Tuesday, 4 Aug 2020

Pilkada 2020, KPU Pangandaran Dapat Tambahan Anggaran Rp1.9 Miliar

Baca Juga

Polres Sumedang: Jangan Didik Anak Pakai Kekerasan

SUMEDANG, ruber -- Bhabinkamtibmas Polsek Buahdua, Kabupaten Sumedang Bripka Asep M Ayub mengajak puluhan orang tua untuk mendidik anaknya tanpa kekerasan. Ajakan itu disampaikan saat...

Selandia Baru Akan Mengheningkan Cipta 2 Menit dan Siarkan Azan di Televisi Nasional

ruber -- Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern secara resmi mengumumkan akan mengheningkan cipta selama dua menit pada Jumat (22/3/2019) besok. Ini dilakukan untuk mengenang...

Ayah Dua Anak di Jatinangor Sumedang Ditemukan Tewas Mengambang di Dalam Sumur

Ayah Dua Anak di Jatinangor Sumedang Ditemukan Tewas Mengambang di Dalam Sumur SUMEDANG, ruber.id -- Aan Darsita, 45, warga Dusun Mekar Asih RT 01/13, Desa...

Wakil Walikota Setuju Pilkada Depok 2020 Diawasi KPK

Wakil Walikota Setuju Pilkada Depok 2020 Diawasi KPK KOTA DEPOK, ruber.id -- Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna menyetujui jika Pilkada Kota Depok tahun 2020...

Pilkada 2020, KPU Pangandaran Dapat Tambahan Anggaran Rp1.9 Miliar

PANGANDARAN, ruber.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran menandatangani adendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Pemkab Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (15/1/2020).

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin mengatakan, pihaknya mendapat tambahan anggaran untuk pembiayaan Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sebesar Rp1.9 miliar.

Sebelumnya, kata Muhtadin, NPHD anggaran Pilkada 2020 senilai Rp28.3 miliar.

“Dengan ditandatanganinya adendum NPHD itu, maka total anggaran Pilkada mendatang menjadi Rp30,2 miliar,” katanya di Aula Setda Pangandaran.

Muhtadin menuturkan, pihaknya akan membagi rata anggaran tersebut, mulai dari berbagai kegiatan hingga honorarium Badan Adhoc.

“Tak ada istilah pos anggaran ini paling besar atau paling kecil,” tuturnya.

Muhtadin menyebutkan, pihaknya belum bisa memastikan total anggaran yang dikeluarkan untuk honorarium Badan Adhoc.

“Anggaran untuk Badan Adhoc ini harus sampai ke pembentukan KPPS di tiap TPS,” sebutnya.

Muhtadin menambahkan, dalam pelaksanaan Pilkada 2020 pihaknya menganggarkan biaya untuk 3 pasangan calon bupati dan wakil bupati.

“Terlepas nanti ada beberapa calon itu hal lain, yang jelas kami ini menganggarkan hanya untuk 3 pasangan saja,” tambahnya.

Sejauh ini, kata Muhtadin, baru ada perwakilan tokoh yang sekedar menanyakan terkait pendaftaran lewat jalur independen. (R002/dede ihsan)

Baca berita lainnya: KPU Pangandaran Umumkan Pendaftaran PPK Pilkada 2020 Hari Ini, Berikut Jadwal Tahapannya

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Korban Tenggelam di Waduk Jatiluhur Purwakarta Ditemukan

PURWAKARTA, ruber.id - Tim SAR gabungan menemukan korban tenggelam di Waduk Jatiluhur, Desa Kemuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Korban...

Diberi Dua Tugas Baru, Tahun 2021 Insentif Ketua RT/RW di Pangandaran Naik Lagi

PANGANDARAN, ruber.id - Ketua RT dan RW di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diberikan dua tugas baru di tahun 2021. Pertama, mereka harus...

Viral Hiu Tutul Terdampar di Pantai Cipatujah: Jadi Spot Selfie, Lalu Dicincang Rame-rame

TASIKMALAYA, ruber.id - Seekor ikan hiu tutul terdampar dan ditemukan warga telah mati di Pantai Bubujung, Desa Ciheras, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya,...

Pemkab Dorong Produk UMKM dan IKM di Pangandaran Tembus Pasar Global

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat dorong produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan IKM (Industri Kecil dan Menengah) tembus...

Inter Milan Segera Perpanjang Kontrak 5 Pemainnya

SPORT, ruber.id - Inter Milan akan segera melakukan negosiasi untuk memperpanjang kontrak 5 pemain. Lima pemain ini dianggap menjadi...