensiunan asal Sumedang Utara Nyaris Ludes Terbakar

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Dapur rumah milik Wahyu, 74, di Dusun Kebon Kalapa RT 01/05, Rancamulya, Sumedang Utara, Sumedang ludes terbakar.

Hari Lebaran, Pangandaran Digoyang Gempa 5.1 Magnitudo

PANGANDARAN, ruber.id - Bertepatan dengan hari raya Idul fitri 1441 Hijriyah, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat kembali digoyang gempa, Minggu (24/5/2020).